8 Fakta tentang Pantai Krakal Memiliki Pesona Tersembunyi di Yogyakarta

8 Fakta tentang Pantai Krakal Memiliki Pesona Tersembunyi di Yogyakarta

Tahukah Homiers bahwa Jogja memiliki sebuah kawasan yang dipenuhi oleh pantai-pantai cantik? Kawasan tersebut adalah Gunungkidul, salah satu kabupaten di Yogyakarta. Ada banyak sekali pantai dengan panorama cantik dan alami yang bisa Homiers temukan di sini, salah satunya adalah Pantai Krakal.

Pantai ini memiliki lanskap yang cenderung landai. Uniknya, terdapat batu karang besar yang tampak seperti jalan setapak di atas permukaan laut. Ada banyak sekali aktivitas seru yang bisa Homiers lakukan di Pantai Krakal, mulai dari bersantai di gazebo, berfoto di spot yang keren, sampai berselancarHomiers bahkan bisa eksplor pantai kecil di dekat Pantai Krakal yang lokasinya hanya dibatasi oleh batu karang besar.

Sebelum Homiers memilih Pantai Krakal untuk liburan, yuk cari tahu informasi selengkapnya di bawah ini!

 

Keistimewaan Pantai Krakal

Pantai Krakal memiliki beragam keistimewaan yang membuatnya cukup menarik untuk bisa Homiers kunjungi. Ciri khas ini akan membuat siapa saja ingin segera berkunjung untuk melihat langsung pantainya. Kalau Homiers penasaran, ini dia dua keistimewaan utama Pantai Krakal yang perlu Homiers ketahui:

Sejarah pembentukan Pantai Krakal

pantai krakal

(Sumber: @faizrifqi94)

Pantai Krakal memiliki cerita tersendiri terkait proses terbentuknya. Seperti yang Homiers tahu, keindahan alam umumnya dihasilkan dari proses alami yang terjadi bertahun-tahun silam, tak terkecuali dengan Pantai Krakal ini.

Pantai Krakal dulunya merupakan kawasan di dasar laut. Kemunculan Pantai Krakal ini dipercaya karena adanya peristiwa epirogenesa negatif, yakni pergerakan kerak bumi yang mengakibatkan naiknya lapisan bumi. Nah, menarik kan sejarah pembentukan dari Pantai Krakal ini?

 

Ciri khas pada dua batu karang besar

pantai krakal

(Sumber: @wayoy)

Nah, proses alam yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama tersebut tak hanya menghasilkan garis pantai yang indah dan menawan, tapi juga menyajikan bentang alam lainnya yang tak kalah memukau. Kalau Homiers berkunjung ke Pantai Krakal, Homiers akan menemui dua batu karang yang berukuran sangat besar.

Batu karang ini berwarna hitam sehingga kontras dan apik menyatu dengan hamparan pasir putih. Karena ukurannya sangat besar, kedua batu karang ini pun berfungsi sebagai pembatas antar pantai. Pada umumnya, gugusan bentang alam berupa pantai memang saling terhubung satu sama lain, begitu juga dengan Pantai Krakal. Di sekitar Pantai Krakal ini juga ada pantai lain  yang tak kalah indahnya.

Tak hanya itu, Homiers juga bisa mencoba untuk naik ke puncak batu ini. Homiers gak perlu takut jatuh karena di batu ini sudah dibuat jalan setapak untuk para wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai dari ketinggian.

Batu karang tersebut tidak memiliki permukaan tandus. Justru, kamu akan melihat permukaan subur yang dipenuhi berbagai tumbuhan hijau. Setiap sudut tentu bisa menjadi spot menarik untuk berfoto. Meski begitu, tetaplah berhati-hati karena kondisi batu karang cukup tinggi dan berbahaya.

 

Aktivitas seru di Pantai Krakal

Jika Homiers ingin berkunjung ke Pantai Krakal, sebaiknya luangkan waktu yang cukup lama. Dengan begitu, Homiers bisa menjelajah berbagai spot yang ditawarkan Pantai Krakal ini. Selain dua batu karang dan hamparan pasir putih yang memanjang, masih ada beberapa hal yang bisa Homiers lakukan kalau berkunjung ke sini. Berikut di antaranya:

 

Melakukan surfing dan snorkeling

Ombak di Pantai Krakal ini cukup tinggi sehingga sangat cocok untuk kegiatan berselancar. Jika Homiers hobi surfing, maka Pantai Krakal ini bisa menjadi pilihan destinasi yang tepat untuk menghabiskan waktu liburan. Rasakan keseruan bermain dengan ombak di pantai ini!

Tak hanya itu, di Pantai Krakal ini Homiers juga bisa menikmati pesona bawah laut. Air laut di sini masih sangat jernih, sehingga cocok untuk dijadikan lokasi snorkeling. Indahnya terumbu karang berwarna-warni, serta ragam biota laut akan membuat Homiers berdecak kagum. Bagi yang tak membawa persiapan snorkeling tak perlu khawatir, Homiers bisa sewa dengan biaya Rp.50.000.

 

Menikmati sunset di salah satu spot terbaik di Yogyakarta

Keindahan alam Pantai Krakal tak hanya bisa dinikmati pada pagi dan siang hari saja. Setelah Homiers puas menikmati keindahan biota laut dan serunya bermain ombak di siang hari, kini saatnya menikmati pemandangan sunset yang tak kalah indah di Pantai Krakal. Sambil menunggu malam tiba, jangan lewatkan pemandangan matahari terbenam di sini.

Tak hanya pemandangan di kala senja, panorama matahari terbit pun tak kalah menarik untuk dinikmati. Homiers bisa melihat indahnya matahari mengintip di balik lautan hingga muncul ke permukaan. Datanglah sejak dini hari jika tak ingin melewatkan setiap momen yang terjadi.

 

Lokasi dan akses menuju Pantai Krakal

Pantai Krakal berada di Desa Ngastiharjo, Tanjungsari, Gunungkidul. Lokasinya hanya berjarak 65 km dari pusat Kota Yogyakarta. Pantai Krakal ini bisa diakses dari berbagai wilayah, termasuk dari Wonosari yang hanya berjarak 21 km saja. Selain itu, untuk sampai ke sini, Homiers bisa melalui dua rute, yakni lewat Solo dan Sukoharjo.

Bagi Homiers yang menuju ke Pantai Krakal dari Yogyakarta, Homiers bisa melalui rute Piyungan, kemudian Bundaran Tugu BPD, Wonosari, Tanjungsari dan tiba di Pantai Krakal. Di sepanjang perjalanan menuju ke Pantai Krakal, Homiers akan disuguhi indahnya pemandangan di sisi kanan dan kiri jalan.

Untuk bisa sampai ke pantai ini, Homiers harus melewati jalan perbukitan. Bukan bukit biasa, tapi bukit kapur yang putih. Tak hanya itu saja, sensasi pantai sudah akan terasa sepanjang perjalanan dengan adanya teras-teras batu karang. Semakin sering batu karang Homiers jumpai, semakin dekat pula dengan lokasi Pantai Krakal. Homiers pasti tak sabar untuk segera menginjakkan kaki di pantainya.

 

Harga tiket masuk dan jam operasional

pantai krakal

(Sumber: @tispritalibri)

Meskipun menyajikan pemandangan alam yang luar biasa, harga tiket masuknya sangat terjangkau. Homiers tak perlu merogoh kocek yang cukup dalam untuk bisa menikmati keindahan Pantai Krakal. Hanya dengan Rp.10.000, Homiers sudah bisa masuk ke area pantai dan memulai eksplorasi.

Dengan harga tersebut, Homiers pun bebas mengunjungi berbagai gugusan pantai di sekitar Pantai Krakal, termasuk Pantai Sundak dan Pantai Baron. Homiers bisa datang ke Pantai Krakal mulai jam 08:00. Jika ingin menikmati sunrise, Homiers sebaiknya memilih untuk bermalam di penginapan sekitar.

Meski memakan perjalanan yang cukup jauh dari pusat Kota Jogja, Homiers dijamin lupa dengan rasa lelah begitu melihat keindahan Pantai Krakal. Agar perjalanan jauh tidak terasa melelahkan, sebaiknya siapkan daftar perjalanan dari sekarang. Ajak sebanyak mungkin teman agar liburan jadi semakin seru dan menyenangkan. Dan jangan lupa juga membawa kamera untuk berfoto ria di Pantai Krakal nanti, ya!   

 

Sumber : blog.traveloka.com

Share
Liburan Anti Mainstream di Pantai Timang Jogja, Berikut 5 Keunggulannya!

Liburan Anti Mainstream di Pantai Timang Jogja, Berikut 5 Keunggulannya!

Liburan Anti Mainstream di Pantai Timang Jogja, Berikut 5 Keunggulannya!

pantai di jogja

Akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan tentang objek wisata yang berda di Yogyakarta. Namanya, adalah Pantai Timang. Dimana, pantai timang jogja ini mempunyai pesona dan pemandangan yang berbeda dari pantai lainnya yang ada di Jogja. Berkunjung ke sini adalah sebuah kewajiban.

Dari segi kebersihan, tempat ini memang juaranya. Terlebih lagi, air laut yang selalu menghadirkan deruan melodi nan indah dan sangat jernih dengan warna kehijauan. Kawasan ini memang mampu menghipnotis siapa pun yang berencana mengunjungi tempat ini.

Harga Tiket Masuk

Untuk harga tiket masuk ke Pantai Timang cukup terjangkau hanya 10 ribu rupiah saja. Homiers sudah bisa menikmati segala pesona yang dihadirkan disini.

Selain itu, Homiers juga harus membayar biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah bagi yang membawa mobil. Dan, 2 ribu rupiah bahi mereka yang membawa kendaraan bermotor.

Rute Menuju Lokasi

Alamat Pantai Timang ini terletak di Jalan Pantai Selatan Jawa, Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari pusat kota Yogykarta kurang lebih 50 km. Atau membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 40 menit. Rute menuju pantai Timang dimulai dari Yogyakarta menuju ke piyungan, pathuk, hingga jalan wonosari. Kemudian, sebelum sampai di Baron ada pertigaan silahkan ambil kiri menuju kea rah Siung, Jalan menuju pantai Timang selanjutnya, tinggal mengikuti jalan hingga tiba di pasar  Dakbong. Lalu arahkan kendaraan ke kiri untuk sampai di objek wisata ini. Sepanjang perjalanan disarankan untuk berhati-hati karena, bebatuan kapur yang cukup tajam akan sering di temui. Bila, Homiers datang pada saat musim penghujan keindahan pepohonan yang rindang akan terasa sejuk di hati. Tetapi, sebaliknya bila Homiers datang di musim kemarau. Kawasan ini akan terlihat gersang dan kurang air.

 

Fasilitas yang Ditawarkan

pantai timang jogja

foto : instagram.com/choonterry

Pantai Timang paham benar dengan apa yang Homiers butuhkan. Oleh karena itu, disini sudah disediakan berbagai macam fasilitas menarik. Seperti warung makan, kamar mandi, dan musholla. Tidak hanya cukup sampai disitu saja, masih ada yang wajib Homiers nikmati bila berkunjung ke tempat ini.

  1. Jembatan Gantung

    pantai timang jogja

foto :instagram.com/yudhiantaraw

Saat menginjakkan kaki disini, Homiers akan melihat sebuah karang yang cukup kokoh berada di seberang laut. Bila Homiers ingin pergi ke sana, pihak pengelola sudah menyiapkan jembatan gantung. Dimana, jembatan ini hanya terbuat dari tali dan alasnya hanyalah kayu. Walau terkesan sederhana tetapi, tingkat keamanannya pun juga tidak sederhana. Sehingga, di jamin aman terkendali. Rasakan hembusan angin dan desiran ombak yang cukup kencang bila sudah tiba di tengha-tengah. Disarankan jangan melihat kebawah karena, air laut yang ganas bisa membuat kaki Homiers gemetar hebat dan seluruh tubuh terasa kaku. Jika Homiers berhasil menaklukkan jembatan ini. pasti rasa puas dan ingin mencoba lagi akan mampir di dalam hati Homiers. Jadi, jangan sampai takut untuk mencoba ya. Untuk menikmatinya Homiers harus merogoh kocek cukup dalam yaitu 100 ribu rupiah.

  1. Bukit Karang

    pantai timang jogja

foto : instagram.com/ephework

Pemandangan bebatuan karang di wisata pantai Timang memang sangat menarik untuk dinikmati. Biasanya, banyak wisatawan yang memanfaatkannya untuk foto bersama dengan teman dan saudara. Jadi, sebuah kesalahan besar bila Homiers tidak membawa kamera dengan kualitas mumpuni.

  1. Berburu Lobster

    pantai timang jogja

foto :www.instagram.com/_pejek

Sebelum menjadi seperti ini, Pantai Timang adalah sebuah kawasan nelayan pemburu lobster. Karang di seberang adalah tempat ikan tersebut bersembunyi. Konon katanya, hewan satu ini besar-besar dan memiliki nilai jual cukup tinggi. Dari segi rasa pun cukup nikmat dan menggugah selera. Karena, kondisi air lautnya yang menyeramkan dengan ombak tinggi dan tidak pernah berhenti maka, dibangunlah sarana gondola tradisional untuk memudahkan para nelayan menyeberang dan membawa hasil tangkapannya. Homiers juga bisa lho ikut-ikutan mencarinya bersama dengan para nelayan disini. Tetapi, harus hati-hati ya, karena medannya yang cukup sulit dan seikit licin.

  1. Gondola Tradisional

    pantai timang jogja

foto : instagram.com/pesonajogjatour

Inilah sisi positif dari media sosial. Dimana, gondola ini bisa terkenal dan namanya sampai ke negeri Ginseng korea berkat foto yang diunggah ke berbagai media sosial. Bila Homiers perhatikan secara detail. Homiers bisa melihat dimana, wahana ini hanya terbuat dari kayu biasa. Kemudian, digerakkannya bukan menggunakan mesin melainkan hanya menggunakan tangan. Semuanya, memang masih serba sederhana. Siapa pun yang menuju ke seberang dengan menggunakan wahana ini pasti akan berteriak sepanjang perjalanan. Maklum saja ketinggiannya mencapai 9 hingga 11 meter. Bagi mereka yang pernah mencoba, jarak diantara dua karang ini seakan sangat jauh. Sehingga, jantung mereka benar-benar terpacu dengan sempurna. Sedikit membuat kita merasa aman adalah penggunaan tali yang ternyata menggunakan tali tambang. Oleh karena itu, jangan takut karena walau tradisional tetapi, untuk tingkat keamanan tetap diperhatikan nomor satu.

Bila Homiers ingin menikmati sensasinya, maka Homiers akan dikenakan biaya sebesar 200 ribu rupiah untuk pulang pergi. Harga yang cukup mahal memang. Tetapi, bisa menjadi wajar karena biaya perawatan yang juga tidak sedikit. Apalagi, mengenai keselamatan para pengunjung yang mencoba wahana ini. Bila Homiers hanya ingin foto saja disini karena takut, Homiers akan dikenakan biaya sebesar 50 ribu rupiah saja.

  1. Berbagai Macam Olahan Laut

    pantai timang jogja

foto : instagram.com/ekinkamarudin

Seperti yang sudah diutarakan diatas bahwa disini terkenal dengan hewan laut sejenis udang dan lobster. Jadi, rugi besar rasanya jika Homiers tidak menyantap kedua ikan tersebut. Dimana, kita akan disuguhkan dengan berbagai macam olahan yang sempurna. Lidah akan bergoyang tanpa henti. Benar rasanya, dimana rasa dari lobster ini memang juara. Tidak kalah dengan yang ada di restoran-restoran besar lainnya. Cara pengolahannya sangat tepat. Jadi, menghasilkan cita rasa yang berbeda dari lainnya, Harga yang ditawarkan pun cukup menarik dimana, Homiers bisa memilih paket lobster seharga 350 ribu. Homiers akan mendapatkan 1 kg lobster di tambah dengan nasi, sambal, minum, rempeyek. Dijamin, puas dan pasti bakal ketagihan. Biasanya harga makanan di Lokasi wisata pantai Timang akan berubah-ubah sewaktu-waktu tergantung dari bagamaina para nelayan mencari hewan satu ini. Pada bulan-bulan tertentu angkanya pun bisa mencapai 500 ribu rupiah lho.

Pantai Timang jogja merupakan kawasan yang memang menarik perhatian dengan wisata ekstrimnya. Walau, muncul kabar kurang sedap karena harga gondolanya yang bisa dibilang mahal. Namun, berkunjung ke tempat ini adalah sebuah pengalaman menarik yang tidak bisa diukur dengan apa pun. Ayo berkunjung ke Pantai Anti Mainstrem ini.

Sumber : mytrip123.com

Share
9 Pantai di Jogja Berikut Ini Bisa Jadi Ide Liburanmu Selanjutnya

9 Pantai di Jogja Berikut Ini Bisa Jadi Ide Liburanmu Selanjutnya

9 Pantai di Jogja

Homiers mau liburan ke beberapa Pantai di Yogyakarta? Atau mencari pantai yang bagus di Jogja untuk foto Instagram? Memang Yogyakarta adalah salah satu destinasi wisata paling populer untuk berlibur di Indonesia. Ada banyak sekali destinasi wisata yang menyenangkan untuk tempat menghabiskan liburan. Entah sekedar melihat senja terbaik di Jogja, menikmati segarnya udara pegunungan disana.

Ya, ada banyak sekali pantai cantik di bagian selatan Jogja. Beberapa pantai di Jogja tersebut sudah sangat terkenal, dan sebagian malah merupakan pantai di jogja yang tersembunyi. Yuk, liburan ke pantai – pantai di Yogyakarta!

  1. Pantai Krakal

    pantai di jogja

Pantai Krakal ini sebenarnya sudah lama terkenal sebagai salah satu pantai selatan Yogyakarta yang memiliki pemandangan yang sangat indah. Garis pantainya yang landai bertabur pasir putih dilengkapi dengan hempasan ombak yang berbuih. Batu karang juga menghiasi sebagian besar bibir pantai disana sini. Tentunya selain memiliki kecantikan yang eksotis, Pantai Krakal juga mempunyai ombak yang cocok untuk bermain surfing.

  1. Pantai Sepanjang

pantai di jogja

Bila Homiers ingin bernostalgia menikmati nuansa Pantai Kuta jaman dulu, ketika masih sepi, Pantai Sepanjang adalah tempat yang tepat. Pantai Sepanjang dengan garis pantai yang panjang, juga pasir berwarna putih yang masih terjaga, menyenangkannya lagi ombaknya tidak telalu besar. Homiers tinggal pilih nih, ingin berjemur di atas pasir sambil menikmati terik matahari, atau membelah ombak dengan papan selancar. Atau hanya menikmati keindahan Pantai Sepanjang juga gak ada salahnya. Homiers tertarik untuk berkunjung ke pantai di Jogja yang satu ini?

  1. Pantai Wedi Ombo

pantai di jogja

Ada banyak sekali pantai di Jogja yang sangat indah, tapi yang unik cuma ada beberapa. Seperti Pantai Wediombo ini. Namanya tidak menggambarkan keadaan aslinya. Wedi sendiri artinya pasir, sementara ombo adalah lebar. Namun pantai Wediombo ini  tidak mempunyai hamparan pasir yang luas sama sekali. Bagian Barat dan Timur Pantai Wediombo ini diapit oleh bukit karang, sehingga membuat hamparan pasir pantai ini tak seluas Pantai Parangtritis dan Glagah. Asiknya lagi dari pantai di Jogja ini Homiers bisa memancing dari bukit karang untuk mendapat ikan.

  1. Pantai Ngrenehan

pantai di jogja

Pantai Ngrenehan, Yogyakarta! Selain merupakan pantai di jogja yang indah, di pantai ini Homiers bisa mengamati kehidupan nelayan. Homiers pasti akan tersenyum di Pantai Ngrenehan. Karena ketika berkunjung ke pantai di Jogja ini Homiers dapat menyaksikan aktivitas kegiatan sehari – hari nelayan. Selain itu di Pantai Ngrenehan Homiers dapat menikmati ikan siap saji atau membawa ikan segar sebagai oleh-oleh untuk keluarga dirumah. Pantai Ngrenehan ini berlokasi di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia.

  1. Pantai Pok Tunggal

pantai di jogja

Suasana sore hari di Pantai Pok Tunggal. Cocok buat kamu yang suka camping di pantai! via @casameira

Pantai Pok Tungga ini bisa dibilang salah satu surga tersembunyi di Yogyakarta yang berada di daerah Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia. Perjalanan menuju ke Pantai Pok Tunggal ini tergolong sulit, namun begitu sampai ke pantai semua akan terbayarkan dengan setiap keindahannya. Faktanya, kalau Homiers ingin mengunjungi salah satu pantai terindah di Jogja, ini adalah pantai yang sangat tepat.

  1. Pantai Sadranan

pantai di jogja

Pantai Sadranan ini salah satu dari banyak obyek wisata alam di Yogyakarta yang banyak digemari para wisatawan untuk berlibur. Pantai ini juga merupakan pantai di Jogja yang indah, namun pantai di Jogja ini sebenarnya bukan sekedar tempat berwisata saja. Untuk masyarakat sekitarnya, Pantai Sadranan merupakan tempat untuk mencari nafkah. Terakhir, Homiers bisa juga snorkeling di Pantai Sadranan ini lho!

  1. Pantai Timang

pantai di jogja

Penyuka adrenalin rush pasti senang banget nih liburan ke Pantai Timang di Gunungkidul Yogyakarta. Karena ini adalah salah satu pantai di Yogyakarta yang agak berbeda dari pantai-pantai lainnya. Selain jalur perjalanan menuju ke Pantai Timang sangat menantang, ada satu atraksi unik di Pantai Timang yang tidak dimiliki oleh pantai Yogyakarta lainnya. Di pantai ini terdapat sebuah gantole atau kereta gantung yang menghubungkan pantai dengan Pulau Timang.

Kereta gantung atau gantole di Pantai Timang ini awalnya sering digunakan masyarakat setempat untuk mencari ikan dan hasil laut lainnya. Namun belakangan gantole tersebut malah sering dipakai untuk aktivitas pacu adrenalin para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Timang ini.

Lokasi Pantai Timang : Pedukuhan Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

  1. Pantai Kesirat

pantai di jogja

Ada banyak deretan pantai berpasir putih di Gunungkidul Yogyakarta, semuanya indah dan memukau. Namun pantai yang satu ini, tetap bisa memukau meski tanpa pasir putih tersebut. Namanya Pantai Kesirat, sebuah pantai yang bisa mempesona dengan caranya sendiri. Sebagai pantai di Gunungkidul bertipe tebing karang, bukan pasir putih atau pemandangan buih ombak yang menjadi daya tarik pantai ini. Namun suara-suara deburan ombak yang pecah menabrak sisi-sisi karang, menjadi daya tarik magis dari Pantai Kesirat.

Suasana terasa serasa nyaman dan indah, saat pengunjung pantai satu per satu muncul, dan memasang tenda mereka. Meskipun bukan pantai berpasir putih, melainkan berumput hijau yang luas, pantai ini tetap indah dan menyenangkan. Bahkan, bagi penikmat kegiatan outdoor, hamparan rumput menjadi alas yang nyaman untuk menggelar tikar, dan mematok kokoh tenda untuk bermalam.

Lokasi Pantai Kesirat : Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul

  1. Pantai Glagah

pantai di jogja

Pantai Glagah, pantai terindah di jogja yang berada di Kulon Progo, Yogyakarta @alammumu

Ini adalah pantai paling terkenal di Kulon Progo. Pantai Glagah ini ada banyak sekali aktivitas yang bisa Homiers lakukan. Homiers bisa menaiki cano di laguna,  memancing, bersepeda, ber-motorcrossria, atau bahkan hanya sekedar duduk santai menikmati tetrapod yang dengan semangat memecah ombak Pantai Glagah setiap harinya.

Nah, itu tadi beberapa pilihan pantai yang berada di Jogja dan bisa Homiers jadikan destinasi wisata selanjutnya ketika ingin berlibur ke Jogja lagi bersama dengan keluarga ataupuan dengan teman-teman Homiers. Dan jangan lupa, kalau ada rencana ingin liburan ke Jogja, nginepnya tetap di Simply Homy Guest House ya. Ada 23 pilihan Unit Simply Homy yang tersebar di seluruh Jogja dan tentunya berada di lokasi-lokasi yang sangat strategis dan dekat dengan beberapa wisata yang ada di Jogja.

Jadikan liburan bersama keluarga lebih menyenangkan bersa Simply Homy. Karena di Simply Homy “Anda Tuan Rumahnya”.

Sumber : liburmulu.com

Share
Ingin liburan dalam kota Jogja? Cobalah Istana Air di Taman Sari Jogja Ini

Ingin liburan dalam kota Jogja? Cobalah Istana Air di Taman Sari Jogja Ini

Taman Sari Jogja

Taman Sari Keraton Yogyakarta atau Taman Sari Jogja ini memiliki gaya arsitektur unik yang memadukan arsitektur Jawa dengan Portugis. Sehingga meski kondisinya sudah tidak utuh lagi sebagaimana saat difungsikan dulu, namun tetap mengundang perhatian para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Terlebih, meskipun landmark ini merupakan bagian dari bangunan Keraton Yogyakarta, gaya arsitektur yang diusung berbeda dengan bangunan utama. Baik dari sisi artistik maupun sisi fungsionalitas, karena Taman Sari lebih tematik dengan menonjolkan bagian pemandian yang membuatnya mendapat julukan Water Castle atau Istana Air.

taman sari jogja

Perbedaan itulah yang membuat para wisatawan yang telah berkunjung ke Keraton Yogyakarta masih merasa belum lengkap sebelum berkunjung ke Taman Sari, karena yang disuguhkan Taman Sari memang berbeda dengan yang ada di Keraton Jogja. Selain itu, banyaknya pengunjung yang memenuhi Taman Sari setiap harinya, terlebih pada saat weekend dan musim liburan, juga disebabkan karena lokasi landmark ini memang sangat strategis. Yaitu di Jalan Komplek Taman Sari, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta yang sejak dulu hingga kini dijadikan sebagai tempat rekreasi. Hanya saja pada jaman dahulu tidak hanya sekedar menjadi tempat rekreasi, tapi juga difungsikan sebagai benteng pertahanan.

taman sari jogja

Untuk berkunjung ke Taman Sari ini tidak sulit, karena dari Keraton Jogja jaraknya hanya sekitar 1 km, tepatnya di dekat alun-alun Selatan Yogyakarta. Jika Homiers berangkat dari Jalan Malioboro tinggal membawa kendaraan menuju ke arah Keraton atau Alun-alun Utara Jogja, selanjutnya mengambil jalan yang ada di Barat Alun-alun. Saat bertemu dengan perempatan pertama, ambil jalan yang berbelok ke kiri dan ikuti jalan tersebut hingga tiba di lokasi. Jika tidak ingin repot, Homiers bisa menitipkan kendaraan di tempat parkir Keraton yang lokasinya di sebelah Timur Alun-alun, kemudian naik becak. Di atas becak disepanjang jalan menuju Water Castle, Homiers bisa menikmati keindahan bangunan-bangunan kuno yang menghiasi beberapa titik jalan.

Harga Tiket Masuk

Taman Sari Yogyakarta ini dibuka untuk umum pada pukul 08.00 – 17.00 WIB ini, menarik tiket masuk seharga Rp.5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp.12.000 untuk wisatawan asing. Jika ingin mengetahui lebih lengkap sejarah Taman Sari dan fungsi dari setiap bangunan yang ada di tempat ini, Homiers dapat menyewa pemandu wisata dengan tarif Rp.25.000 – Rp.30.000. Pastikan guide yang memandu kunjungan Homiers berlisensi, karena tidak sedikit pemandu wisata di Taman Sari yang tidak memiliki lisensi. Sehingga informasi yang disampaikannya bertolak belakang dengan fakta sejarah dan cenderung menyampaikan cerita-cerita bombastis yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Destinasi Wisata

Namun, sebagian besar dari kompleks bangunan yang sangat fenomenal pada jamannya tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Ada yang hanya tinggal puing-puingnya saja, bahkan ada bangunan yang hanya tinggal namanya saja karena telah beralih wujud dan juga beralih fungsi. Sisa-sisa kemegahan dan keindahan Taman Sari yang saat ini masih dapat dinikmati hanya tinggal bangunan yang berada di sebelah Barat Daya Kompleks Kedhaton.

Daya Pesona

Meski tidak seindah dan semegah pada waktu masih difungsikan, daya pesona yang dipancarkan Taman Sari masih dapat dinikmati hingga saat ini, utamanya dari sisi artistik dan keunikan bangunannya. Pesona tersebut sudah dipancarkan di depan pintu gerbang masuk lewat ornamen pada dinding gapura yang berbentuk ukiran-ukiran cantik. Melewati dua pintu ke dalam, akan terlihat dua buah kolam dengan airnya yang berwarna kebiru-biruan menyambut kedatangan Homiers. Karena objek wisata ini merupakan cagar budaya dan bukan kolam pemandian, sudah barang tentu kolam berair jernih tersebut tidak boleh digunakan mandi dan berenang, kecuali hanya untuk dipandang. Kedua kolam tersebut merupakan salah satu bagian dari tiga area kolam pemandian yang ada di Taman Sari. Ketiga area kolam pemandian ini masing-masing bernama Umbul Kawitan untuk kolam putri-putri raja, Umbul Pamuncar untuk kolam para selir raja, serta Umbul Panguras yang merupakan kolam khusus raja. Di area kolam ini dihiasi ornamen menyerupai air mancur dengan bentuk kepala naga dan disekelilingnya dihiasi pot-pot bunga untuk menambah daya tarik interior.

taman sari jogja

Masih di sekitar area kedua kolam, terdapat sebuah gapura panggung yang dahulu hanya boleh dimasuki Sultan dan keluarganya. Diatas ketinggian gapura inilah Sultan menikmati indahnya pemandangan Taman Sari yang dahulu masih dilengkapi dengan danau buatan serta taman yang menghampar berhias berbagai macam jenis bunga. Disini pula Sultan sekali waktu menikmati tarian yang diiringi musik gamelan. Di area yang dulu menjadi tempat pribadi Sultan tersebut dapat dilihat sebuah periuk yang dulu digunakan oleh istri-istri raja untuk bercermin serta almari pakaian Sultan. Gapura panggung itu sendiri dilengkapi dengan tangga yang terbuat dari kayu jati dengan kondisi yang masih kokoh dan berkesan antik. Bangunan berikutnya yang ada di Taman Sari ialah Gapura Agung yang menjadi tempat pemberhentian kereta kencana yang dinaiki oleh Sultan dan keluarganya. Gapura yang menjadi pintu masuk keluarga Sultan ini didominasi ornamen berbentuk bunga dan sayap burung. Tidak jauh dari Gapura Agung, terdapat pesanggrahan yang dahulu digunakan Sultan sebagai tempat untuk bersemedi dan menyusun strategi perang, serta untuk menyimpan baju perang, senjata dan menyucikan keris. Di depan Pesanggrahan terdapat pelataran yang digunakan para prajurit untuk berlatih perang.

Tempat menarik lainnya yang ada di Taman Sari adalah Sumur Gumuling yang berfungsi sebagai masjid bawah tanah. Masjid ini terdiri atas dua tingkat berbentuk melingkar 360 derajat dengan bagian tengah berlubang dan didesain untuk menghasilkan tata akustik yang baik. Sehingga pada saat imam memimpin sholat, suaranya bisa terdengar ke seluruh penjuru ruangan. Pada bagian tengah masjid yang berlubang terdapat space berbentuk persegi yang di sekelilingnya dihubungkan 5 anak tangga. Kemungkinan dahulu digunakan untuk mengumandangkan adzan. Karena bangunan masjid bawah tanah ini sangat unik dan artistik, membuatnya kerap dijadikan sebagai lokasi pengambilan foto prewedding. Hanya saja untuk menuju masjid bawah tanah ini, Homiers harus berjalan menuruni anak tangga dan melewati lorong-lorong yang panjang. Tempat terakhir yang masih tersisa di Taman Sari adalah Gedung Kenongo. Gedung tertinggi di Taman Sari ini dahulu berfungsi sebagai tempat bersantap raja. Di sini dapat Homiers nikmati indahnya golden sunset dan seluruh bagian dari Taman Sari, termasuk dinding tebal berwarna putih dengan tinggi antara 2 – 4 meter yang mengelilingi seluruh bangunan.

Sumber : jejakpiknik.com

Share
Inilah 5 Rekomendasi Wisata di Kota Solo yang Asyik & Hits

Inilah 5 Rekomendasi Wisata di Kota Solo yang Asyik & Hits

Wisata di Kota Solo

 

Wisata di Kota Solo menjadi rekomendasi pilihan bagi homiers yang sedang liburan di daerah Solo. Kota Solo sendiri memiliki potensi wisata yang memiliki daya tarik bagi wisatawan. Solo juga merupakan salah satu Kota yang berada di Jawa Tengah yang dikenal sebagai Kota budaya. Pada zaman dahulu, Solo masuk dalam wilayah Kerajaan Mataram dan pernah menjadi pusat pemerintahan. Namun sejak ditandatanganinya Perjanjian Giyanti di tahun 1775, Mataram pun terbagi menjadi dua, yaitu Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Selain tradisinya yang masih lestari, potensi wisata Solo juga memiliki daya tarik tersendiri bagi para      wisatawan. Desatinasi wisata di Solo cukup beragam, mulai dari wisata alam, sejarah dan budaya, edukasi, hingga hiburan yang pasti menarik untuk dikunjungi saat liburan. Di sini Homiers bisa menikmati perjalanan keliling Solo dengan bus bertingkat Werkudoro, Homiers juga bisa menyusuri Sungai Bengawan Solo yang melegenda dengan perahu kayu.

Di samping kedua aktivitas yang menyenangkan tersebut, Homiers bisa mengeksplorasi beberapa tempat wisata di Solo. Yuk simak ada wisata apa saja di Solo!

 

  1. Keraton Kasunanan Surakarta

Photo by @visitsurakarta

 

Keraton Kasunanan Surakarta merupakan salah satu tempat bersejarah yang didirikan pada tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubuwono II tepatnya di Desa Sala (Solo) yang kala itu berupa pelabuhan kecil di tepi Sungai Bengawan Solo. Hingga saat ini kompleks keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal Raja dan masih menjalankan tradisi kerajaan. Pada sebagian kompleks keraton terdapat museum yang berisi benda-benda koleksi peninggalan kerajaan, termasuk berbagai hadiah dari raja-raja Eropa dan juga replika pusaka keraton, kereta kencana serta gamelan. Sementara pada tengah museum terdapat sebuah sumur yang konon digunakan raja untuk bersemedi. Buat Homiers yang ingin berkunjung kesini diwajibkan untuk mematuhi peraturan yang berlaku, diantaranya adalah tidak boleh mengenakan celana pendek, kacamata hitam, topi, sandal jepit maupun jaket. Jika Homiers kebetulan mengenakan celana pendek maka dianjurkan untuk meminjam kain bawahan selama berwisata ke keraton. Keraton Kasunanan Surakarta ini terletak di Jalan Sidikoro, Baluwati, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Objek wisata ini buka setiap hari Senin-Kamis dengan jam operasional pada pukul 09.00-14.00 WIB, sementara pada hari Sabtu-Minggu buka pukul 09.00-15.00 WIB dan hari Jum’at tutup.

 

  1. Pasar Antik Triwindu

    wisata di kota solo

Photo by @fajarwsatria

Buat Homiers penggemar barang antik, berwisata ke Solo bisa semakin lengkap dengan mengunjungi Pasar Antik Triwindu. Di pasar ini, Homiers akan menemukan berbagai koleksi lawas yang antik dengan nilai seni yang tinggi.  Mulai dari kain batik kuno, lukisan, uang dan koin kuno, ornamen wayang di papan kayu antik, onderdil otomotif yang sudah langka dll. Buat Homiers penggemar barang antik tentu butuh kejelian tersendiri untuk menemukan benda antik yang benar-benar kuno dan memiliki nilai seni tinggi. Selain harus teliti dan jeli, Homiers juga harus pandai melakukan tawar menawar dengan penjual agar mendapatkan barang antik dengan harga yang lumayan “miring”. Selain membeli dengan uang cash, di pasar ini juga masih berlaku sistem barter terutama bagi kamu yang ingin menukarkan barang antiknya dengan barang yang diinginkan sesuai kesepakatan. Lokasi Pasar Antik Triwindu ini berada di Jl. Diponegoro, Keprabon, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

 

  1. Taman Cerdas Jebres

    wisata di kota solo

Photo by @kotasolo_id

 

Kota dengan julukan The Spirit of Java ini memiliki Taman Cerdas yang tersebar di beberapa kelurahan. Taman Cerdas ini bisa menjadi destinasi wisata yang murah meriah namun sarat dengan muatan edukasi yang sangat bermanfaat. Salah satu Taman Cerdas yang bisa diakses oleh masyakarat adalah Taman Cerdas Jebres yang berada di Kelurahan Jebres. Taman Jebres ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2000 meter persegi dengan berbagai fasilitas dan permainan yang megedukasi, baik fasilitas outdoor maupun indoor.

Di area Taman Jebres terdapat taman bermain untuk melatih ketangkasan anak. Di lokasi wisata murah meriah ini juga terdapat panggung terbuka yang difungsikan sebagai media untuk aktulisasi diri anak. Beberapa patung tokoh pewayangan juga bisa disaksikan berdiri kokoh, sementara di beberapa titik taman terdapat relief dan patung tembaga dari beberapa tokoh nasional Indonesia. Seprti Ir.  Soekarno, Bung Hatta dan juga Ki Hajar Dewantara. Keberadaan patung dinosaurus dan manusia purba juga tak kalah menariknya untuk dijadikan spot foto sekaligus sebagai media pembelajaran bagi anak. Selain fasilitas di atas, Homiers juga akan dimanjakan dengan wahana baru berupa lukisan 3D yang terdapat di dinding sebelah selatan Aula Taman Cerdas Jebres. Untuk lokasinya berada di Kampung Kedung Belang, RW XIII atau di utara tanggul Sungai Bengawan Solo.

 

  1. Candi Sukuh

    wisata di kota solo

Photo by @fesaaprindak

 

Candi Sukuh ini merupakan salah satu situs Warisan Dunia yang diusulkan oleh UNESCO sejak tahun 1995. Situs ini ditemukan pertama kali pada tahun 1815 oleh Johnson yang ditugasi oleh Thomas Stanford Raffles untuk mengumpulkan data guna penyusunan buku History of Java. Bentuk Candi Sukuh sendiri cukup sederhana seperti trapesium dan menyerupai kuil Suku Maya Chichen Itza di Meksiko, namun dengan bentuk bangunan yang tidak rapi dan seperti dibuat secara tergesa-gesa. Keberadaan candi ini cukup kontroversial dengan adanya beberapa relief yang menggambarkan erotisme yang cukup vulgar. Bahkan Candi Sukuh ini juga identik dengan beberapa mitos yang erat kaitannya dengan kesetiaan pasangan. Dan lokasi Candi Sukuh ini berada di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

 

  1. Kampung Batik Kauman

    wisata di kota solo

Photo by @vindayurist

 

Kampung Batik Kauman terletak di Kauman, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah. Di sepanjang jalan Homiers akan menjumpai showroom batik dan rumah-rumah yang memproduksi batik sekaligus menjualnya kepada wisatawan. Dahulu kampung ini digunakan sebagai tempat pembuatan kain batik bagi keluarga keraton. Selain kampung batik Kauman ini ada juga kampung batik Laweyan yang terletak di Jalan Dr. Radjiman No 521, Laweyan, Surakarta. Jika batik Laweyan ini didominasi dengan warna-warna terang maka batik Kauman cenderung menggunakan warna gelap. Seperti halnya produk batik Laweyan, hasil produksi kampung Kauman juga banyak dijual ke luar negeri.

 

Nah, itu ada 5 rekomendasi wisata asyik dan hits yang ada di Kota Solo. Kalau Homiers ada rencana liburan bersama dengan rombongan keluarga ke Solo, gak usah bingung soal penginapan. Karena Simply Homy Guest House ada juga di Kota Solo yang lokasinya berada di Jl. KH Hasyim Ashari Solo. Untuk cek fasilitas penginapanSimply Homy unit Solo ini homiers bisa klik link di bawah ini :

Simply Homy Guest House Jogja unit Solo Fasilitas 7 Kamar Tidur dan Mobil Penjemputan 

Kemanapun liburannya, nginepnya di Simply Homy aja. Karena di Simply Homy “Anda Tuan Rumahnya

 

Sumber : nyero.id

Share
Share