Kuliner Bakmi Jawa Yang Menggoda

Bakmi Jawa rasanya memang begitu menggoda apalagi bagi penggemarnya. Bagi Homi’ers yang gemar makan bakmi jawa jangan sampai tidak mencicipi makanan yang paling digemari kaum berumu di Jogja ini. Bakmi Jawa memang memiliki keunikan tersendiri di bandingkan dengan bakmi kebanyakan, penjual bakmi jawa akan memasak setiap pesanan dengan cara meracik bumbunya satu per satu, jadi Homi’ers memang harus lebih bersabar karena akan sedikit lebih lama, tetapi jangan khawatir karena rasa yang diberikanpun juga jauh lebih nikmat.

Nah, ini dia Homi’ers bakmi jawa yang popular di Jogja :

Bakmi Kadin

Bagi Homi’ers yang sedang jalan-jalan ke Malioboro bisa mampir ke bakmi kadin yang letaknya tidak begitu jauh dari Malioboro, lokasi tepatnya di Jl.Bintaran Kulon no.3 dan 6 Pakualaman Yogyakarta. Bakmi Kadin ini berdiri sejak tahun 1947 pemiliknya bernama Pak Karto Kasidin. Bakmi jawa yang memiliki cita rasa yang mantap & nikmat ini menawarkan tiga pilihan menu yakni bakmi biasa, bakmi istmewa dan bakmi special. Harga pe porsinya mulai dari Rp 11.000,- yang tanpa telur sampai dengan Rp 23.000,- untuk bakmi istimewa dengan telur, ati ampela dan sayap/kepala/dada. Bakmi Kadin ini buka dari sore hingga malam hari.

Bakmi Mbah Mo

Biarpun jauh di daerah selatan, tetapi bakmi yang satu ini juga banyak penggemarnya karena rasanya sangat enak. Bakmi yang berdiri sejak tahun 1986 ini berlokasi di dusun code , trirenggono bantul, daerah jalan Parangtritis Km 10 ini terletak di sebelah barat Manding sentra kerajinan kulit di Jogja. Jadi bagi Homi’ers yang sedang berwisata ke Pantai Parangtritis, jangan lupa mampir ke bakmi jawa Mbah Mo. Selain bakmi jawa, warung ini juga menawarkan “tengkleng mumi” yaitu dari tulang ayam. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 9.000,-/porsi. Bakmi Mbah Mo buka setiap hari mulai dari pkl 17.00 – 23.00.

Bakmi Pak Mundiyo

Bakmi yang satu ini patut untuk dicoba, selain bakmi jawa warung bakmi Pak Mundiyo yang terletak di Jl.Ibu Ruswo ini juga menawarkan menu andalan lainnya yang dinamakan pak lay, pak lay ini seperti cap cay tetapi lebih lengkap karena ada jeroan ayam, irisan daging ayam, dan udang. Kelebihan yang dimiliki warung ini yaitu pemiliknya sengaja menampilkan suasana klasik tahun 40 an, jadi cocok sekali untuk acara nostalgia dengan kawan lama ataupun keluarga.

Jadi tunggu apalagi, mari ajak keluarga, sahabat dan teman untuk menikmati bakmi terpopuler di Jogja.

Share
Share