Menjadikan Properti Produktif Adalah Salah Satu Plihan Menambah Pendapatan.

Menjadikan Properti Produktif Adalah Salah Satu Plihan Menambah Pendapatan.

Di berbagai seminar menjelaskan tentang bagaimana mendapatkan property tanpa harus mengeluarkan uang tapi saat ini hal tersebut tidak akan menjadikan topik pada artikel ini. Properti produktif adalah impian semua orang agar menjadi pendapatan diluar pendapatan dari pekerjaannya.

Pertama yang perlu kenali adalah tentang jaminan di bank. Syarat untuk mengajukan pinjaman di bank adalah tanah yang telah didirikan banguan dengan menunjukkan ijin mendirikan bangunan (IMB) dan pajak bumi dan bangunan (PBB). Karena beda halnya untuk tanah tanpa bangunan yang dirikan diatasnya. Pada saat membeli rumah atas bangunan cobalah meminta fotocopy sertikat tanah dan bangunan tersebut. Selanjutnya anda tanyakan taksiran harga kepada pihak bank. Nah jika sudah tahu harganya taksiran bank maka anda menawar bangunan tersebut dibawah harga taksiran bank. Setidaknya adalah 20% di bawah atau lebih murah lagi agar mendapatkan harga  dibawah nilai pasaran.

Berbeda halnya bila uang anda lebih, tidak ada salahnya anda mendaptkan harga 20% lebih murah dari taksiran bank atau 80% dari nilai jual. Karena investasi tersebut akan anda pergunakan untuk bisnis bukan untuk saat anda membutuhkan pendanaan dan bukan sebagai tempat tinggal. Bagaimana menjadikan properti produktif bila anda mendapatkan dengan harga yang lebih tinggi prediksi bank.

Sebagai contoh 1;

  • Harga jual rumah : 2 milyar
  • Taksiran bank : 2 milyar
  • Pinjaman 80% : 1.6 milyar
  • DP : 400 juta
  • Biaya admin,dan lain : 50 juta

Diperkirakan kenaikan 10% pertahun bila 2 tahun mendatang anda membutuhkan penambahan modal, maka nilai dalam 2 tahun mendatang adalah 2 M X 2,2 X 2,2 = 2.8 M X 80%,  sehingga nilai pinjaman menjadi 1.92 M .

Selama 2 tahun pinjaman anda berkurang 200 juta rupiah, maka penambahan dana yang anda peroleh adalah 1.92 m – 1.5 m =  420 juta rupiah. Menandakan ada mengalami kerugian karena awalnya anda mengeluakan uang untuk DP 200 dan biaya biaya 50 juta.

Sebagai contoh 2;

  • Harga jual rumah : 1.5 milyar
  • Taksiran bank : 2 milyar
  • Pinjaman 80% : 1.6 milyar
  • DP : 0
  • Biaya admin,dan lain : 50 juta

Karena pada pembelian property ini tanpa DP atau tanpa mengeluarkan uang, maka pada 2 tahun mendatang. Penambahan modal 420 juta dari property biasa anda gunakan untuk melakukan investasi yang lain.

Nah selain melukan jual beli ternyata property tersebut bisa digunakan untuk dijadikan passive income. Karena juga bisa digunakan untuk disewakan tahunan atau yang lebih menguntungkan dengan bekerja sama dengan pengelola untuk dijadikan semacam guest house, baca juga cara menjadikan properti menjadi guest house di sini.

Tips investasi menjadi lebih  property produktif

  • Mencari property yang akan digunakan untuk usaha,sewa atau menjadi guest house?
  • Agar mendapatkan diskon yang besar pilihlah property yang second (bukan baru)
  • Dengan harga pembelian lebih rendah 25% dari harga taksiran bank.
  • Bila KPR, minimum melebihi nilai pinjaman atau cas back dapat menutupi biaya atau administrasi dan pengurusan surat surat ijin. Jadi tidak perlu mengeluarkan dana lagi.
  • Mintalah penaksimar minimal 2 bank agar mendapatkan nilai penawaran yang menarik.
  • Coba cek PBB antara 2 sampai 3 tahun terakhir, apakah ada kenaikan apa tidak. Bila nilai statis tidak ada perubahan maka tidak baik untuk digunakan untuk bisnis.
  • Cek di lapangan. berapakah persen kenaikan rata rata pertahun. Tetapi dalam hal ini adalah berupa tanah dan bukan bangunan
  • Belilah bangunan yang strategis dengan memiliki tanah mebih besar. Karena nilai tanah akan terus naik tetapi untuk nilai tanah akan menyusut (terdepresiasi).

Beberapa tips untuk menjadikan bisnis property lebih produktif.

Recommended for you

source :

  • ujiansma.com
Share
Share