6 Manfaat Traveling Di Kehidupan Yang Semakin Sibuk

6 Manfaat Traveling Di Kehidupan Yang Semakin Sibuk

Perkembangan teknologi menjadikan semua hal berjalan lebih cepat. Alhasil, orang-orang bekerja lebih sibuk dari sebelumnya untuk menyesuaikan diri dengan kemajuan. Namun, kesibukan pada akhirnya membuat orang semakin rentan akan stres. Untuk mengatasinya, traveling bisa menjadi salah satu solusi.

Sayangnya, karena kesibukan pula, banyak orang menunda traveling hingga stres semakin menumpuk. Padahal, traveling ternyata sangat penting bagi Homiers. Pasalnya, traveling tak sekadar aktivitas bersenang-senang, melainkan memiliki 6 manfaat berikut:

 

  1. Baik untuk kesehatan mental dan fisik

6 manfaat traveling

Manfaat traveling untuk kesehatan sudah terbukti secara ilmiah. Banyak penelitian menemukan fakta bahwa orang yang sering traveling, jauh lebih sehat daripada yang tidak. Bahkan, traveling dapat memberikan efek positif yang lebih besar secara psikologis dibandingkan membeli barang kesukaan. Selain itu, traveling bisa meningkatkan kinerja otak serta mengurangi stres dan depresi. Selama traveling, orang akan banyak berjalan dan menggerakkan tubuh sehingga kesehatan jantung, otot, dan sendinya lebih terjaga. Bermanfaat sekali, bukan?

 

  1. Memberikan pengalaman berkesan

Saat traveling, Homiers mengunjungi banyak tempat baru. Dalam proses menjelajahi dan mengenali tempat baru tersebut, Homiers bisa melakukan banyak hal baru seperti mencoba berbagai kuliner khas ataupun bertemu masyarakat sekitar yang memiliki tradisi dan kebudayaan berbeda. Semua pengalaman baru itu tentunya akan memberikan kesan tersendiri yang akan membuat mental seseorang lebih positif karena dapat lebih memaknai kehidupan.

 

  1. Mengasah kreativitas

6 manfaat traveling

Pasca traveling, biasanya pikiran seseorang akan lebih segar karena banyak pengalaman baru yang didapat selama perjalanan. Hal positif tersebut tentunya akan membuat otak Homiers menjadi lebih kreatif. Dengan begitu, saat kembali bekerja kondisi mental menjadi seperti baterai yang sudah terisi penuh. Produktivitas pun otomatis akan membaik. Gak Cuma itu, hal-hal yang ditemukan saat traveling bisa menjadi sumber inspirasi. Banyak brand besar yang melahirkan ide inovatif berkat inspirasi yang mereka dapatkan saat traveling. Homiers bahkan bisa menjadikan pengalaman traveling Homiers sebagai penambah penghasilan, misalnya dengan menerbitkan buku catatan perjalanan ataupun menjadi travel blogger.

 

  1. Menambah keterampilan

6 manfaat traveling

Tak hanya sebagai pengasah kreativitas, kegiatan selama traveling juga bisa menjadi salah satu media belajar. Saat menjelajahi suatu tempat, Homiers akan mengetahui beragam kebudayaan termasuk mengenali bahasa lain saat berbicara dengan orang lokal. Hal tersebut secara tidak langsung mengasah kemampuan untuk berkomunikasi dan berkesenian. Tak sedikit pula orang yang dengan sengaja mengikuti paket wisata tertentu untuk belajar membatik, memasak, hingga ikut konservasi hutan saat traveling.

 

  1. Menambah jaringan

Traveling pasti membawa seseorang untuk bertemu dengan banyak orang baru. Orang-orang baru tersebut datang dari berbagai latar belakang, seperti warga lokal, petugas wisata, hingga sesama wisatawan yang berasal dari berbagai daerah. Dengan membangun komunikasi pada orang-orang yang ditemui saat traveling, Homiers dapat sekaligus memperluas jaringan. Bukan tidak mungkin, orang-orang tersebut akan menjadi mitra bisnis Homiers di masa depan.

 

  1. Membuka peluang pekerjaan

Saat ini, mulai banyak perusahaan yang menyadari pentingnya kebiasaan traveling untuk rekrutmen. Oleh karena itu, mencantumkan pengalaman traveling di dalam CV cukup penting bagi pencari kerja.

Pasalnya, kebiasaan traveling terutama ke luar negeri bisa memberikan pemahaman yang baik terhadap kebudayaan global. Tak hanya itu, traveling juga dianggap membuat seseorang lebih terbuka, adaptif, serta lebih toleran terhadap keberagaman.

Itulah 6 manfaat yang bisa Homiers dapatkan saat traveling. Beberapa manfaat tersebut patut Homiers jadikan acuan mencari waktu luang, untuk menyempatkan traveling di tengah kesibukan. Semoga Bermanfaat Homiers..

 

Sumber : travel.tempo.co

Share
Ingin Tetap Sehat Saat Musim Hujan, Hindari Makanan Berikut!

Ingin Tetap Sehat Saat Musim Hujan, Hindari Makanan Berikut!

Musim hujan telah tiba. Apabila Homiers kurang memerhatikan kesehatan, musim hujan bisa membuat Homiers rentan terserang penyakit. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan dini agar kita selalu sehat dan bugar di musim hujan. Salah satu cara penting untuk menjaga kesehatan adalah memerhatikan asupan makanan kita. Ali Gizi Dr. Simran Saini juga mengatakan, musim hujan juga membuat kita rentan mengalami infeksi. Demi kesehatan, Simran menyarankan agar kita menghindari makanan jenis berikut ini saat musim hujan. Yuk, simak!

 

  1. Sayuran berdaun hijau

Sayuran hijau memang baik bagi untuk kesehatan. Tapi, Homiers harus menghindari makanan ini selama musim hujan. Karena saat musim hujan sayuran berdaun hijau biasanya mengandung kotoran dan kelembaban yang tinggi sehingga rentan terkontaminasi oleh bakteri. Jadi, hindarilah sayuran seperti bayam, kubis dan kembang kol. Sebaliknya, pilihlah sayuran yang memiliki rasa yang tajam seperti labu. Pastikan, sayuran yang akan Homiers konsumsi sudah dicuci bersih dan dimasak dengan sempurna.

 

  1. Makanan laut

Musim hujan adalah musim berkembang biak untuk ikan dan udang. Jadi, Homiers perlu menghindari makanan tersebut. Sebaiknya Homiers memilih bahan makanan berupa daging seperti daging ayam, kambing atau sapi. Tapi, jika Homiers benar-benar ingin mengonsumsi makanan laut, pastikan Homiers mengonsumsi makanan laut yang benar-benar segar dan memasaknya dengan sebaik mungkin.

 

  1. Makanan yang terpapar udara

Homiers juga harus menghindari makanan yang terpapar udara demi kesehatan Homiers sendiri tentunya. Karena, makanan yang telah terpapar udara juga rentan terkontaminasi oleh bakteri. Oleh karena itu, sebaiknya Homiers memilih makanan segar dan mengonsumsinya secara langsung untuk mengurangi kemungkinannya terpapar udara.

 

  1. Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng juga wajib Homiers hindari selama musim hujan ya. Pasalnya, suhu lingkungan yang dingin membuat proses pencernaan melambat yang akhirnya bisa mendatangkan komplikasi pada pencernaan Homiers. Selain itu, makanan yang digoreng juga mengandung garam tinggi yang bisa menyebabkan retensi air. Disarankan juga untuk Homiers untuk tidak mengonsumsi makanan yang dijual di jalanan, karena rentan terkontaminasi oleh bakteri.

 

  1. Minuman bersoda

Minuman bersoda mengurangi mineral dalam tubuh Homiers, yang pada gilirannya menyebabkan pengurangan aktivitas enzim. Saat musim hujan, sistem pencernaan Homiers tentu melemah dan pengurangan aktivitas enzim karena minuman bersoda ini bisa semakin membahayakan saluran pencernaan. Sebaiknya, Homiers memilih air putih atau minuman hangat seperti teh jahe dan disarankan untuk mengonsumsi susu saat musim hujan demi kesehatan pencernaan.

 

Nah, itu tadi 5 jenis makanan yang wajib Homiers hindari selama musim hujan. Agar Homiers tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Semoga Bermanfaat..

 

Sumber : www.kompas.com

Share
4 Tips Agar Tetap Sehat Disaat Musim Penghujan

4 Tips Agar Tetap Sehat Disaat Musim Penghujan

Minggu-minggu ini hujan turun terus menerus hampir sepanjang hari. Saat Homiers berangkat beraktivitas kehujanan, pulang ke rumah pun Homiers juga kehujanan. Hal ini pun membuat daya tahan tubuh Homiers menurun sehingga rentan sakit. Menurut Kementerian Kesehatan, pada saat musim hujan memang menjadi kesempatan mikroorganisme yang membuat sakit menyerang tubuh manusia. Nah dengan meningkatkan daya tahan tubuh, Homiers bisa mencegah masuknya mikroorganisme tersebut.

Berikut ini ada 4 tips yang bisa Homiers lakukan untuk tetap sehat dikala musim penghujan. Yuk, simak!

 

  1. Jaga pola makan

Asupan gizi merupakan aspek penting bagi daya tahan tubuh. Bila kurang nutrisi, daya tahan tubuh menurun. Sehingga kuman penyakit lebih mudah masuk dan berkembang. Agar memenuhi zat gizi tercukupmaka memperhatikan pola makan sehat dengan mengonsumsi karbohidrat, lauk pauk, sayuran, buah-buahan dan minuman. Frekuensi makan per hari harus tetap diperhatikan dari sarpan, makan siang dan makan malam. Disarankan juga mengonsumsi probiotik agar terhindar dari infeksi seperti flu dan diare. Mengonsumsi probiotik membantu menjaga usus agar sistem pencernaan lancar. Contoh makanan probiotik adalah yogurt, tahu, tempe, dan acar.

 

  1. Olah raga

Olah raga merupakan cara sederhana dan mudah tapi besar manfaatnya. Latihan fisik selama 30 menit mampu mengaktifkan sel darah putih. Dalam buku Guyton dan Hall, sel darah putih berfungsi menyediakan pertahan yagn cepat dan kuat terhadap daerah tubuh yang mengalami peradangan. Olah raga tidak harus dilakukan di luar ruangan, tapi juga bisa dilakukan di dalam ruangan. Sehingga meski hujan, tetap bisa berolahraga ya Homiers.

 

  1. Jaga kualitas tidur

Tidur merupakan waktu reses tubuh untuk pemulihan seluruh sistem anggota badan. Kualitas tidur itu sangat penting dalam menjaga kesehatan. Pada anak usia prasekolah usia 3-5 tahun membutuhkan tidur 10-13 jam, anak sekolah usia 6-13 tahun membutuhkan tidur 9-11 jam. Lalu, remaja usia 14-17 tahun butuh 8-10 jam. Usia 18-25 tahun direkomendasikan tidur selama 7-9 jam. Kemudian untuk usia dewasa 26-64 tahun membutuhkan tidur 7-9 jam. Lalu para lanjut usia direkomendasikan tidur selama 7-8 jam.

 

  1. Kelola stres

Saat musim hujan, seseorang mudah stres. Misalnya karena terlambat bekerja gara-gara hujan turun. Ketika seseorang stres akan berdampak secara fisiologis. Seperti gelisah, detak jantung meningkat dan mudah letih. Oleh karena itu penting sekali Homiers bisa mengelola stres. Dalam buku Psikolog karya Carole Wade dan Carole Tavris, salah satu cara mengelola stres dengan menenangkan diri dengan relaksasi. Relaksasi dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Caranya dengan membiarkan tubuh Homiers menerima rangsangan apapun baik berupa suara, bau atau sentuhan yang dapat menenangkan diri.

Nah, itu tadi 4 tips untuk Homiers agar tetap sehat disaat musim penghujan. Semoga dapat bermanfaat untuk Homiers semua..

Sumber : www.liputan6.com

Share
Cara Mencegah Banjir Agar Tidak Masuk Sampai Ke Rumah

Cara Mencegah Banjir Agar Tidak Masuk Sampai Ke Rumah

 

Memasuki bulan Januari di tahun 2020 ini curah hujan semakin tinggi saja. Beberapa daerah langganan banjir di penjuru Indonesia pun sudah mulai terbenam. Tidak menutup kemungkinan, genangan pun bisa meluas ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak pernah terkena banjir, termasuk kawasan rumah Homiers. Lakukan 6 cara berikut ini untuk mencegah banjir masuk ke dalam rumah sedini mungkin. Kebiasaan yang dibentuk oleh Homiers serta orang-orang di sekitar bisa ampuh untuk menghalau bencana ini sampai ke rumah.

 

  1. Buat Biopori dan Sumur ResapanCARA MENCEGAH BANJIR

Cara mencegah banjir yang pertama adalah membuat lubang resapan air baik itu berbentuk sumur ataupun bipori. Dibuatnya lubang tersebut bisa membuat air hujan yang turun akan lebih mudah meresap ke dalam tanah atau pun dapat dibuang langsung ke saluran drainase. Untuk membuat sumur resapan memang sedikit memerlukan tenaga dan uang esktra, karena lahan harus dibor dan digali dengan kedalaman yang cukup besar. Dan cara praktisnya adalah membuat lubang-lubang kecil dengan kedalaman rendah yaitu biopori. Semakin banyaknya lubang biopori di halaman rumah Homiers, maka rumah semakin aman dari bahaya banjir. Selain berguna sebagai media serapan, biopori juga dapat menjadi sumur pembuatan kompos organik yang bermanfaat.

 

  1. Gunakan Paving Block di Halaman

CARA MENCEGAH BANJIR

Sebuah rumah harus memiliki lahan terbuka sebagai media serapan air hujan atau air lainnya. Maka dari itu, jangan tutup seluruh area depan rumah atau carport dengan menggunakan aspal atau lantai keramik ya Homiers. Ada baiknya menggunakan paving block atau grass block yang memiliki bolongan di tengahnya. Selain dapat membantu air menyerap ke tanah, penggunaan paving block untuk area carport juga awet dan sangat kuat.

 

  1. Jangan Menutup Solokan!

CARA MENCEGAH BANJIR

Tak sebandingnya pertumbuhan pembangunan jalan dengan jumlah kendaraan kerap membuat orang seenaknya menutup solokan untuk dijadikan lahan lewat kendaraan. Hal itu tentu akan membuat air hujan menggenang terus-menerus sehingga dapat merendam rumah Homiers. Maka itu jangan sekali-kali menutup solokan di depan rumah Homiers agar air dapat masuk lalu mengalir ke sungai atau kali. Selanjutnya yang harus Homiers lakukan adalah membersihkan saluran air atau selokan tersebut secara rutin, baik dilakukan secara mandiri atau bersama-sama dengan tetangga.

 

  1. Tinggikan Permukaan Rumah

Ini merupakan cara yang pas jika Homiers tengah merenovasi rumah. Sebab meninggikan permukaan rumah membutuhkan dana yang besar jika tidak dilakukan secara bersamaan dengan proses renovasi lainnya. Selain itu proses pengerjaannya pun memakan waktu yang cukup lama sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, solusi ini sangat jitu membuat rumah terhindar dari banjir jika posisi rumah Homiers berada lebih rendah dari posisi jalan.

 

  1. Buang Sampah pada Tempatnya

CARA MENCEGAH BANJIR

Seperti yang sudah diketahui, salah satu penyebab banjir bersumber dari masyarakat sendiri adalah kebiasaan membuang sampah ke selokan atau ke sungai. Untuk mengubah kebiasaan itu, tentu harus dimulai dari diri dan lingkungan rumah sendiri. Homiers harus mulai mendisplinkan diri dan anggota keluarga untuk membuang sampah rumah tangga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini harus dibiasakan apalagi jika tidak ada petugas pengangkut sampah di sekitar tempat tinggal Homiers.

 

  1. Cara Mencegah Banjir dengan Menanam Pohon

CARA MENCEGAH BANJIR

Gak bisa dipungkiri kehadiran pohon-pohon di rumah-rumah yang berada di kota semakin minim sekali. Padahal hadirnya pohon-pohon berbatang besar di rumah dapat membantu penyerapan air hujan. Maka itu, sebaiknya Homiers juga memulai menanam pepohonan yang memiliki daya serap air tinggi. Beberapa contohnya seperti pacar air, pohon dukuh, pohon kenanga, dan pohon mangga di halaman rumah.

 

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Homiers untuk menghalau masuknya banjir ke rumah. Mulailah melakukan hal-hal kecil yang dapat memberikan manfaat besar untuk kedepannya. Kalau bukan dari diri kita sendiri, lalu siapa yang akan melakukannya?

Semoga Bermanfaat Homiers..

Sumber : www.99.co

Share
Tips Agar Resolusi 2020 mu Bisa Tercapai

Tips Agar Resolusi 2020 mu Bisa Tercapai

Homiers sudah membuat target dan resolusi baru untuk tahun 2020? Memasuki tahun baru, Homiers biasanya akan sangat bersemangat untuk membuat pencapaian-pencapaian baru. Selama masih ada waktu, Homiers bisa membuat hidup Homiers kembali bersinar di tahun yang baru.

Bila tahun sebelumnya ada resolusi dan target yang belum tercapai, tidak masalah. Relakan dan ikhlaskan saja terlebih dahulu. Setelah itu, kembali kumpulkan semangat untuk membuat tahun yang baru lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Saatnya untuk kembali melakukan aksi nyata mewujudkan resolusi 2020 dengan lebih baik lagi. Bagaimana agar resolusi 2020 tercapai? Berikut ada tips yang bisa Homiers coba.

Resolusi 2020

1. Pilih Satu Bagian dalam Hidup yang Ingin Diubah

Kadang kita kesulitan mencapai target kita karena ada terlalu banyak hal yang ingin kita ubah dan capai. Coba kali ini pilih satu bagian dalam hidup Homiers yang ingin diubah terlebih dahulu. Sebagai contoh, target besar Homiers tahun ini adalah memiliki berat badan yang lebih ideal. Dari sini, fokus Homiers adalah tentang kesehatan. Setelah itu, Homiers buat kebiasaan-kebiasaan kecil yang dapat dimulai untuk mewujudkannya. Seperti mulai makan makanan sehat dan rutin untuk berolahraga.

2.Tuliskan Target yang Konkret

Misalnya, dalam satu tahun ke depan Homiers punya target bisa liburan ke luar negeri. Di sini, Homiers perlu menuliskan ingin pergi ke mana, berapa budget yang perlu disiapkan, dan waktu untuk Homiers perlu berlibur. Tulis semua angka, nominal, dan tanggalnya dengan konkret. Sehingga target tersebut tidak terasa kabur atau hanya terbayang dalam angan. Tuliskan target tabungan yang perlu Homiers miliki untuk berlibur dan buat rincian cara untuk mengumpulkan tabungan sampai cukup. Ada baiknya Homiers memang punya jurnal khusus untuk mencatat semua target dan resolusi yang ingin Homiers capai, sehingga memudahkan Homiers untuk memonitor perkembangannya dari waktu ke waktu.

3. Kumpulkan Dukungan dan Semangat

Coba ajak teman atau seseorang yang Homiers percaya untuk memberi dukungan dan semangat. Ia juga bisa jadi pengingat Homiers. Seringkali terjadi semangat untuk membuat resolusi pada awal tahun saja. Lalu, setelah itu sudah lupa dan tenggelam dalam kesibukan dan rutinitas yang ada. Maka dari itu, penting untuk memiliki seseorang yang bisa jadi pengingat Homiers dan bila perlu “mencambuk” Homiers untuk mewujukan target dan resolusi yang sudah dibuat.

4. Lakukan Aksi Nyata, Jangan Kebanyakan Drama!

Inilah point yang paling penting. Nggak perlu banyak “drama” untuk mewujudkan target yang telah Homiers siapkan. Lakukan aksi dan tindakan nyata untuk mewujudkan impian dan resolusimu. Tak apa mengambil langkah kecil, selama itu membuat Homiers bergerak. Percuma kalau Homiers memiliki angan besar, tapi dalam praktiknya tidak melakukan apa pun untuk mewujudkannya. Buat resolusimu cukup menantang untuk membuatmu bisa mengisi hari-harimu dengan lebih semangat.

Semoga tahun 2020 bisa menjadi tahun yang lebih baik untuk Homiers. Semoga impian, target, dan resolusi tahun 2020 bisa terwujud dengan baik. Izinkan hidupmu untuk sekali lagi bersinar tahun ini!

Semoga Bermanfaat..

 

 

 

Sumber : fimela.com

Share
Share