Spot Foto Paling Hits Dan Instagrammable Di Dlingo, Bantul

Bantul saat ini jadi fenomena wisata yang mengagumkan. Hadirnya kebun buah mangunan sekaligus menjadi awal spot foto-foto instagramable hadir di bukit-bukit kawasan Mangunan, Imogiri ini. Dulunya kawasan ini termasuk pelosok karena berbukit-bukit dan jauh dari perkotaan. Tapi saat ini banyak wisatawan dari berbagai daerah datang ke Mangunan, demi mendapatkan foto dengan spot terbaik!

Sekarang sudah banyak muncul spot foto di beberapa tempat. Dan salah satunya yang cukup hits adalah Pintu Langit Dahromo, yang terletak di Bukit Dahromo, Desa Muntuk, Dlingo, Bantul. Tak jauh dari spot-spot keren di Mangunan. Spot foto yang banyak dicari adalah spot foto berbentuk pintu dengan pemandangan yang sangat menakjubkan. Yuk ikuti ulasan berikut!

spot foto instagramable

pintu langit bantul via www.instagram.com

Berada pada deretan bukit-bukit yang membentang indah di tenggara Bantul, Bukit Dahromo ikut meramaikan wisata di Mangunan dengan beberapa spot foto yang asik banget. Bukit Lintang Sewu dengan spot berbentuk bintang maupun rumah Indian sudah lebih dulu dikenal banyak wisatawan. Ada lagi spot lucu seperti bunga matahari maupun kupu-kupu di Bukit Mojo. Kini hadir Pintu Langit yang akan membuat Homiers penasaran karena saking indahnya.

spot foto instagramable

indah banget ya via www.instagram.com

Jika dibandingkan dengan spot foto lain, memang pemandangannya kurang lebih sama. Hanya saja bentuk spot fotonya yang unik dan punya konsep yang menarik. Melihat pintu tersebut, seakan Homiers diajak untuk memasuki pintu yang akan tembus ke langit. Apalagi ditambah dengan terbitnya fajar yang sangat mengagumkan. Sebenarnya Homiers bisa datang saja untuk berfoto di sana. Entah pagi, siang ataupun malam hari yang berkilauan cahaya kota. Namun waktu terbaik untuk mengunjungi pintu langit adalah saat terbitnya matahari di pagi hari.

spot foto instagramable

tampak siluet gunung merapi via www.instagram.com

Kalau Homiers tidak ingin foto dengan spot pintu ini, tenang masih ada beberapa spot foto lain yang bisa Homiers coba. Ada spot berbentuk rumah berwarna putih dengan beberapa tanaman. Ada juga spot berbentuk jendela yang digantungkan ke ranting-ranting kayu. Untuk bisa menikmati spot Pintu Langit, Homiers hanya perlu membayar tiket masuk yang sangat terjangkau. Untuk harga tiket masuk Pintu Langit Dahromo ini Homiers hanya perlu membayar Rp 5.000/orang dan untuk biaya parkir Rp 2.000/motor. Homiers yang ingin liburan ke Jogja, jangan lupa sempatkan untuk mampir kemari. Karena dijamin Homiers akan terpukau karena keindahannya.

Semoga Bermanfaat!

 

Sumber : www.hipwee.com

Share
LANGLANG BUANA, WISATA TERBARU DI YOGYAKARTA

LANGLANG BUANA, WISATA TERBARU DI YOGYAKARTA

Yogyakarta seolah tak henti-hentinya menghadirkan tempat wisata instagenic baru yang siap menyambut para wisatawan. Yang terbaru ada wisata Langlang Buana yang diinisiasi oleh pengelola Agrowisata Bhumi Merapi dan buka pada Desember 2019. Langlang Buana ini berlokasi di Jalan Kaliurang KM.20, Sawangan, Hargobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman. Tempat wisata ini menjadi tujuan bagi kaum muda-mudi yang tak punya waktu atau budget terbatas untuk keliling dunia terutama Eropa.

Mini Eropa ala Jogja
wisata langlang buana

Kawasan Alpen House di Tempat Wisata Baru Jogja, Langlang Buana (Dok. Agrowisata Bhumi Merapi)( INSTAGRAM @AGROWISATABHUMIMERAPI)

 

Wisata Langlang Buana ini menghadirkan fasad dari tempat-tempat ikonik yang ada di dunia terutama Eropa. Santorini, pulau indah di Yunani yang begitu tersohor pun dapat Homiers jelajahi di Langlang Buana. Rumah bertembok putih dengan pintu biru membuat tempat ini tak jauh beda dari aslinya. Lanjutkan menelusuri gang-gang sempit namun indah dilengkapi rumah berpintu dan jendela kayu yang biasa ditemui di kawasan sekitar Pegunungan Alpen. Homiers juga akan melewati rumah indah dengan bendera Swiss terpampang jelas. Underground Baker Street juga akan Homiers temui di Langlang Buana. Seolah sedang berada di stasiun bawah tanah London. Sempatkan berfoto di kotak telepon merah khas Inggris. Rupanya ada pula Arab Street, kastil, dan mural bertema Renaissance. Lukisan dinding hasil karya mahasiswa ISI Jogja ini menjadi spot foto instagenic yang tak pernah dilewatkan para wisatawan yang berkunjung ke Langlang Buana ini.

 

Kostum tradisional Eropa, maksimal bergaya

wisata langlang buana

Mural Tema Renaissance di Langlang Buana (Dok. Agrowisata Bhumi Merapi)(INSTAGRAM @AGROWISATABHUMIMERAPI)

 

Bukan saja berkeliling dunia tanpa harus menempuh perjalanan puluhan jam, Langlang Buana memberikan kesempatan Homiers berfoto memakai kostum tradisional ala Eropa. Tak perlu repot-repot memakai kostum langsung dari rumah. Homiers dapat menyewanya di bagian ticketing sebelum masuk Langlang Buana. Cukup merogoh kocek Rp 20.000, durasi maksimal 1 jam. Melebihi batas waktu, pengunjung membayar lagi Rp 20.000.

 

Beli tiket on the spot

Kotak Telepon Merah di Langlang Buana (Dok. Agrowisata Bhumi Merapi)(INSTAGRAM @AGROWISATABHUMIMERAPI)

 

Langlang Buana merupakan tempat wisata yang ramah kantong di Jogja. Karena tarif untuk sekali masuk hanya Rp 20.000, sudah bebas menjelajahi setiap sudut dunia.

Transportasi dari Kota Jogja Bila Homiers sedang berlibur di Kota Jogja, dapat mencapai Langlang Buana menggunakan kendaraan bermotor. Naik ojek online dapat menjadi pilihan. Namun, berhubung jarak cukup jauh, sekitar 1 jam, sebaiknya sewa motor atau mobil saja. Sekitar Stasiun Tugu terdapat pos yang menyediakan jasa penyewaan motor. Biaya mulai dari Rp60.000 per hari.

 

Semoga Bermanfaat Homiers..

Sumber : travel.kompas.com

Share
7 Tempat Wisata Jogja Paling Hits Dekat Malioboro Yang Wajib di kunjungi

7 Tempat Wisata Jogja Paling Hits Dekat Malioboro Yang Wajib di kunjungi

Melakukan wisata ke Jogja seperti tidak ada habisnya. Jogja begitu unik karena banyak menyediakan tempat wisata yang murah dan mudah dijangkau dari mana-mana. Ada berbagai macam wisata yang tersedia di Jogja, mulai dari wisata sejarah, wisata edukasi, kampung wisata, wisata alam, dan sebagainya. Namun di antara wisata Jogja yang paling terkenal adalah Malioboro. Inilah tempat wisata di Jogja yang selalu hidup selama 24 jam. Sepanjang ruas jalan Malioboro, para wisatawan bisa puas memanjakan mata untuk berbelanja barang atau makanan dengan harga yang relatif murah. Malioboro merupakan pusat keramaian di Kota Jogja. Homiers sebaiknya tidak melewatkan Malioboro saat melakukan wisata ke Jogja. Tetapi, Homiers terkadang bingung mau ke mana setelah puas menikmati keramaian dan keeksotisan Malioboro?

Homiers gak perlu khawatir, ada 7 tempat wisata Jogja yang paling hits dekat Malioboro yang bisa dikunjungi. Yuk simak!

 

  1. Keraton Yogyakarta
    wisata jogja

Inilah wisata sejarah di Jogja yang paling dekat dengan Malioboro. Pusat budaya Yogyakarta ini bisa ditempuh dalam hitungan menit dari Malioboro. Homiers bisa mengetahui tentang sejarah panjang Jogja sekaligus menikmati berbagai atraksi budaya. Homiers bisa melihat bagaimana bentuk seragam para prajurit beserta dengan sistem kepangkatannya, berbagai jenis tarian yang masih dipertahankan hingga kini dan Pendopo Keraton tempat upacara-upacara penting digelar. Homiers akan merasakan suasana kerajaan masa lalu yang masih kental sekali. Pokoknya, Keraton Yogyakarta adalah tempat wisata Jogja yang selalu hits dekat Malioboro. Salah satu wisata sejarah Jogja ini sangat mudah untuk dituju dari segala arah.

 

  1. Titik Nol KM Jogja
    wisata jogja

Titik Nol KM Jogja adalah tempat wisata Jogja paling hits 2019 yang dekat dengan Malioboro yang bisa Homiers kunjungi bersama teman atau keluarga. Titik Nol KM Jogja adalah istilah untuk menyebut sebuah kawasan perempatan yang berada di selatan Malioboro, di Kantor Pos Besar Yogyakarta. Di kawasan ini juga terdapat Gedung Agung, Benteng Vredeburg, Monumen Batik, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. Sebagai salah satu ruang publik, kawasan ini selalu dipadati masyarakat baik untuk nongkrong, kumpul bareng komunitas maupun mengadakan pertunjukan seni.

 

  1. Tugu Jogja
    wisata jogja

Tugu Jogja menjadi salah satu tempat wisata Jogja yang paling hits dekat Malioboro. Siapa pun pasti pernah melihat Tugu Jogja ini. Dibangun pada tahun 1755 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono 1, tugu yang awalnya memiliki ketinggian 25 meter ini lahir sebagai simbol persatuan rakyat Jogja melawan penjajahan Belanda. Nama lain dari Tugu Jogja adalah Golong Gilig karena memiliki bentuk yang melingkar dan mengerucut pada pucuknya. Tugu ini juga dikenal dengan nama Tugu Pal Putih. Tugu Jogja pernah runtuh akibat gempa bumi pada 10 Juni 1867. Tahun 1889 Tugu Jogja direnovasi Belanda dan mengalami berbagai perubahan bentuk. Ketinggian tugu yang tadinya 25 meter menjadi hanya 15 meter setelah itu. Oh ya, Tugu Jogja ini juga salah satu bangunan mistis dalam mitologi Jogja. Namun, Tugu Jogja kini bukan hanya tempat yang memiliki kekuatan mistis tetapi telah menjadi obyek wisata. Sore dan malam hari, wisatawan dari segala penjuru selalu ramai mengunjungi Tugu Jogja ini untuk berfoto atau menikmati suasana khas Jogja. Homiers bisa berjalan kaki dari Malioboro menuju Tugu Jogja sambil menikmati romantisnya kota ini saat sore hari.

 

  1. Museum Benteng Vredeburg
    wisata jogja

Salah satu tempat wisata Jogja paling hits dekat Malioboro berikutnya adalah Museum Benteng Vredeburg. Bangunan yang juga terletak di sebelah selatan Pasar Beringharjo ini merupakan bekas penjara bagi para pejuang Tanah Air. Tempat wisata Jogja ini juga terletak di depan Gedung Agung dan Keraton Yogyakarta. Di dalam Museum Benteng Vredeburg terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia. Bangunan asli Benteng Vredeburg dikelilingi oleh sebuah parit (jagang) yang sebagian bekas-bekasnya telah direkonstruksi dan dapat dilihat hingga sekarang. Benteng berbentuk persegi ini mempunyai bastion (menara pantau) di keempat sudutnya.

 

  1. Taman Sari
    wisata jogja

Taman Sari merupakan sebuah taman berisi kolam air yang indah dan khas masa lalu. Karena berada di dalam Keraton Yogyakarta, sudah tentu Taman Sari adalah salah satu tempat wisata Jogja paling hits dekat Malioboro. Ini adalah tempat raja menikmati saat-saat indah dengan para selirnya di sela memimpin kerajaan. Homiers bisa melihat ruangan khusus tempat para istri menggunakan ramuan-ramuan tradisional demi merawat kulit tubuh mereka agar selalu bersinar dan wangi di Taman Sari. Homiers bisa foto-foto dengan latar belakang Taman Sari yang begitu asri dan indah dipandang mata.

 

  1. Pasar Beringharjo
    wisata jogja

Sangat dekat dengan Malioboro, maka tidak heran Pasar Beringharjo adalah tempat wisata di Jogja yang paling hits. Pasar Beringharjo telah menjadi pusat kegiatan perekonomian Kesultanan Yogyakarta selama ratusan tahun. Pasar Beringharjo memang paling terkenal buat kulakan batik. Tapi sebenarnya di sini ada berbagai macam oleh-oleh yang bisa Homiers beli. Mulai dari kaos oblong, totebag, dress batik, pouch, seprai, sandal batik, jamu, sampai suvenir pernikahan.

 

  1. Alun-alun Kidul
    wisata jogja

Mulai sore hingga malam hari, Alun-alun Kidul menjadi salah satu tempat wisata di Jogja yang paling hits dekat Malioboro. Dikelilingi bangunan kuno Keraton Yogyakarta dengan tembok di sekelilingnya, Homiers harus mencoba ritual Masangin, yaitu masuk ke ruang di antara dua pohon beringin raksasa di tengah Alun-alun Kidul sambil berjalan mundur. Selain melakukan ritual Masangin, Homiers juga bisa keliling Alun-alun Kidul dengan sepeda hias. Aneka warna cahaya dari lampu becak ini membuat Alun-alun Kidul menjadi begitu meriah malam hari. Tidak usah khawatir kelaparan atau kehausan, di sekeliling tempat wisata Jogja dekat Malioboro ini banyak yang menjual aneka makanan dan minuman khas Yogyakarta.

 

 

Sumber : dream.co.id

Share
8 Wisata Menarik Di Jogja Untuk Liburan Akhir Tahun

8 Wisata Menarik Di Jogja Untuk Liburan Akhir Tahun

Ada banyak tempat wisata di Yogyakarta yang bisa Homiers kunjungi saat liburan akhir tahun. Tidak hanya menarik, beberapa tempat wisata di Yogyakarta ini bisa Homiers kunjungi secara gratis. Buat Homiers yang ingin liburan akhir tahun ke Yogyakarta, ada beberapa tempat wisata murah di Yogyakarta yang bisa Homiers kunjungi.

Berikut ini 8 tempat wisata di Yogyakarta untuk liburan akhir tahun Homiers berasama keluarga. Yuk simak!

 

  1. Malioboro
    liburan akhir tahun

Siapa yang tidak kenal dengan salah satu tempat wisata di Yogyakarta ini? Malioboro merupakan tempat wisata murah yang bisa Homiers kunjungi hanya berjalan kaki beberapa ratus meter dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Di Malioboro ini Homiers bisa berkeliling sembari menikmati kuliner dan bahkan bisa berbelanja. Ada banyak sekali pedagang yang berjualan di sepanjang Malioboro ini, mulai dari kaos, batik, blangkon dan pernak-pernik lainnya. Selain itu, Homiers juga bisa menikmati iringan lagu yang dibawakan musisi jalanan di kawasan Malioboro.

 

  1. Tugu Yogyakarta
    liburan akhir tahun

Tugu Yogyakarta yang merupakan landmark Kota Yogyakarta ini juga bisa jadi pilihan Homiers ketika liburan akhir tahun ke Yogyakarta. Terletak di tengah persimpangan Jalan Margo Utomo, Jalan Soedirman, Jalan Am Sangaji dan Jalan Diponegoro menjadikan tempat wisata murah ini selalu ramai dikunjungi. Umumnya wisatawan menjadikan Tugu Yogyakarta sebagai latar belakang foto. Tidak hanya menjadi spot foto, konon, tugu ini memiliki nilai simbolis dan merupakan garis lurus yang menghubungkan antara Gunung merapi, Keraton Yogyakarta dan Laut Selatan.

 

  1. Keraton Yogyakarta
    liburan akhir tahun

Tidak jauh dari Tugu Yogyakarta, ada Keraton Yogyakarta yang bisa Homiers jangkau hanya dengan berjalan kaki. Keraton Yogyakarta Hadiningrat merupakan tempat tinggal Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Raja Daerah Istimewa Yogyakarta. Hanya dengan membayar Rp 10.000 per orang untuk tiket masuk, Homiers sudah bisa menikmati wisata sejarah dan koleksi Keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta Hadiningrat buka mulai pukul 08.00-14.00 WIB.

 

  1. Taman Sari
    liburan akhir tahun

Tempat wisata di Yogyakarta berikutnya ada Taman Sari. Untuk sampai di Taman Sari, Homiers cukup berjalan kaki dari Keraton Yogyakarta sekitar 10 menit. Taman Sari ini dulunya tempat peristirahatan, hiburan dan meditasi bagi Sultan dan kerabat perempuan Sultan. Kompleks Taman Sari ini merupakan satu kesatuan bangunan yang terdiri dari kolam besar dan kecil, kanal air, ruang ibadah, tempat pemandian,pesanggarahan, menara dan pulau buatan. Taman Sari ini buka mulai pukul 09.00-15.00 WIB dengan biaya tiket masuk berkisar Rp. 10.000 / orang.

 

  1. Alun-alun Kidul Yogyakarta
    liburan akhir tahun

Dari Taman Sari, Homiers bisa berjalan ke arah timur untuk menuju Alun-alun Kidul Yogyakarta. Alun-alun kidul Yogyakarta terletak tepat di belakang keraton Yogyakarta dan menjadi salah satu tempat wisata yang murah di Jogja. Alun-alun Kidul Yogyakarta atau yang dikenal dengan sebutan “Alkid” ini diyakini merupakan tempat peristirahatan bagi para Dewa. Di tempat wisata di Yogyakarta ini, Homiers tidak dipungut biaya apapun kecuali jika ingin menikmati beberapa wahana dan permainan yang ada di Alun-alun Kidul Yogyakarta.

 

  1. Tebing Breksi
    liburan akhir tahun

Tebing Breksi merupakan tempat wisata di Yogyakarta yang awalnya adalah lokasi tambang. Namun sejak tahun 2014, kegiatan penambangan ini ditutup oleh pemerintah dan pada tahun 2015 resmi menjadi tempat wisata di Yogyakarta. Tempat wisata yang Instagramable dan murah di Jogja ini dibuka setiap hari mulai pukul 06.00-21.00 WIB. Buat Homiers yang ingin berkunjung ke Tebing Breksi hanya akan dikenakan biaya parkir saja.

 

  1. Pantai Parangtritis
    liburan akhir tahun

Salah satu destinasi wisata terfavorit di kawasan Yogyakarta ini memang tidak pernah dilupakan oleh para wisatawan, dimana karena ukurannya yang cukup luas membuat Pantai ini menawarkan aktivitas yang tidak terbatas bagi para wisatawan seperti mengelilingi pantai dengan menggunakan motor ATV, Kuda maupun Delman, melakukan olahraga seperti sepak bola di pasir, bermain di pinggir ombak, bermain layangan, atau sekedar duduk-duduk sambil menikmati suasana Pantai Parangtritis yang begitu menawan. Lokasi Pantai Parangtritis ini sangat mudah diakses dari Kota Yogyakarta. Dengan jarak tempuh 1 jam dari kota Yogyakarta, Homiers bisa sampai di pantai ini. Jalan untuk menuju Pantai Parangtritis ini juga sangat luas dan landai sehingga membuat perjalanan Homiers sangat nyaman. Dan lokasi Pantai Parangtritis ini berada di Desa Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

 

  1. Kalibiru
    liburan akhir tahun

Tempat wisata di Yogyakarta berikutnya yang bisa Homiers kunjungi saat liburan akhir tahun ada Kalibiru. Kalibiru merupakan tempat wisata di Yogyakarta yang hits sejak tahun 2014. Wisata Kaliburu ini sempat menjadi trending topik karena keindahan panoramanya. Mempunyai gardu pandang yang diberi nama pohon pinus, pengunjung dapat melihat keindahan alam daerah Kulon Progo melalui gardu tersebut. Tak hanya gardu pandang yang ada di lokasi ini. Flying fox juga menjadi favorit pengunjung ketika berada di wisata tersebut. Lokasi wisata Kaliburu berada di Kecamatan Kokap. Untuk masuk ke obyek wisata ini, Homiers tak perlu merogoh kocek dalam. Hanya cukup mengeluarkan sekitar Rp. 3 ribu saja sudah dapat memasuki wilayah tersebut. Untuk menaiki obyek seperti gardu pandang dan bermain flying fox Homiers memerlukan biaya tambahan.

 

 

 

Sumber : travel.tribunnews.com

Share
Wisata ke Jogja ke Desa Wisata Gabugan sambil Menikmati Agrowisata Perkebunan Salak

Wisata ke Jogja ke Desa Wisata Gabugan sambil Menikmati Agrowisata Perkebunan Salak

Desa Wisata Gabugan atau yang lebih dikenal dengan sebutan DEWIGA merupakan desa wisata yang mengusung konsep pedesaan alami yang menawarkan kehidupan masyarakat daerah yang kental dengan tradisi jawa. Desa wisata Gabugan tepatnya berada di Dusun Gabugan, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta atau sekitar 17km dari pusat Kota Yogyakarta menuju arah Utara.

Selain nuansa pedesaan yang masih sangat kental, daya tarik wisata desa ini adalah agrowisata berupa perkebunan salak. Berbeda dengan desa wisata lainnya, disini jenis salak yang dibudidayakan adalah salak gading yang memiliki daging buah berwarna kekuning-kuningan. Disini Homiers tidak hanya berkeliling, memanen, dan makan buah salak sepuasnya saja. Homiers juga diajak mengenal lebih mengenai berbagai jenis salak dan cara budidayanya.

Budidaya Salak

Selain belajar mengenai budidaya salak, Homiers juga diajak untuk bercocok tanam mulai dari pengolahan lahan sampai proses memanen. Dengan berbagai jenis tanaman yang ada, Homiers juga bebas memilih tanaman yang pas untuk bercocok tanam.

Tak hanya belajar mengenai pertanian saja, Homiers disini juga diajak belajar mengenai perikanan dan peternakan. Desa wisata gabungan ini memiliki tambak-tambak yang cukup luas dimana Homiers dapat memancing dan menikmati hasil tangkapan ikan. Dalam bidang peternakan, Homiers akan dikenalkan berwirausaha dengan beternak unggas puyuh. Mulai dari pembibitan, pemeliharaan, pemasaran, hingga pengelolaan limbah ternak.

Desa wisata Gabugan juga ikut serta dalam melestarikan kesenian dan ketrampilan tradisional. Homiers akan diajak belajar dan praktek langsung belajar berbagai hal seperti Jathilan, karawitan, dolanan anak, merangkai janur, handycraft, dan membatik.

Tidak hanya kegiatan edukatif, Homiers juga akan diajak berkeliling menelusuri perkampungan warga, area persawahan dan perkebunan, serta menelusuri sungai. Dengan alamnya yang masih alami, hawa sejuk khas pedesaan, serta view Merapi di backgroundnya, tracking lintas desa akan terasa sangat menyenangkan.

Selama di desa, Homiers akan disuguhkan berbagai macam makanan tradisional seperti mangut lele, sego megono, tiwul slondok, dan berbagai hasil olahan salak. Homiers bisa ikut membuat makanan-makanan tersebut sembari berbaur dengan penduduk setempat.

 

Sumber : visitingjogja.com

Share
Share