Ingin Tetap Berkarier, Sekaligus Memiliki Passive Income?Apa Bisa !? Yuk Pelajari 3 Cara Mendapat Passive Income

Ingin Tetap Berkarier, Sekaligus Memiliki Passive Income?Apa Bisa !? Yuk Pelajari 3 Cara Mendapat Passive Income

Bisakah Tetap Berkarier, Sekaligus Memiliki Passive Income? Dikutip dari sumber republika.co.id ada seorang penanya kepada redaksi Bang Hari Soul Putra, mengenai bagaimana cara supaya bisa memiliki passive income tanpa mengganggu aktivitas beliau di kantor dan tetap bisa berkarir di pemerintahan?

Dan, adakah investasi tanpa resiko?

Kemudian di jawablah atas pertanyaan tersebut, terkait pertanyaan tentang passive income, akan di ketahui terlebih dahulu maknanya agar pembaca ROL yang lain bisa juga mendapatkan pencerahan. Ketika Anda mendapatkan gaji, posisinya Anda mendapatkan passive income, yakni penghasilan yang Anda terima karena Anda aktif bekerja sesuai dengan peraturan instansi dimana Anda bernaung dan menukarkan waktu dan keahlian Anda untuk mendapatkan gaji tersebut.

Di luar dari itu ada yang namanya passive income, yakni penghasilan yang Anda terima karena Anda menjual suatu produk atau barang secara TSM (Terstruktur, Sistematis & Masif/secara besar-besaran).  Dan passive income, yakni penghasilan yang Anda terima tanpa Anda harus ikut dalam bekerja, karena sudah Anda ‘invest’ sebelumnya, dan menghasilkan secara terus menerus tanpa dibatasi waktu dan aktivitas Anda.  Contohnya buku fenomenal Robert T Kiyosaki yang terus dicetak ulang dan dialihbahasakan di berbagai negara di dunia dan permainan atau Game Cash Flow Quadrant-nya.

Selain dapat keuntungan dari penjualan langsung produknya, Kiyosaki mendapatkan royalti yang terus menerus selagi buku dan permainannya digunakan orang.

Tiga cara yang yang umumnya untuk mendapatkan passive income lewat bisnis adalah :

  1. Bisnis Korporasi
    Seorang mentor kami pernah bertanya kepada Wapres Jusuf Kalla/JK.  “Pak JK, berapa lama Anda membangun bisnis korporasi Anda hingga bisa Anda tinggalkan seperti sekarang?” Jawaban Pak JK adalah 35 tahun. Setelah 35 tahun barulah beliau bisa meninggalkan bisnisnya dan bisnisnya tetap bertumbuh, bahkan ketika dia lagi bepergian ke luar negeri sekalipun.
  1. Franchise
    Contoh paling gampang adalah minmarket dan guest house dengan bisnis ‘properti’-nya dan indomart/alfamart yang memang istiqomah menjual produk dagang serta simply homy yang juga focus pada bidang perhotelan. Kenapa kami contohkan 3 merk tersebut Karena meraka memang sudah lama lebih dari 5 tahun dalam bidang tersebut.

    Model bisnis seperti ini yang banyak ditiru oleh pemain lokal kita, khususnya dibidang kuliner.

  1. Network Marketing
    Jika bisnis korporasi dan bisnis franchise membutuhkan modal yang cukup besar, maka pilihan ketiga ini, relatif tidak memerlukan modal yang besar.  Network marketing kita pahami tidak terbatas pada MLM (Multi Level Marketing) saja, tetapi selagi masih memiliki sistem yang tangguh dan bersifat viral, maka pemasaran berjenjang termasuk cara mendapatkan passive income. Jadi ketika Anda menemukan kunci dari sistem tersebut di atas, maka passive income akan mengalir deras tanpa henti.

Selamat mencari penghasilan pasif dan berinvestasi tanpa risiko!

recommended for you :

source :

Share