Bagaimana Cara Bisnis Syariah Tanpa Modal ? Inilah Jawabannya

Bagaimana Cara Bisnis Syariah Tanpa Modal ? Inilah Jawabannya

Tahun-tahun ini mulai banyak muncul bisnis yang diberi nama bisnis syariah, padahal jauh di tahun-tahun sebelumnya bisnis syariah sudah ada, hanya saja mungkin belum terlalu populer. Bicara soal bisnis, erat hubungannya dengan modal pastinya, namun akan lebih menarik lagi ketika pembahasannya juga menyangkut bisnis syariah yang bisa tanpa modal.

Bisnis syariah pada dasarnya merupakan bisnis yang dijalankan dengan sistem kerjasama yang saling menguntungkan dan saling memberikan manfaat, sehingga bisa membangun sebuah usaha bersama dimana keutungan atau kerugian yang didapat akan dibagi bersama.

Bisnis syariah dengan model mudharabah sudah dikenal sejak islam datang. Hanya saja, sekarang ini kebanyakan sistem ekonomi islam hanya dipraktekkan di negara-negara islam dan biasanya juga model seperti ini hanya diterapkan pada bank-bank syariah.

Konsep dasar mudharabah merupakan model bisnis dimana ada satu pihak yang memberi 100% modal baik berupa uang ataupun benda/alat. Lalu ada pihak kedua yang akan menjadi pelaksana usaha atau biasa disebut pengelola. Pihak kedua ini cukup menjalankan saja tanpa perlu mengeluarkan modal sepeserpun.

Bisnis syariah merupakan bisnis yang dijalankan diatas sebuah kerjasama seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sehingga untuk memulai bisnis syariah pasti diawali dari sebuah kerjasama. Salah satu pihak yang bisa dijadikan rekanan bisnis adalah bank syariah, karena bank syariah biasanya memiliki unit produk untuk permodalan. Sebelum mengajukan modal kepada pihak tertentu, sebaiknya menganalisa terlebih dahulu seperti apa bisnis yang akan dibangun, termasuk menganalisa berbagai macam resiko dan propek keuntungan di masa-masa mendatang. Setelah jelas dan terperinci, maka akan mudah meyakinkan pemilik modal bahwa usaha yang diajukan memiliki prospek yang bagus, sehingga pihak pemilik modal pasti akan memberikan modal 100%, artinya anda telah memulai bisnis syariah dengan 0% modal atau tinggal menjalankan saja.

Tidak berhenti sampai disitu, akad penjanjian juga harus diperjelas dan harus tunggal. Dalam sistem syariah tidak ada ketentuan jumlah persenan keuntungan pemodal dan jumlah persenan keuntungan pelaksana, sehingga persenan yang di dapat harus ditentukan dengan asas suka sama suka dan harus disepakati bersama, entah 50:50 atau 75:25 atau 40:60, bebas pada kesepakatan.

Mudah bukan bisnis syariah tanpa modal? Sebagai pihak non pemodal kita hanya perlu memikirkan bisnis yang benar-benar berkualitas dan bisa dijalankan dengan baik. Selamat mencoba..

Recommended for you

Share
Share