9 Pilihan Destinasi Wisata Keluarga Buat Yang Mudik Ke Jogja

9 Pilihan Destinasi Wisata Keluarga Buat Yang Mudik Ke Jogja

Lebaran di Jogja, pasti istimewa!

Lebaran menjadi salah satu waktu terbaik untuk berkumpul bersama dengan keluarga. Cara terbaik buat menghabiskan quality time dengan keluarga adalah dengan wisata keluarga bersama. Kapan lagi kan kalau gak pas lebaran?

Nah, buat Homiers yang rencananya mau mudik ke Jogja dan sekitarnya bisa jadikan destinasi ini sebagai pilihan wisata keluarga untuk rencana liburan ke jogja

Yuk simak!

 

  1. Seru-seruan di Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark
    wisata keluarga

Pasti asyik kalau mainnya rame-rame bareng keluarga. Sumber foto

Tempat wisata keluarga yang pertama untuk di bahas ini bisa jadi momen yang menyenangkan kalau bisa kumpul bareng sambil seru-seruan. Jogja Bay Pirates Adventure Park bisa banget dijadiin pilihan. Taman bermain air ini konon menjadi yang tercanggih lho di Indonesia. Di dalamnya terdapat tidak kurang dari 19 wahana yang siap menantang adrenalinmu bersama denga keluarga, misalnya wahanan gelombang tsunami dan earthquake. Untuk lokasinya berada di Jl. Stadion, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

  1. Kebun Buah Mangunan
    wisata keluarga

Lihat yang ijo-ijo gini bikin seger. Sumber foto

Mayoritas orang yang pulang dari perantauan pasti pengennya datang ke tempat wisata yang adem dan sejuk. Kebu Buah Mangunan bisa jadi pilihan yang pas, karena letaknya di tengah kawasan hijau yang masih alami dan sejuk. Ada homestay, kolam renang, pembibitan sapi, kebun buah dan juga spot fotogenik.

Pas banget buat Homiers yang mau menghabiskan waktu bersama dengan keluarga. Sekalian wisata edukasi juga untuk anak, ponakan atau adek Homiers.

Lokasi Kebuh Buah Mangunan ini berada di Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

  1. Kebun Binatang Gembira Loka
    wisata keluarga

Bisa juganaik onta di sini lho. Sumber foto

Tempat wisata keluarga yang ketiga ini yaitu Gembira Loka yang memiliki koleksi hewan yang cukup banyak. Kawasannya yang dibuat rimbun dan hijau juga enak banget untuk piknik. Saat merasa lelah berkeliling kebun binatang, Homiers dapat menggelar tikar sambil makan bekal makanan yang dibawa dari rumah.

Lokasi Gembira Loka berada di  Jl. Kebun Raya No.2, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

  1. Pantai Parangtritis
    wisata keluarga

Jangan lupa ke Parangtritis ya. Sumber foto

Selain dapat menikmati suasana pantai selatan, Homiers juga bisa menjajal berbagai hal misalnya ATV dan berkuda di tepi pantai. Seru kan? Buat ngobrol santai dan makan bersama bareng keluarga  juga Parangtritis cocok lho. Datang kesini ya Homiers, untuk lokasi Pantai Parangtritis ini berada di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Jogja Upside Down World
    wisata keluarga

Bisa kan seru-seruan bareng keluarga di sini. Sumber foto

Keluarga selalu bisa jadi partner piknik yang seru. Biar momen lebaran tidak terlewat gitu aja tanpa ada kenangan berarti, coba deh ajak keluarga besarmu jalan-jalan ke Upside Down World.

Di tempat yang serba terbalik ini, Homiers dan keluarga bisa seru-seruan foto narsis. Bakal jadi kenangan yang lucu kan kalau udah pisah lagi ke kota perantauan masing-masing.

Lokasi Upside Down World ini ada di  Jl. Ring Road Utara No.18, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

  1. Candi Prambanan
    wisata keluarga

Tempat wisata keluarga yang ketiga ini yaitu Candi Prambanan selalu jadi destinasi tujuan yang ramai dikunjungi saat libur lebaran. Ini karena selain biaya masuknya yang terbilang murah, Candi Prambanan juga bisa jadi tempat piknik keluarga sekaligus wisata edukasi sejarah buat anak-anak.

Homiers dan keluarga bisa jalan berkeliling melihat keindahan candi sambil berfoto. Bisa juga sambil menceritakan sejarah tentang Candi Prambanan ke anak atau ponakan. Kalau udah merasa capek, bisa deh santai-santai menggelar tikar sambil makan bareng bersama keluarga.

 

  1. Wisata Alam Kaliurang di kaki Merapi
    wisata keluarga

Kayaknya bakal jadi pengalaman seru menghabiskan libur lebaran dengan wisata ke Kaliurang. Homiers bisa menginap di Resort Kaliurang yang terkenal dengan kesejukan dan keindahan pemandangannya. Siang harinya Homiers bisa menjajal tour mobil jeep bareng keluarga dan melihat kawasan Kaliurang yang dulu pernah dilahap Merapi.

Jangan lupa mampir ke Kaliadem untuk melihat Merapi lebih dekat. Pokoknya liburan di Kaliurang gak akan bikin Homiers dan keluarga nyesel deh!

 

  1. Pantai di Gunung Kidul, Nglambor
    wisata keluarga

Bisa santai di atas pasir putih atau menjajal snorkeling. Sumber foto

Kalau Homiers kurang puas main di Parangtritis, Homiers bisa berpindah ke kawasan Gunung Kidul. Di sini ada banyak sekali pantai yang bisa Homiers sekeluarga datangi. Tapi Pantai Nglambor bisa dijadikan pilihan.

Kenapa? Karena di sini Homiers dan keluarga bisa menjajal snorkeling. Jadi gak cuma dapat pemandangan indah pasir putih dan laut biru aja.

Lokasi Pantai Nglambor ini terletak di Dusun Ngandong, Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

  1. Kali Oya Gunung Kidul
    wisata keluarga

Lebaran bukan berarti gak bisa mencoba aktifitas yang menantang adrenalin. Justru saat kumpul bareng keluarga besar akan makin rame dan seru kalau mencoba hal yang menantang seperti tubing.

Di Kali Oya Homiers bisa banget nih nyobain tubing bareng keluarga besarmu. Menyusuri Kali Oya yang bersih dengan pemandangan alam hijau yang rimbun, bikin ati adem. Kalau mau tambah seru, Homiers bisa coba lompat indah dari atas jembatan bambu atau dari atas tebing.

Tubing Kali Oya berada di : Jl. Kali Oyah, Wisata Goa Pindul, Bejiharjo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

***

Masih ada banyak lagi destinasi wisata yang keren-keren untuk bisa Homiers kunjungi bersama dengan keluarga. Tapi destinasi di atas bisa jadi pilihan tepat buat Homiers yang mau liburan seru bareng keluarga besar di lebaran besok.

Kemudian apabila homiers saat liburan ke jogja dengan membawa banyak rombongan dan tidak memiliki tempat buat menginap, homiers bisa gunakan fasilitas simply homy guest house dengan memesannya per rumah atau per kamar. Harganya Hemat apabila di pesan bersama rombongan berkisar 800 ribu – 2 juta dengan variasi maksimal tamu 15-20 orang. Selain itu beberapa lokasi juga dekat tempat wisata di jogja dan tersedia informasi dengan rekomendasi tempat-tempat pilihan yang mudah di jangkau dari guest house simplyhomy.

Penasaran seperti apa penginapannya? homiers bisa klik >>>  simply homy guest house 

Semoga Bermanfaat Homiers

 

Sumber ; phinemo.com

 

 

 

Share
Jualan 5 Ekor Ayam Sampai Bangun Masjid Megah Masjid Suciati Saliman

Jualan 5 Ekor Ayam Sampai Bangun Masjid Megah Masjid Suciati Saliman

Masjid Suciati Saliman

Perasaan bahagia bercampur haru masih tampak di raut wajah Suciati Saliman Riyanto Raharjo, ketika sedang menceritakan pengalaman hidupnya. Perempuan kelahiran Yogyakarta, 20 Mei 1952 ini mampu mewujudkan impiannya untuk membangun masjid dengan model Masjid Nabawi yang berada di Madinah.

Berlokasi di Jalan Gito Gati, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta, masjid yang dibangun Suciati tampak mewah dan megah. Dibangun di atas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan tinggi bangunan 3 lantai dan satu basement, masjid yang dinamai Masjid Suciati Saliman ini bernuansa Timur Tengah berbalut arsitektur Jawa.

Butuh waktu sekitar 3 tahun untuk bisa membangun masjid ini. Penegakan batu pertama dilaksanakan pada 2 Agustus 2015 sampai akhirnya bisa diresmikan 13 Mei 2018, meskipun masih terus dilakukan untuk penambahan dan pembenahan pada masjid ini.

masjid suciati saliman

“Impian saya ingin membangun masjid sejak SMP, tapi saya baru bertekad kuat sejak umrah tahun 1995, sejak itu saya mulai mengumpulkan uang. Saya melihat Masjid Nabawi dan ingin kelak masjid yang saya bangun ingin menyerupai Masjid Nabawi,” ucapnya Suciati Saliman.

 

Perjalanan Ibu Suciati Saliman

Lalu siapa Suciati dan bagaimana perjalanan hidupnya sampai mampu membangun masjid megah tersebut?

“Dulu waktu masih SMP, tahun 1966, saya diberi saran orang tua untuk berjualan di Pasar Terban Jogja karena belum ada pedagang ayam di sana. Saat itu awalnya hanya jualan 5 ekor ayam kampung, saya diberi modal Rp 175,” tuturnya.

masjid suciati saliman
Seiring berjalannya waktu, tahun 1989 dari pemotongan ayam manual di rumahnya yang berada tak jauh dari lokasi masjid, usahanya terus berkembang dan kini Suciati Saliman memiliki Rumah Potong Ayam (RPA) modern bernama RPA Saliman dengan brand ayam ‘SR’. Produknya kini telah memiliki sertifikasi halal MUI dan sudah mengantongi Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Kini bisnis yang digeluti Suciati terus berkembang dan tahun 2009 dia juga mendirikan RPA Suci Raharjo di Jombang, Jawa Timur. Total produksi dari 2 pabrik di Sleman dan Jombang saat ini mencapai sekitar 100 ton per hari dan seluruh karyawannya kini mencapai 1.300 orang.

masjid suciati saliman

Menangis Saat Azan Pertama Selanjutnya pada 2014 Suciati mendirikan PT Sera Food Indonesia yang memproduksi makanan beku seperti nugget, sosis, bakso, dan patties yang pasarannya mencakup pasar modern dan tradisional di seluruh Indonesia. Perusahaan Suciati juga telah diajak bekerjasama dengan perusahaan restoran waralaba ayam goreng skala internasional.

“Saya memiliki falsafah hidup urip iku urup, yaitu dengan memberi sebanyak-banyaknya manfaat untuk orang lain, serta membuka lapangan pekerjaan,” ungkap ibu 2 anak dan 4 cucu ini.

Perjalanan bisnis Suciati ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan. Suciati sempat tertipu hingga ratusan juta rupiah. Namun hal tersebut tidak menjadi kendala bagi Suciati yang terus menjalankan usahanya dengan diiringi doa agar mimpinya untuk membangun masjid dapat terwujud.

Menangis Saat Azan Pertama

Suciati mengaku pertama kali mendengar adzan berkumandang dari masjidnya. Saat itu, azan Maghrib tepat satu minggu sebelum peresmian masjid berlangsung.

“Merasa sangat terharu, ini impian saya sejak masih SMP, bisa membangun masjid,” ucapnya.

Meskipun pembangunan masjid ini belum sepenuhnya selesai, masjid ini sudah dimanfaatkan oleh banyak orang sekitar. Selama bulan Ramadan, Suciati juga menyediakan menu sahur dan buka bersama bagi warga sekitar.

Kegiatan tausiah juga dilakukan menjelang berbuka puasa dengan mengundang beragam penceramah.

Ia tidak menampik, perizinan dan pembebasan tanah untuk pembangunan masjid tidak mudah. Sebab, di kawasan itu juga sudah berdiri sejumlah masjid.

“Namun, sasaran masjid ini adalah musafir dan karyawan saya,” ucapnya.

Suciati juga berencana untuk menetap di masjidnya. Ada satu ruangan yang masih direnovasi dan kelak menjadi tempat tinggalnya.

Referensi Penginapan dekat Masjid Suciati Saliman

Nah, buat Homiers yang mungkin sedang berlibur di Jogja saat bulan Ramadhan ini bersama dengan keluarga dapat menyempatkan untuk mengunjungi Masjid Suciati ini yang lokasinya berada di Jalan Gito Gati, Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta. Lokasi Masjid Suciati ini juga tidak terlalu jauh dengan salah satu Unit dari Simply Homy Guest House yaitu Unit Jalan Magelang. Yang dimana Homiers bersama rombongan keluarga dapat menginap di Unit Jalan Magelang ini. Kalaupun Homiers ingin berbelanja ataupun menghabiskan waktu bersama keluarga untuk makan bersama dapat mengunjungi Sleman City Hall yang lokasinya juga tidak terlalu jauh dari Unit Jalan Magelang ini.

Yuk liburan ke Jogja! Jadikan liburan Ramadhan kali ini lebih menyenangkan bersama Simply Homy Guest House. Karena di Simply “Anda Tuan Rumahnya”

 

Sumber : news.detik.com dan merdeka.com

 

Share
Rekomendasi 3 Pasar Kaget Ramadhan di Jogja Paling Meriah & Dinanti

Rekomendasi 3 Pasar Kaget Ramadhan di Jogja Paling Meriah & Dinanti

Homiers sudah tahu mau buka puasa dengan menu apa? Kalau belum, ada baiknya mampir ke pasar kaget Ramadhan di Jogja ini.

Pasar kaget Ramadhan di Jogja sudah bukan hal asing . Tempat-tempat ini banyak diserbu masyarakat yang ingin membeli bekal berbuka puasa. Homiers juga bisa berkeliling beberapa pasar kaget Ramadhan berikut ini untuk mengisi waktu menunggu Adzan Maghrib berkumandang atau ngabuburit.

Pasar Sore Ramadhan Kauman

Pasar Sore Ramadhan Kauman ini menjadi pelopor munculnya pasar-pasar kaget Ramadhan lainnya di Jogja. Pasar tiban ini berada di Jalan Ahmad Dahlan, tepatnya di Kampung Kauman RW 10 – RW 13. Pasar Sore Ramadhan Kauman ini sudah ada sejak tahun 1990-an atas inisiatif masyarakat sekitar. Kauman dikenal dengan masyarakatnya yang religius dan karena lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Agung Keraton Yogyakarta atau biasa disebut Masjid Gede Kauman.
pasar kaget ramadhan di jogja

source: tulisan-ringan.com

 

Saat Ramadhan tiba, banyak orang yang sengaja menunggu berbuka puasa di masjid peninggalan Mataram Islam ini. Dengan hadirnya pasar Ramadhan ini, para jamaah masjid dapat memilih dan membeli sendiri bermacam jajanan untuk berbuka. Masjid Kauman juga menyediakan takjil gratis, namun karena jumlah jamaah yang datang untuk berbuka cukup banyak jadi ada beberapa yang tidak kebagian. Sambil menunggu waktu berbuka dan mengantisipasi tidak kebagian takjil, Homiers bisa berkunjung ke Pasar Sore Ramadhan Kauman ini.
pasar kaget ramadhan di jogja

source: jakartarentbus.com

 

Sebagai ‘sesepuh’ pasar kaget Ramadhan, Pasar Sore Ramadhan Kauman memanjakan lidah dan mata para pengunjungnya dengan menyajikan makanan yang tidak banyak dijumpai di keseharian. Bahkan beberapa sengaja hanya ada saat Ramadhan dan di Kauman saja. Salah satu yang paling terkenal adalah Kicak. Kicak adalah takjil asli Kauman yang terbuat dari tumbukan halus beras ketan, gula, parutan kelapa, nangka, pandan, dan vanili. Biasanya dibungkus dengan daun pisang, namun sekarang kebanyakan sudah dibungkus dengan plastik mika.

pasar kaget ramadhan di jogja

source: fooddiscoverer.com

 

Cara menuju ke lokasi Pasar Sore Ramadhan Kauman ini tidak terlalu sulit. Jaraknya hanya sekitar 100 – 150 m sebelah barat Titik Nol Km. Homiers hanya perlu menemukan Gang Kauman di sebelah kiri jalan dan tinggal menyusuri lorong gang yang berisi meja-meja penuh dengan makanan berjajar rapi. Hati-hati jika membawa tas karena saat mendekati buka puasa orang-orang akan berjejalan di sana. Ada baiknya Homiers tetap waspada dengan menaruh tas di depan tubuh atau meninggalkan barang-barang berharga di rumah.

Kampung Ramadhan Jogokariyan

Pasar kaget Ramadhan yang kedua adalah Kampung Ramadhan Jogokariyan. Berbeda dengan Pasar Sore Ramadhan Kauman yang lokasinya di dalam gang kampung, Kampung Ramadhan Jogokariyan digelar di sepanjang Jalan Jogokariyan yang cukup luas.

Kampung Ramadhan sendiri diselenggarakan oleh Pengurus Masjid Jogokariyan sejak tahun 2005an. Masjid Jogokaryan ini salah satu masjid di Yogyakarta yang paling aktif. Acara keagamaan di masjid Jogokariyan ini cukup digemari dan sering mendatangkan ulama-ulama besar untuk berceramah. Bahkan ulama dari luar negeri pun juga pernah berkunjung kesini.
pasar kaget ramadhan di jogja

source: saisane.com

Simak rekomendasi homestay di jogja yang murah untuk rombongan 

Di Kampung Ramadhan Jogokariyan Homiers akan menjumpai setidaknya 300 pedagang dalam event tahunan ini. Makanan dan minumanan yang dijajakan di sini tak hanya tradisional tapi juga kekinian. Aksesnya yang mudah dan sajian yang bervariasi membuat Kampung Ramadhan Jogokariyan banyak dikunjungi sambil menunggu berbuka puasa.

Saking ramainya, perputaran uang selama pasar Ramadhan ini digelar konon mampu menembus sembilan digit alias miliaran. Selain menyelenggarakan Kampung Ramadhan Jogokariyan, pengelola masjid juga menghadirkan berbagai agenda menarik selama Ramadhan. Acara seperti buka puasa bersama yang memberikan 1000 lebih makanan berbuka gratis untuk pengunjung dan pedagang, Itikaf 10 hari penuh dan Tarawih ala Madinah dan Gaza.

Siapa saja yang boleh berpartisipasi dalam Kampung Ramadhan Jogokariyan? Meski awalnya hanya diperuntukkan untuk mendongkrak penghasilan masyarakat kampung Jogokariyan, tapi sekarang siapapun boleh turut menggelar dagangannya di sini. Buat Homiers yang berminat mencoba, bisa langsung datang ke Sekretariat Masjid Jogokariyan dan mengisi formulir.

FYI, untuk membuka stand di sini tidak dikenakan biaya alias gratis. Dengan catatan, Homiers hanya akan disediakan lapak bernomor dengan luas sekitar 1,5 x 1 meter persegi. Homiers juga dapat memberi uang infaq kepada petugas yang berkeliling sekitar pukul 5 secara sukarela.

pasar kaget ramadhan di jogja

source: majelisnurhidayah.com

 

Ini bisa menjadi ide bagi para mahasiswa yang bingung mau ngapain selama Ramadhan. Selain sebagai waktu menunggu berbuka, Homiers bisa menjadi manfaat bagi orang lain dengan menyediakan takjil dan tentunya menambah penghasilan melalui pasar kaget Ramadhan ini. Biasanya pendaftaran pedagang akan dibuka sebulan atau dua bulan sebelum bulan Ramadhan. Lokasi Kampung Ramadhan Jogokariyan ini berada tepat di sepanjang Jalan Jogokariyan atau jalan sebelah SPBU Jalan Parangtritis.

Pasar Kaget Ramadhan Lembah UGM

Homiers berada di sekitar Kampus UGM? Pastinya sudah tak asing dengan berita keramaian kawasan Lembah UGM saat waktu menunggu berbuka puasa tiba. Masyarakat Jogja memang memiliki tempat sendiri yang ingin dituju untuk menunggu bedug buka puasa menggema dan salah satu yang tak pernah sepi adalah Lembah UGM.

Di sore hari waktu bulan Ramadhan, Lembah UGM mendadak jadi pasar tiban. Salah satu pasar kaget Ramadhan ini memiliki banyak makanan dan minuman yang dijajakan, seperti es buah, es kacang hijau, siomay, batagor, gorengan, sosis bakar, es pisang ijo, es tebu, cireng, sup durian, lupis, dan lain-lain. Banyak kan?

Ada dua lokasi yang sesak pengunjung saat waktu Maghrib semakin dekat, yaitu Jalan Olahraga dan Jalan Notonegoro. Meski sempat dilarang berjualan di sekitaran jalan-jalan tersebut dan hendak dipindah ke Jalan Lingkar Timur, nyatanya pedagang tetap kekeuh dan pengunjung tetap penuh sesak berburu jajanan takjil untuk berbuka puasa. Para pedagang mengaku sudah sejak lama berjualan di sekitar Lembah UGM dan ternyata banyak pula mahasiswa yang turut buka lapak di sini untuk tambah-tambah uang Lebaran.

pasar kaget ramadhan di jogja

source: eatjogja.com

 

Memasuki jam 17.00 adalah waktu-waktu kritis di kawasan Lembah UGM. Homiers yang terpikir untuk tidak ingin turun dari kendaraan saat melintas di Jalan Olahraga dan Jalan Notonegoro untuk membeli takjil nampaknya harus berpikir ulang. Kedua ruas jalan tersebut dipastikan akan macet dan padat hingga anda mungkin akan terhenti beberapa saat.

Bagi Homiers yang memilih berjalan kaki, waspadalah untuk menjaga barang-barang ada agar terhindar dari pencopetan karena suasana yang sudah padat. Karena isu penggusuran pedagang masih hangat hingga sebentar lagi Ramadhan baru sudah akan menyambut, anda bisa mendatangi langsung Lembah UGM untuk memastikan sendiri apakah pedagang masih menjajakan dagangannya di sini tapi yang jelas ngabuburit di Lembah UGM tak pernah sepi.

 

 

Sumber : bonvoyagejogja.com

Share
Merasakan Sensasi Berkuda dan Memanah di Johnsto Yogyakarta

Merasakan Sensasi Berkuda dan Memanah di Johnsto Yogyakarta

Berkuda dapat menjadi alternatif baru bagi para wisatawan di Yogyakarta. Sebuah tempat yang mirip ranch di film koboi ini dibangun dan menawarkan beragam pengalaman dengan kuda.

Namanya Johnsto Jogja Horse And Resto. Memiliki luas lahan 4.000 meter persegi, dan tempat ini menyajikan sensasi berkuda mulai dari tujuan fun riding hingga riding class.

Sesuai namanya tidak hanya kuda yang dapat dilihat, Homiers juga bisa sekadar makan di restoran yang menyajikan beragam menu dengan harga yang relatif terjangkau.
berkuda

Johnsto berlokasi di Kutupatran, Sinduadi, Mlati, Sleman atau berjarak sekitar enam kilometer ke arah utara dari pusat kota Yogyakarta. Tepatnya di arah selatan Terminal Jombor.

Homiers yang ingin masuk ke wahana wisata berkuda ini tidak dipungut biaya. Namun, jika ingin naik kuda Homiers harus membeli tiket terlebih dulu. Tiket untuk naik kuda besar Rp.35.000 dan kuda kecil Rp.25.000. Satu tiket bisa untuk berkuda selama tiga putaran.

Sekalipun buka dari pukul 08.00-23.00 WIB, Johnsto menerapkan operasional berkuda dalam dua sesi, yaitu pada pukul 08.00-11.00 WIB dan 14.30-17.30 WIB. Tujuannya ialah supaya kuda tidak kelelahan dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Di Johnsto terdapat delapan kuda dan jenisnya beragam, mulai dari lokal, keturunan, dan juga impor dari Belanda. Ada pula Seatland Ponny atau kuda poni yang dapat dimanfaatkan untuk berswafoto.
berkuda

Harga kuda ini mencapai Rp.150 juta. Kuda ini tidak dapat ditunggangi dikarenakan ukuran tubuhnya yang kecil, hanya sebesar kambing.

Selain berkuda, Johnsto juga menawarkan pelatihan memanah dasar. Satu sesi berkisar 10 menit dan yang dibanderol dengan harga Rp.10.000, Homiers dapat belajar memanah dengan didampingi oleh pelatih.
berkuda

Wahana berkuda juga layak dijadikan objek berswafoto tanpa memberi kesan yang berlebihan. Langit yang cerah, terutama saat pagi hari, dengan hamparan padang dan beberapa tenda Indian mengesankan foto diambil di luar negeri.

“Wisata untuk keluarga, ingin belajar berkuda secara profesional juga bisa dan kami mengemasnya dalam bentuk wahana yang dijadikan satu dengan restoran,” ujar Bambang Winarno, pemilik Johnsto, Rabu, 27 Juni 2018.

 

Perhatikan Cara Menunggang Kuda
berkuda

Di wahana berkuda ini, tentunya semua kuda sudah dilatih dengan baik. Terlebih untuk kuda fun riding, yang memiliki karakter tidak responsif karena dituntun oleh pendamping.

Bambang menyebutkan bahwa karakter kuda ini sama seperti manusia, ada yang pemarah dan ada yang pendiam. Apabila manusia berusaha mendekati dengan baik, maka kuda juga merespons hal yang sama, demikian pula sebaliknya.

Sekalipun sudah dilatih, kuda tetap seekor hewan. Ada beberapa peraturan yang harus diikuti ketika mendekati kuda.

Pertama, jangan berdiri di belakang kuda supaya tidak ditendang. Terkadang kuda menganggap keberadaan sesuatu yang di belakangnya sebagai ancaman.

Kedua, jika mendekati kuda lebih baik jika membawa makanan berupa wortel atau sayur untuk menjinakkan. Akan tetapi, jika tidak ada juga tidak masalah, orang bisa mendekati dengan mengeluh kepala dan leher kuda.

“Kuda peka yang datang mau menyakiti atau menyayangi,” ucapnya.

 

Berawal Dari Hobi
berkuda

Bambang membuka Johnsto karena dia suka berkuda dan memanah sejak lima tahun lalu. Ketertarikannya terhadap kuda dimulai 10 tahun lalu.

“Tetapi waktu itu saya masih ragu karena tidak tahu cara merawat dan memperlakukan kuda,” kata Bambang.

Beruntung, seorang teman menawarkan bantuan. Seorang teman membantu Bambang mengenali karakter kuda dan bagaimana cara memelihara.

Ketertarikannya terhadap kuda dan memanah juga tidak lepas dari keimanan yang diyakini oleh Bambang. Ia berpendapat, kuda dan memanah merupakan bagian dari sunah rasul.

Biaya perawatan seekor kuda bisa mencapai Rp 2 juta hingga RP 3 juta per bulan, termasuk pakan, tapa kuda yang ganti setiap bulan, dan grooming.

Ia berencana mengembangkan Johnsto sebagai wahana edukasi. Salah satunya lewat program field trip, pengunjung diajarkan untuk memegang kuda, membersihkan sepatu kuda, bulu kuda, memasang pelana dan kendali, serta memperoleh pengetahuan jenis-jenis kuda.

Untuk riding class juga telah dibuka, yakni belajar berkuda secara profesional. Biayanya Rp.175.000 per sesi atau satu jam latihan.

Nah, buat Homiers yang mungkin sedang merencanakan untuk liburan ke Jogja bisa banget nih jadikan Johnsto ini sebagai pilihan destinasi wisata Homiers bersama keluarga. Soal penginapan Homiers juga gak usah khawatir, karna Simply Homy punya solusinya! Lokasi Johnsto ini tidak terlalu jauh dengan salah Unit Simply Homy yang berada di Jogja, yaitu Simply Homy unit Sleman City Mall. Di Unit ini cocok banget buat Homiers yang ingin liburan ke Jogja dengan membawa rombongan keluarga, karena di Unit ini dapat diisi 5-15 orang, tentunya lengkap dengan fasilitas yang Homiers butuhkan bersama keluarga.

Yuk! buruan liburan ke Jogja dan jangan lupa untuk menginap di Simply Homy Guest House. Jadikan liburan bersama keluarga lebih menyenangkan bersama Simply Homy. Karena di Simply Homy “Anda Tuan Rumahnya”

 

Sumber via liputan6.com

Share
Jogja Bay Waterpark Bisa Jadi Pilihan Liburan Bersama Keluarga

Jogja Bay Waterpark Bisa Jadi Pilihan Liburan Bersama Keluarga

Mengunjungi suatu tempat wisata merupakan salah satu cara menikmati waktu libur yang banyak dipilih. Berenang dengan beberapa wahana yang memacu adrenalin tampaknya juga dapat dijadikan pilihan nih buat Homiers yang sedang berlibur di Jogja. Tak perlu jauh dan memakan waktu perjalanan yang lama, buat Homiers yang berada di daerah Yogyakarta, dapat mengunjungi Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark. Waterpark bertema bajak laut ini menjadi salah satu kolam renang dengan wahana lengkap, baik wahana untuk anak-anak maupun orang dewasa. Fasilitas lain seperti kamar mandi dan mushala juga tersedia dengan layak. Pengunjung dapat menyewa loker yang digunakan untuk menyimpan barang. Peminjaman loker ini berbiaya Rp.30.000. Homiers juga bisa menyewa gazebo untuk menunggu keluarga yang sedang berenang dengan biaya Rp.200.000. Tiket saat musim liburan seperti ini, dikenai biaya Rp.125.000 per orang. Apabila di hari biasa atau hari kerja, tiket masuknya sebesar Rp.100.000. Saat musim liburan, lokasi wisata kolam renang terbesar di kota Yogyakarta ini banyak didatangi wisatawan. Yuk simak ulasannya:

  1. Memo Racker

 

Wahana ini berwarna-warni yang terdiri dari delapan lintasan seluncur. Apabila Homiers ingin mencoba wahana Memo Racker bersama teman-teman, maka dapat meluncur secara bebarengan, pastinya lebih seru.

 

  1. Bekti Adventure

Wahana ini menyajikan lintasan slider yang meliuk-liuk dan berputar. Bekti Adventure dapat dinikmati minimal tiga orang dan maksimal empat orang dalam sekali permainan.

 

  1. Volcano Coaster

 

Wahana ini sangat cocok bagi Homiers yang ingin melepas penat karena begitu memacu adrenalin. Permainan ini dapat dinikmati oleh tiga orang, dengan ban khusus yang memang di desain untuk tiga orang. Seluncuran ini bermuara di sungai wahana Jogja Bay, sehingga Homiers langsung dapat menikmati kolam ombak yang tersambung langsung.

 

  1. Timo-Timo Rider

 

Permainan ini di desain dengan tiga putaran sepanjang lintasan. Meskipun tidak terlalu panjang, namun permainan ini begitu asyik dan seru. Homiers dapat menikmatinya sendiri atau berdua menggunakan ban berwarna kuning yang telah disediakan di sana.

 

  1. Brando Boomeranggo

 

Wahana ini tak kalah seru dan menegangkan. Lintasan tertutup berkelak-kelok menambah tantangan tersendiri. Homiers akan meluncur dengan kecepatan tinggi, di pengujung lintasan terdapat sebuah papan yang didesain khusus yang memunculkan sensasi seolah seperti terpental. Wahana ini juga bermuara di sungai Jogja Bay, sehingga Homiers dapat langsung menikmati kolam ombak.

 

  1. Ziggy Giant Barrel

 

Wahana ini terdiri dari beberapa perosotan pendek. Terdapat barel besar di bagian atas wahana yang terisi air secara otomatis.

Apabila barel ini penuh, maka air akan tumpah ke bawah, dan pengunjung akan merasakan guyuran air yang menambah keseruan bermain di sini.

 

  1. Mimi Family

 

Kolam renang mini dengan tiga seluncuran cocok untuk Homiers yang sekedar ingin menikmati suasana dan bersantai. Tempat ini cocok bagi anak-anak, karena kolam ini tidak terlalu dalam.

 

  1. Hip Playground

 

Di sini terdapat beberapa permainan tanpa kolam Pancuran-pancuran yang dibuat dapat digunakan anak-anak Homiers untuk bermain air sepuasnya. Meskipun terdapat beberapa petugas kolam yang menjaga di setiap wahana, tetap awasi anak Homiers untuk memastikan keamanan dan keselamatannya.

 

  1. South Beach

 

Sout Beach merupakan sebuah kolam besar yang dilengkapi dengan sapuan ombak pada waktu tertentu. Saat musim liburan, adanya ombak besar diatur pengelola hampir tiap jamnya.

 

  1. Kula Playpool

 

Tempat ini cocok untuk Homiers yang hanya ingin berenang tanpa ada suatu permainan tertentu. Kolam ini lumayan besar dengan tingkat kedalaman tertentu. Tetap perhatikan keselamatan dengan menyesuaikan kedalaman kolam dengan tinggi badan Homiers ya.

 

Sumber :travel.kompas.com

 

Share
Share