Inilah Cara Tepat Investasi Property Passive Income Tahun 2017

Inilah Cara Tepat Investasi Property Passive Income Tahun 2017

Untuk Anda yang berencara investasi property passive income tahun 2017 , inilah moment tepat dengan anda mengetahui tips ini. Investasi properti merupakan salah satu investasi property passive income paling favorit selain saham, emas, surat hutang (bond) dan aset berharga lainnya. Investasi properti dapat memanfaatkan pinjaman bank jadi dibutuhkan modal yang jauh lebih rendah untuk mendapatkan nilai aset yang jauh lebih tinggi dan pendapatan sewa dapat digunakan untuk membayar cicilan bank. Beberapa faktor lainnya mengapa investasi properti jauh lebih menarik dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan investasi aset yang lain adalah :

  • Investasi properti jauh lebih stabil dibandingkan saham yang dapat naik serta turun dengan cepat.
  • Harga properti yang selalu cenderung naik sesuai dengan peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat.
  • Populasi yang terus bertambah dan tanah yang terbatas.
  • Dapat menghasilkan pendapatan sewa. (Emas dan saham yang tidak membayar dividen tidak bisa menghasilkan pendapatan tetap).
  • Proteksi terhadap inflasi yang terjadi.
  • Keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan bunga deposito.
  • Mudah untuk diversifikasi.
  • Diversifikasi Investasi Properti

Investasi properti mudah untuk diversifikasi, sebagai investor properti yang cermat, anda dapat mendiversifikasi portfolio anda dengan tipe investasi yang berbeda seperti residential dan commercial. Contoh residential properti seperti rumah serta apartemen. untuk commercial contohnya seperti ruko, shopping mall, hotel, kantor, restoran, guest house, dan lainnya.

Selain tipe properti, investor yang cerdas biasanya mendiversifikasikan properti mereka berdasarkan negara. Destinasi yang paling diincar oleh investor adalah negara yang memiliki minat sewa yang cukup tinggi dan stabilitas ekonomi yang baik seperti Singapura, Australia, London, Manchester. Untuk anda yang memiliki preferensi investasi di negara berkembang yang memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi biasanya akan berinvestasi di negara seperti Filipina, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Indonesia dan Malaysia.  Ada beberapa hal yang dapat menentukan investasi properti yang baik antara lain :

  1. Lokasi
    Pertama, anda harus melihat lokasi properti yang ingin anda investasikan. Berikut beberapa pertanyaan yang harus anda cari tahu mengenai lokasi properti anda tersebut. Apakah dekat dengan pusat kota atau  tempat bisnis? Seberapa mudah akses menuju lokasi properti anda baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi publik seperti bus atau angkutan umum? Apakah ada pusat perbelanjaan, supermarket, tempat makan, klinik atau rumah sakit, dan sekolah di sekitar properti anda?
  1. Rencana perkembangan lokasi
    Lebih lanjut, anda perlu mengetahui rencana perkembangan di lokasi sekitar properti yang anda minati. Apa ada konstruksi shopping mall, daerah perkantoran, MRT, atau lainnya yang dapat mendorong lokasi ini menjadi lebih menarik dan harga properti anda menjadi lebih tinggi.
  1. Reputasi pengembang
    Reputasi pengembang merupakan salah faktor yang akansering terlupakan oleh para investor karena terlalu fokus terhadap berapa besar keuntungan yang akan didapatkan. Resiko bangunan tidak selesai dibangun dan banyak cacat dalam bangunan merupakan alasan mengapa anda perlu mempertimbangkan reputasi dari pengembang.
  1. Harga sewa (Rental yield) dan potensi keuntungan
    ada 2 faktor yang memepengaruhi investasi dalam hal ini .Berapa pendapatan sewa yang bisa anda dapatkan dan potensi keuntungannya yang akan anda dapatkan? Jika anda berinvestasi properti di luar negeri, anda juga perlu mempertimbangkan keuntungan dari nilai pertukaran mata uang.

recommended for you :

 

 

source :

Share
Share