Uniknya Soto Sampah

Uniknya Soto Sampah

Homiers, pasti kita sudah tidak asing lagi dengan makanan yang bernama Soto. Ya kuahnya yang khas berwarna kuning memang sangat cocok saat disantap dalam keadaan panas. Nah di Jogja ada kuliner yang unik nih yang harus Homiers cicipi, namanya Soto Sampah.

Mendengar namanya, Homiers jangan berfikir yang tidak-tidak ya. Disebut soto sampah karena tampilannya yang ambruladul alias acak-acakan sekilas mirip sisa-sisa makanan. Kol, tauge, dan bihun tersaji acak-acakan di atas piring yang disiram dengan kuah soto. Konon, penamaan Soto Sampah ini berdasarkan dari racikan bumbu yang dipesan para pembeli dengan lauk yang tersedia di warung ini, mulai dari goreng-gorengan hingga oseng-oseng. Kemudian, lauk pauk ini diublek menjadi satu ke dalam soto tersebut. Satu lagi, soto ini pun memiliki sebaskom remah-remah gorengan yang bisa diambil sesuka hati.

Keunikan warung ini adalah pemilihan nama yang cenderung tidak menjual bahkan merendahkan diri sendiri. Karena warung soto ini menamakan dirinya Soto Sampah atau dalam bahasa jawanya disebut uwuh. Perbedaan antara soto sampah dengan lainnya tidak begitu kentara, racikan dan pemakaian bumbunya pun sama, dan yang membedakan hanya pada penggunaan piring sebagai tempat soto bukan mangkok pada umumnya.

Lokasi Warung Soto Sampah berada di Jl. Kranggan, tepatnya berada di depan atau berseberangan dengan SPBU Kranggan. Warung ini buka 24 jam, jadi buat homiers yang ingin menikmatinya bisa datang kapan saja. Warung ini menawarkan dua jenis soto, yaitu pedas dan biasa. Soto pedas bisa dilihat dari warna kuahnya yang merah pekat, sedangkan soto biasa tidak ada perbedaan dengan soto lainnya.

Nah homiers saat berkunjung di Jogja tidak ada salahnya kita mencoba kuliner ini. Dan jangan khawatir soal harga, karena harga Soto Sampah ini relative murah kok.

Sumber : kotajogja.com

Share