Pola Kerjasama Patungan Investor dengan Developer Agar Properti Produktif

Pola Kerjasama Patungan Investor dengan Developer Agar Properti Produktif

                Pengembang perumahan yang biasa disebut developer, sekarang banyak dimasuki oleh pelaku pasar baru dengan berbagai background pengalaman. Seorang developer biasa menyebut dengan open source sebagai perumpamaan yang tepat untuk bisnisnya. Sekitar tahun 80 atau 90an pelaku bisnis hanya dalam lingkaran atau pelaku pelaku yang sama dan palaku bisnis selanjutnya dalah yang mewarisi dari keluarga mereka.

                Kegiatan tersebut dikarenakan beberapa hal,salah satunya adalah modal ynag besar, sehingga hal tersebut hanya dimiliki oleh orang orang tertentu saja. Ilmu atau infomasi untuk memulai pengelolaan bisnis property mudah didapat untuk sekarang ini, baik dari artiker,buku buku, workshop yang dikalukan secara gratis atau dari workshop yang berbayar yang diselenggarakan oleh pelaku bisnis senior yang tentunya sudah melakukan star labih dulu dalam dunia bisnis property.

                Masa sekarang banyak orang yang memiliki modal dan melakukan investasi pada bidang property. Karena pertumbuhan property dari waktu kewaktu yang selalu naik, dibandingkan dengan jenis bisnis yang lain. Menjadikan property memiliki daya Tarik bisnis yang sangat menguntungkan untuk berinvestasi.

                Tidak dapat disangkal bahwa orang yang memiliki modal besar tidak tahu harus dikelolakan kemana modal tersebut. Sehingga kebanyakan lebih memilih untuk didepositkan atau investasi pada segmen lain yang memiliki return yang lebih menguntungkan. Tetapi kenyataanya return yang bagus berbanding kebalik dengan keaman itu sendiri.

                Modal yang besar menjadi kendala untuk karena akan menjadi hambatan yang mempengaruhi sector khususnya investasi properti. Tapi mengatasi hal itu salah satu cara yang popular adalah dengan cara patungan dengan pemodal, dimana kegiatan tersebut sudah biasa dilakukan oleh mereka. Kesepakatan baik secara lisan atau tertulis menjadi syarat utama, baik antara para pemodal itu sendiri atau antar pemodal dengan pengelola bisnis.

Bagaimana unutuk menjaminkan modal kepada investor dalam proyek?

                Dengan adanya system yang dibentuk sehingga menjadikan pembagian yang jelas antara hak dan kewajiban sehingga dapat menjamin keamanan modal yang diserahkan dari pemodal.

                Cara untuk menjamin modal investor yang dilakukan oleh para developer adalah sebagai berikut:

  • Membalikan nama masing masing sertifikat pecahan depada setiap investor dengan pembagian proporsional. Biasanya hanay membuat surat akta kuasa kepada msing masing investor dengan pembagian yang proporsional. Sehingga setiap investor berhak untuk menjual setiap property yang telah dikuasakan kepadanya.
  • Dengan cara mendirikan PT (perseroan terbatas) dan pembagian sahamnya dibagi secara merata berdasarkan pada jumlah modal yang investor tanamkan. Bisa saja dengan pembuatan surat kuasa yang dipergunakan untuk menjual unit dari PT kepada masing masing investor. Tata kelola PT ini telah di atur dalam undang undang tentang perseroan terbatas., yaitu UU No.4 tahun 2007. Dalam UU tersebut telah di atur pembagian antara hak dan kewajiban masing masing pihak yang bernaung pada PT tersebut, baik antra pemegang saham atau PT yang diwakili oleh direksi dan komisaris.

Selain itu semua tentunya fungsi dan tujuan bisnis property yang anda agar menjadi sebuah property yang produktif tentunya ada hal lain yang menjadi acuan, misalnya bagian unit yang akan anda kelola akan dijadikan bisnis berupa guest house atau hotel (homestay). Karena hal ini dinilai sangat efektif dari kita mengelola sendiri. Karena masih membutuhkan dana untuk perawatan rumah. Kerjasama dengan pengelola menjadi sangat penting untuk melanjutkan ketahap yang selanjutnya. Demikian tips kerjasama untuk investasi properti produktif.

Recommended for you

source :

  • alphaomegaproperty.co.id

 

Share