Inilah Tips Terbaru Untuk Memilih Bisnis Franchise Di Indonesia (Bagian 1)

Inilah Tips Terbaru Untuk Memilih Bisnis Franchise Di Indonesia (Bagian 1)

Berkembang pesatnya bisnis franchise di Indonesia membuat banyak hal baru terjadi dalam proses berbisnis franchise, baik itu timbulnya masalah-masalah dari sisi franchisee maupun dari sisi franchisor. Untuk menanggulangi segala hal yang mungkin terjadi, tentunya anda perlu mencari tahu tentang segala hal yang berhubungan dengan bisnis franchise baik dari buku, internet, ataupun sekedar berdiskusi dengan orang yang sudah ahli dan berpengalaman di bidangnya.

Di Indonesia sendiri, dari sekian banyak jenis bisnis franchise yang telah berjalan, tidak semua cocok bagi orang-orang secara umum, dan sebagian pula tergolong dalam bisnis franchise yang kurang bonafit. Bagi anda yang ingin terjun ke dunia bisnis franchise, inilah tips terbaru untuk memilih bisnis franchise di Indonesia.

  1. Jangan mudah percaya pada iklan-iklan yang beredar di media sebelum memastikan sendiri secara langsung.

    Jika anda mendapati informasi dari media-media seperti brosur, iklan di sosial media (internet), iklan baris di koran, atau media lainnya, maka lakukan kroscek dulu sebelum mempercayai apa yang tertulis atau tergambar disana. Mengapa demikian? Karena seperti yang kita tahu bersama, bahasa iklan selalu tampil indah dan tanpa ada kesan buruk yang mungkin saja terjadi, padahal dalam bisnis apapun bisa terjadi.Tipsnya, anda bisa menghubungi pihak yang bersangkutan secara langsung melalui telepon, tetapi alangkah baiknya jika anda memilih bertemu langsung dengan pihak yang bersangkutan, karena berbicara melalui telepon dengan berbicara secara bertatap muka akan menimbulkan kesan dan reaksi berbeda. Anda ingin bisnis yang meyakinkan bukan? Maka dari itu, ajaklah bertemu pihak franchisor dan lakukan introgasi sedetail mungkin.
  1. Jangan mudah tergiur untuk cepat kaya. 

    Salah satu trik marketing untuk menarik simpati franchisee adalah dengan godaan janji-janji cepat untung, cepat kaya, cepat sukses, dan sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal yang emang menarik hati semacam itu, karena sekali lagi dalam bisnis apapun bisa terjadi. Berpikirlah realistis, dalam kondisi normal keuntungan bisnis tidak ada yang instant bisa langsung besar, kecuali menerapkan ide gambling. Jika anda termasuk golongan kaum yang intelek, maka anda akan menggunakan metode analisis bisnis, bukan sekedar gambling atau untung-untungan.

  1. Jangan terjebak dengan franchise yang murahan. 

    Hal lain yang sering memikat kita adalah franchise yang bisa didapatkan dengan murah. Bagi kita yang memiliki modal pas-pasan mungkin akan memilih bisnis franchise yang ditawarkan dengan harga yang murah. Hal itu boleh-boleh saja, tetapi anda juga harus berhati-hati terhadap franchise yang murahan.Pada umumnya, bisnis franchise tentu butuh modal yang tidak sedikit karena bisnis franchise merupakan bisnis yang sudah mapan, dan calon mitra hanya tinggal berinvestasi menggunakan sejumlah modal. Hanya saja mungkin franchisor memberikan kemudahan-kemudahan dan pelayanan serta dukungan lain sehingga franchisenya tampak murah. Sekalipun begitu, anda sebagai franchisee tetap harus teliti terkait keuntungan dan kerugian yang mungkin ada di jangka waktu yang dekat maupun jangka waktu yang panjang. Jangan sampai tergiur franchise yang murah tetapi bisnisnya tidak bisa bertahan lama.

  1. Bandingkan franchise-franchise sejenis yang telah ada. 

    Cara paling praktis untuk menentukan apakah bisnis franchise yang anda minati sudah tepat atau belum adalah dengan membandingkan franchisor satu dengan yang lain dalam lingkup bisnis yang sama. Misalnya franchise di bidang property yang sama-sama terkait usaha guest house. Nah, anda perlu mencari franchisor-franchisor yang melakukan pergerakan usaha yang sama atau hampir sama, lalu bandingkan mana yang lebih baik.Semoga artikel kali ini membawa manfaat. InsyaAllah akan kami lanjutkan pada artikel selanjutnya untuk lebih jauh lagi membahas tips terbaru untuk memilih bisnis franchise di Indonesia yang nantinya bisa anda pakai sebagai pegangan dalam berbisnis.

baca artikel lanjutan 

Recommended for you

Share
Share