Peluang Bisnis Properti produktif dan 4 Rahasia Investasi Properti Yang Baik

Peluang Bisnis Properti produktif dan 4 Rahasia Investasi Properti Yang Baik

 

            Perlu dipahami saat anda melakukan investasi berupa properti. Anda harus memahami dulu tentang ilmu property itu sendiri. Baik dari artikel,buku,majalah, atau media yang lain. Karena investasi di bidang property sangat dipengaruhi oleh ilmu yang telah anda peroleh. Karena bisa saja anda gagal saat melakukan bisnis tersebut. Kali ini kami akan memberikan tips investasi properti produktif kepada anda.

            Berdasarkan dari laporan bank Indonesia triwulan 2006, index harga property komersial mencatat sebanyak 167,78 atau tumbuh 0,01% di bandingkan triwulan sebelumnya (167,79). Hal ini dikarenakan penurunan atas permintaan berupa hunian kamar hotel, dan stategi pengembang untuk menjaga kestabilan nilai pasar, yang paling banyak adalah bagian perkantoran dan segmen apartemen sewa dengan menurunnya tarif transaksi.

           Dari laporan property yang ada property segmen apatemen menyubang angka yang paling tinggi yaitu sebesar 6,11% (pertriwulan 2016). Saat pasokan property komersial tumbuh, meskipun pertumbuhan di range kecil. Pertumbuhan lambat atau tumbuh  di tunjukan pada posisi 0,38 pertriwulan 1 2016. Sementara untuk pertumbuhan kredit property sendiri berdasarkan catatan bank adalah 9,31%. Tentunya angka ini lebih tinggi berdasarkan pertumbuhan kredit property pertriwulan sebelumnya.

            Dari data data di atas menunjukan pertumbuhan pada angka indeks property yang rendah, baik dari sisi pasokan,harga dan pemintaan yang masih menunjukan pertumbuhan yang kecil. Tetapi dari pertumbuhan kredit property ini menunjukkan pertumbuhan yang siknifikan. Pada tahun 2016 berdasarkan pakar pakar property menjadi titik permulaan pertumbuhan bisnis di bidang property. Dikarenakan ada beberapa factor yang mempengaruhi hal tersebut,baik tingkat inflasi atau suku bunga yang mulai turun. Selain itu ada beberapa hal juga yang mempengaruhi, salah satu faktor yang berpengaruh adalah tax amnesti. Program yang beberapa waktu lalu di laksanakan oleh pemerintah di yakini aliran dana dari tax amesti akan mengalir juga ke sector property.

         Dari data data diatas dapat dipastikan sekrang waktu yang tepat untuk berinvestasi, tapi bagaiman melakukan dengan benar? Kapan saatnya harus membeli property? Berdasarkan buku matius jusuf yang berjudul “ sunset&sunrise property…” ada 4 rahasia yang harus dipergunakan untuk berinvestasi di bidang property.

  1. Waktu yang tepat

    Saat anda akan membeli property anda harus memiliki bargaining position yang kuata kepada penjual. Hal ini biasanya ditandai dengan keterbatasan peredaran uang. Penjual biasanya akan menjual propertinya dibawah harga pasar. Selain itu waktu yang paling baik adalah saat property tersebut berada di daerah berkembang (wilayah baru yang sedang berkembang). Pada saat launching pertama atau pada saat pembangunan. Dikarenakan  pada saat itulah mendapat harga yang ekonomis atau masig murah dibandingkan saat property itu sudah berdiri.

  2. Lokasi yang tepat

    lokasi-yang-tepat
    via ilmumanajemenindustri.com

    lokasi merupakan hal yang perlu di perhatikan sebelum memulai investasi dibidang property. Pembalian dengan harga yang tinggi pada daerah sunrise tidak maslah karena nantinya akan mendapat return yang lebih tinggi kedepannya. Dari indikator untuk menentukan lokasi yang tepat.
    – Jumlah orang pendatang atau ingin memiliki hunian di tempat tersebut melebihi jumlah orang yang ining pergi
    meninggalkan tempat tersebut.
    –  Lokasi tersebut memiliki infratruktur dan fasilitas.
    –  Area tersebut terus tumbuh
    –  Berdekatan dengan kantor kantor bisnis atau universitas

  3.  Developer andal
    Anda harus memiliki kemitraan dengan developer. Nah ciri developer handal yaitu karekter,komitmen dan memiliki reputasi yang menjanjikan.
  4. Merencanakan keuangan yang cerdas

    via www.mag.co.id
    via www.mag.co.id


    Inilah rahasia terakhir saat anda akan memulai bisnis property. Masalah terbesar adalah sector ke uangan, saat keuangan yang kurang mencukupi menjadi kendala anda untuk memulai bisnis tersebut. Anda harus berani bertindak bial ini memulai bisnis property, apalagi hal tersebut sudah anda rencanakan sebelumnya.

Recommended for you

source :

Share
Share