Inilah Cara Mudah Mendapat Passive Income Terutama Dalam Property Passive Income

Inilah Cara Mudah Mendapat Passive Income Terutama Dalam Property Passive Income

Anda yang telah bekerja sepanjang waktu dan mengharapkan pendapatan lebih disetiap bulannya? Mari pahami singkat tentang pasi income.

Apa itu pasif income?

            Pasif income (passive income) adalah pendapatan secara kontinew yang selalu anda dapatakan tanpa harus bekerja keras bahakan tanpa bekerja sama sekali. (kerja sekali dapat hasil selamanya). Passive income ini bisa anda dapatakan bila anda terjun pada bisnis yang tepat dan dengan cara yang tepat pula anda akan mendapatkan manfaatnya. Berikut beberapa ulasan ragam mendapatkan pasif income tanpa harus melakukan usaha lebih dan bisa disesuaikan dengan keuangan,pekerjaan, dan gaya hidup anda.

Berikut beberapa cara yang bisa anda dapat lakukan.

  1. Menggunakan Properti yang Disewakan
    Bisnis properti adalah bisnis yang selalu di cari oleh pelaku bisnis jaman sekarang. Mengapa? Karena bisnis properti selalu mendapatkan keuntungan yang lebih baik dibandingkan investasi lain, harga tanah dan penghuni / penyewa yang selalu bertambah. Salah satu yang sangat di cari oleh pelaku bisnis adalah pasif income. Anda bisa mendapatkan passive income dengan cara menyewakan properti yang anda miliki. Salah satu contoh anda bisa menyewakan kos-kosan atau tempat tinggal bagi mahasiswa di dekat kampus. Lumayan bila keuntungan sebulan mencapai 10juta untuk bisnis kos kosan atau penyewaan properti anda yang tidak akn pernah sepi kaena di gunakan sebagai huniaan atau tempat tinggal. Karena menyewa akan tergantu pada huniaan atau properti anda. Jika anda ingin memiliki pasif income salah satu asset yang dapat anda bangun adalah bisnis properti. Investasi uang anda untuk membeli properti dan kemudian menyewakan.
  1. Pendapatan pada Asset Kertas
    Cara ini bukalah mengarah pada bisnis tetapi lebih tepatnya pada investasi dan menabung. Bila saja anda tidak tertarik untuk berinvestasi di bidang properti mungkin cara ini cocok untuk anda. Anda bisa menginvestasikan uang anda ke reksadana atau saham. Bila anda dapat memanfaatkan asset asset anda anda bila menghasilkan passive income bagi anda.
  1. Royalti
    Ketika anda memiliki karya anda bisa saja memberinya hak cipta, maka anda berhak mendapatkan royalti dari karya anda. Cara ini bisa di gunakan bila karya anda dapat digunakan untuk banyak orang. Salah satunya adalah karya berupa e-book atau buku. Bila anda tidak memiliki karya untuk di jual anda bila mendaftarkan affiliate seperti amazon untuk mendapatkan royalty.  Bila untuk anak muda atau pembuat karya, anda bisa membangun karya karya anda agar bisa mendapatkan royalty. Bila anda sebagai penulis anda bisa menggunankan buku buku anda untuk mendapatkan pendapatan.
  1. Bisnis MLM (multi level marketing)
    Bisnis selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan passive income adalah MLM (multi level marketing). Terlepas dari pro kontra di indonesia  terhadap multi level marketing, ternyata bisnis ini bisa menghasilkan passice income. Bagi mereka yang sungguh sungguh menekuni bisnis multi level marketing ini. Mereka memiliki asset dalam bentuk network atau jaringan. Diman jaringan ini yang nantinya akan menghasilakan uang ke kantong pribadi mereka.
  1. Franchise atau Waralaba
    Dan terakhir yang bisa menjadi sumber passive income anda adalah franchise atau waralaba. Bisnis ini termasuk yang paling popular di Indonesia. Ada beberapa jenis franchise yang bisa anda coba andara lain. Franchise mini market,rumah makan.guest house. Salah satu yang paling popular dan ada di seluruh Indonesia adalah mini market seperti contohnya indomart dan alfamart.

    Selain itu di era modern ini ada konsep baru yang menggabungkan antara pin 1 yaitu property yang di sewakan dan poin 5 yaitu franchise, menjadi franchise property dimana konsepnya adalah memproduktivitaskan aset property sehingga dapat mendatangkan passive income, hal ini juga dapat disebut property passive income, sehingga untuk anda yang memiliki rumah tidak terpakai dapat di produktivitaskan menjadi franchise property yang menguntungkan seperti contohnya pada franchise property simply homy guest house.

recommended for you :

source :

Share
Apa itu passive income terutama dalam bidang property dan bagaimana mewujudkan property passive income  Part 2

Apa itu passive income terutama dalam bidang property dan bagaimana mewujudkan property passive income Part 2

Melanjutkan pembahasan yang lalu mengenai Apa itu passive income terutama dalam bidang property dan bagaimana mewujudkan property passive income    kali ini kita akan membahasnya lebih mendalam lagi.

Nah, orang kaya adalah mereka yang punya banyak aset dengan sedikit liabilitas. Secara singkat, dapat anda rumuskan begini.

Kekayaan = aset – liabilitas.                  Atau                 kekayaan = aset – hutang/biaya.

Ketika anda ingin memiliki passive income, maka anda perlu memiliki banyak aset. Semakin banyak aset yang anda miliki, bisa jadi semakin besar pula jumlah uang yang akan anda dapatkan dari passive income. Bagaimana anda menciptakan passive income, ini adalah beberapa cara yang paling populer. Ada ragam cara untuk memiliki income secara pasif, dan menurut beberapa sumber berikut adalah langkah yang paling sering diambil banyak orang.

Beli rumah dan menyewakannya

Ini mungkin yang paling sering terdengar  dan bagian lain bisnis investasi. Anda membeli beberapa rumah, mencari seseorang untuk menyewa rumah dan mengumpulkan uang sewa. Rumah-rumah yang anda miliki memberikan pendapatan pasif. Namun, tidak banyak orang yang mampu untuk membeli rumah. Oleh karena itu, jika anda ingin menggunakan metode ini untuk membuat pendapatan pasif, anda harus memiliki uang tunai di tangan untuk melakukan hal ini.

Memperoleh royalti

Ini adalah metode lain untuk membuat pendapatan pasif. Hal ini sering digunakan dalam penulis, artis, dan media entertaiment. Mereka akan menulis, menyanyi atau memiliki sesuatu yang yang mereka ciptakan, mempublikasikan dan memperoleh penghasilan dari sana. Contoh terbaik adalah penyanyi. Mereka merekam lagu mereka di album dan didistribusikan secara online atau offline untuk para penggemar untuk membeli. Hal ini membuat mereka memperoleh pendapatan pasif. Namun, seperti yang anda tahu bahwa tidak semua orang di bumi bisa masuk ke pencipta lagu atau penyanyi tersebut.

Internet marketing

Sekarang, ini adalah sangat populer di internet. Kebanyakan berhubungan internet marketing sebagai pendapatan pasif. Nah, untuk bergabung dengan hal tersebut anda membangun sebuah tim, memperlakukan bahwa sebagai bisnis anda sendiri dan menjalankan karena anda CEO, maka yang benar-benar pendapatan pasif untuk anda dan di sini mengapa ketika anda menjalankan bisnis internet marketing anda sebagai CEO, anda secara efektif memanfaatkan anggota tim anda bekerja untuk anda. Bahwa pendapatan pasif. Hal ini yang kebanyakan orang berpikir bahwa, anda memasang website, membeli beberapa alat otomatisasi (yang tidak lagi bekerja secara efektif) maka anda akan mendapatkan penjualan. Benar kadang-kadang anda akan mendapatkan penjualan di sana-sini, tapi ini secara fisik bekerja dan tidak pasif income. Jadi internet marketing bukan penghasilan pasif sampai anda membangun tim anda.

Internet network marketing

Ini adalah perkawinan antara internet marketing dan model jaringan pemasaran. Ini tidak benar-benar model baru menciptakan pendapatan pasif. Ini adalah inovasi membawa teknologi tinggi dan sentuhan yang tinggi bersama pula. Jaringan pemasaran yang benar-benar dapat menciptakan passive income untuk anda karena ia bekerja pada prinsip leverage, sementara internet marketing adalah untuk menarik orang-orang yang ingin mendapatkan penghasilan pasif.

Untuk sekali, anda dapat bekerja di pemasaran jaringan sementara masih memiliki pekerjaan anda ketika anda membuat bahwa pendapatan pasif untuk diri sendiri. Kelemahan pemasaran jaringan adalah bahwa, karena masuk rendah, itu membuat banyak orang tidak menempatkan komitmen 100% ke dalamnya karena dibandingkan dengan orang-orang yang menempatkan dalam ratusan ribu mendirikan bisnis tradisional atau waralaba.

Sedikit kesimpulan

Dengan berfokus pada membangun aset, maka segala hal yang tidak berhubungan dengan kegiatan membangun aset harus anda abaikan. Jika anda ingin meraih passive income, maka sudah saatnya anda mulai fokus untuk terus membangun aset. Lantas, aset-aset apa saja yang dapat menjadi sumber passive income anda? Aset-aset apa saja yang dapat anda bangun untuk segera menghasilkan passive income?

Nah itulah bagaimana mewujudkan passive income terutama dalam  bidang property passive income . Jadi apakah anda sudah siap untuk mendapatkan passive income sekarang?

 

recommended for you :

 

source :

Share
Apa itu Passive Income Terutama dalam bidang Property dan Bagaimana mewujudkan Property Passive Income

Apa itu Passive Income Terutama dalam bidang Property dan Bagaimana mewujudkan Property Passive Income

Ada banyak macam usaha untuk membuat penghasilan pasif untuk kehidupan seseoarang.  amun, tidak banyak orang yang mengetahui bagaimana mendapakan pasif income. Dari Wikipedia menjabarkan tentang pemahaman pasif income ; passive income adalah penghasilan yang diterima secara teratur, dengan sedikit usaha yang diperlukan untuk mempertahankannya. Untuk pekerjaan Anda dibayar pada jam, hari ata dalam bulanan. Anda dibayar berdasarkan berapa banyak waktu yang Anda masuk dalam bekerja dan berapa banyak Anda dibayar sangat tergantung pada jenis pekerjaan juga. Ketika Anda berhenti bekerja, penghasilan Anda berhenti. Tapi itu tidak terjadi passive income. Seperti dikatakan sebelumnya, pendapatan pasif dan pendapatan yang akan diterima secara teratur dan terus menerus, apakah Anda bekerja di dalamnya atau tidak. Ada banyak cara untuk membuat semacam itu pendapatan untuk diri sendiri. Di bawah ini menunjukkan bagaimana pendapatan pasif yang diciptakan oleh orang lain.

Memiliki passive income bukan berarti anda tidak perlu melakukan apa-apa, lalu dengan sendirinya uang datang. Untuk bisa memiliki passive income ada proses yang harus di lalui. Tak jarang, orang harus megorbankan sesuatu terlebih dahulu supaya bisa memiliki passive income.

Apa Itu Passive Income?

Passive income terdiri dari dua suku kata, yakni passive dan income. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pasif artinya bersifat menerima saja, tidak aktif, tidak giat,tidak terlibat. Sedangkan income (pendapatan) berarti sesuatu yang anda dapatkan (dalam hal ini berupa uang atau materi). Jadi, passive income bisa anda artikan sebagai pendapatan yang anda terima tanpa perlu aktif bekerja. Singkatnya, tanpa harus aktif bekerja, anda masih bisa mendapatkan income.

Mengapa Perlu Memiliki Passive Income?

Setiap orang tentu punya alasan yang berbeda-beda mengenai mengapa mereka perlu memiliki passive income. Kendati demikian, secara umum inilah alasan mengapa anda perlu memiliki passive income. Ketika anda memiliki passive income, anda tetap bisa menghasilkan uang/pendapatan tanpa harus aktif bekerja. Artinya, waktu yang anda gunakan untuk bekerja dapat anda gunakan untuk kegiatan lain yang benar-benar anda nikmati/sukai.

Jika Anda adalah seorang ibu rumah tangga, akan sangat baik apabila Anda juga bisa mempunyai passive income. Mengapa? Karena Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus aktif bekerja di luar sana. Anda tidak perlu meninggalkan anak-anak dan  Anda tetap bisa menghasilkan uang meski Anda sedang berada di rumah.

Atau barangkali Anda ingin pensiun dini. Jika Anda ingin pensiun dini maka Anda perlu memiliki passive income. Mengapa? Karena ketika Anda memiliki passive income, passive income tadilah yang akan menghasilkan uang untuk membiayai hidup Anda. Anda tidak harus tetap bekerja, tetapi ada passive income yang jadi sumber uang untuk pembiayaan hidup Anda.

Bagaimana Cara Supaya Memiliki Passive Income?

Passive income terjadi ketika anda mendapatkan uang tanpa harus bekerja secara aktif. Nah, supaya bisa tetap mendapatkan uang tanpa perlu bekerja secara aktif maka anda harus memiliki aset.

Apa itu aset?

Robert Kiyosaki mendefinisikan aset sebagai segala sesuatu yang menghasilkan uang ke kantong anda. Apapun yang menghasilkan uang ke kantong anda, itu adalah aset.

Ambil contoh, Anda punya rumah di komplek perumahan dekat kampus A. Nah, rumah tadi dapat Anda jadikan sebagai hunian untuk kos-kosan. Rumah tersebut Anda sewakan kepada mahasiswa di kampus A. Mereka yang ingin tinggal di rumah/kos-kosan tersebut harus membayar biaya sewa bulanan. Setiap bulannya ada 7 mahasiswa yang membayar biaya sewa bulanan ke Anda. Dari sana, Anda sudah berhasil mendapatkan uang (dalam bentuk sewa bulanan). Dengan demikian, rumah yang Anda jadikan sebagai hunian kos-kosan sudah termasuk sebagai aset.

Lain halnya kalau rumah tadi Anda tempat sendiri dan kemudian Anda membayar biaya bulanan untuk rumah tersebut (misal : biaya air, biaya listrik, dsb). Ketika rumah tadi tidak menjadi pengisi uang ke kantong Anda dan rumah tersebut mengharuskan Anda membayar maka rumah tersebut menjadi liabilitas. lalu anda dapat menggunakan rumah anda untuk mendapatkan passive income dengan cara-cara seperti mengontrakan rumah tersebut sehingga hal ini menjadikan property anda menjadi property passive income

Nah, orang kaya adalah mereka yang punya banyak aset dengan sedikit liabilitas.

Okay, next kita akan melanjutkan detail mengenai passive income dan bagaimana cara mewujudkan property passive income yang menguntungkan.

recommended for you :

 

source :

Share
Inilah Cara Tepat Investasi Property Passive Income Tahun 2017

Inilah Cara Tepat Investasi Property Passive Income Tahun 2017

Untuk Anda yang berencara investasi property passive income tahun 2017 , inilah moment tepat dengan anda mengetahui tips ini. Investasi properti merupakan salah satu investasi property passive income paling favorit selain saham, emas, surat hutang (bond) dan aset berharga lainnya. Investasi properti dapat memanfaatkan pinjaman bank jadi dibutuhkan modal yang jauh lebih rendah untuk mendapatkan nilai aset yang jauh lebih tinggi dan pendapatan sewa dapat digunakan untuk membayar cicilan bank. Beberapa faktor lainnya mengapa investasi properti jauh lebih menarik dan lebih menguntungkan dibandingkan dengan investasi aset yang lain adalah :

  • Investasi properti jauh lebih stabil dibandingkan saham yang dapat naik serta turun dengan cepat.
  • Harga properti yang selalu cenderung naik sesuai dengan peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat.
  • Populasi yang terus bertambah dan tanah yang terbatas.
  • Dapat menghasilkan pendapatan sewa. (Emas dan saham yang tidak membayar dividen tidak bisa menghasilkan pendapatan tetap).
  • Proteksi terhadap inflasi yang terjadi.
  • Keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan bunga deposito.
  • Mudah untuk diversifikasi.
  • Diversifikasi Investasi Properti

Investasi properti mudah untuk diversifikasi, sebagai investor properti yang cermat, anda dapat mendiversifikasi portfolio anda dengan tipe investasi yang berbeda seperti residential dan commercial. Contoh residential properti seperti rumah serta apartemen. untuk commercial contohnya seperti ruko, shopping mall, hotel, kantor, restoran, guest house, dan lainnya.

Selain tipe properti, investor yang cerdas biasanya mendiversifikasikan properti mereka berdasarkan negara. Destinasi yang paling diincar oleh investor adalah negara yang memiliki minat sewa yang cukup tinggi dan stabilitas ekonomi yang baik seperti Singapura, Australia, London, Manchester. Untuk anda yang memiliki preferensi investasi di negara berkembang yang memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi biasanya akan berinvestasi di negara seperti Filipina, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Indonesia dan Malaysia.  Ada beberapa hal yang dapat menentukan investasi properti yang baik antara lain :

  1. Lokasi
    Pertama, anda harus melihat lokasi properti yang ingin anda investasikan. Berikut beberapa pertanyaan yang harus anda cari tahu mengenai lokasi properti anda tersebut. Apakah dekat dengan pusat kota atau  tempat bisnis? Seberapa mudah akses menuju lokasi properti anda baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi publik seperti bus atau angkutan umum? Apakah ada pusat perbelanjaan, supermarket, tempat makan, klinik atau rumah sakit, dan sekolah di sekitar properti anda?
  1. Rencana perkembangan lokasi
    Lebih lanjut, anda perlu mengetahui rencana perkembangan di lokasi sekitar properti yang anda minati. Apa ada konstruksi shopping mall, daerah perkantoran, MRT, atau lainnya yang dapat mendorong lokasi ini menjadi lebih menarik dan harga properti anda menjadi lebih tinggi.
  1. Reputasi pengembang
    Reputasi pengembang merupakan salah faktor yang akansering terlupakan oleh para investor karena terlalu fokus terhadap berapa besar keuntungan yang akan didapatkan. Resiko bangunan tidak selesai dibangun dan banyak cacat dalam bangunan merupakan alasan mengapa anda perlu mempertimbangkan reputasi dari pengembang.
  1. Harga sewa (Rental yield) dan potensi keuntungan
    ada 2 faktor yang memepengaruhi investasi dalam hal ini .Berapa pendapatan sewa yang bisa anda dapatkan dan potensi keuntungannya yang akan anda dapatkan? Jika anda berinvestasi properti di luar negeri, anda juga perlu mempertimbangkan keuntungan dari nilai pertukaran mata uang.

recommended for you :

 

 

source :

Share
Inilah 5 Cara Mendapatkan Passive Income Dengan Mudah Terutama Dalam Property Passive Income

Inilah 5 Cara Mendapatkan Passive Income Dengan Mudah Terutama Dalam Property Passive Income

Mendapatkan penghasilan pasif atau passive income merupakan dambaan bagi kebanyakan orang. Kebanyakan sumber pendapatan pasif akan membutuhkan waktu dan modal untuk dipergunakan sebagai modal, tetapi jika berhasil, maka penghasilan akan mengalir terus tanpa perlu bersusah payah untuk bekerja atau tidak ikut campur dalam pekerjaan itu.

Berikut adalah beberapa cara yang bagus untuk menghasilkan pendapatan pasif.

  1. Membuat sebuah produk
    Siapapun dapat memperoleh penghasilan pasif dengan menciptakan produk digital seperti file audio, buku elektronik, video atau presentasi dan kemudian menjualnya secara otomatis. Dengan hanya membuat satu produk digital, anda sudah bisa menjualnya kepada 1000 orang. Salah satu media yang paling popular adalah youtube. Setelah anda upload video di youtube setelahnya anda tinggal menunggu jumlah view. Untuk jumlah view tertentu pihak youtube akan mengirim uang misalnya telah mencapai 1000 penonton. Cukup dengan menggunakan sistem otomatis yang tersedia di berbagai website. Anda tidak perlu lagi menagih pembayaran dan mengirim produk tersebut kepada pembeli. Jika benar produk anda sangat menarik, banyak tempat untuk menjualnya. Sebut saja Clickbank dan Amazon yang merupakan surga bagi para pembeli semua jenis barang. Ataupun anda bisa membuat website atau setidaknya menyewa jasa pembuat website untuk mejual semua produk digital yang anda miliki. Ini sangat menyenangkan karena kecanggihan teknologi informasi saat ini dapat melakukannya secara otomatis. Pembayaran yang terintegrasi seperti paypal akan sangat membantu dalam melakukan transaksi.
  2. Menjual Ruang Kosong Situs atau Newsleter dengan Iklan
    Jika anda hobi menulis dan menuangkan tulisan anda kedalam bentuk blog atau website, maka akan sangat memungkinkan untuk menjual ruang iklan di blog anda. Meskipun Anda harus melakukan kerja keras untuk membuat website yang sukses dengan banyak pengikut, pendapatan iklan adalah kesempatan pendapatan pasif di mana pemilik usaha lain akan membayar Anda untuk memasukkan iklan di situs Web atau di newsletter Anda. Tersedianya berbagai jaringan iklan seperti Google Adsene dapat memudahkan situs anda tanpa perlu mencari pengiklan secara langsung.
  3. Memiliki sebuah usaha atau bisnis
    Tidak ada salahnya mengerjakan beberapa orang untuk menjalankan sebuah usaha bisnis anda. Atau dengan membeli sebuah usaha orang lain juga merupakan salah satu cara untuk medapatkan pasif income dengan system franchise. Setiap kali usaha yang dijalankan mendapatkan keuntungan, secara otomatis keuntungan tersebut merupakan keuntungan pemilik usaha. Para pemilik cukup menggaji karyawan yang bekerja pada tempat tersebut. Biasanya  dengan membuka salon, warnet atau rumah makan sederhana dan mengerjakan orang untuk mengurusnya sudah menjadi sumber pendapatan yang cukup baik.
  4. Menjadi seorang pemilik lahan atau properti
    Orang yang memiliki properti atau lahan kosong, dapat memiliki pendapatan pasif dengan cara menyewakan properti atau lahan tersebut. Orang-orang yang menyewa tempat tadi akan membayar anda sesuai kesepakatan yang telah di tentukan kedua belah pihak. Setiap pembayaran yang anda terima merupakan penghasilan pasif karena anda tidak perlu bekerja lagi, cukup menunggu pihak penyewa membayarkan uang sewa tempat tersebut.Ditambah lagi apabila Anda memiliki rumah lain yang tidak terpakai atau mengganggur,  memproduktivitaskan rumah atau property dengan cara menyewakan rumah sebagai hunian sementara dapat berpotensi memperlancar paasive income Anda, namun hal ini pun masih perlu di perhatikan pada bagian manajemen pengelolaannya. Tapi kabar baik seiring perkembangan zaman menyerahkan tanggung jawab pengelolaan property anda kepada team ahli yang profesional pada bidangnya adalah cara yang tepat dan tidak membuat anda repot dalam mengurusi pengelolaan. Hal ini membuat property yang awalnya tidak terpakai dan tidak terawat menjadi property passive income yang terawat. Untuk lebih jelasnya anda dapat mengetahui detailnya di Rumah/Kos/Ruko Anda akan mendapatkan Passive Income menguntungkan dengan metode ini
  5. Investasi
    Banyak cara untuk menginvestasikan uang yang anda punya untuk medapatkan penghasilan pasif income. Tapi tentu saja semua investasi yang tersedia dapat memberikan anda keuntungan dan kerugian yang besar. Kecermatan dalam memilih objek untuk berinvestasi harus di utamakan. Beberapa cara yang paling aman untuk berinvesatasi adalah dengan meminjamkan uang anda pada orang-orang yang kreatif dalam bidang tertentu. Dengan begitu hal yang dikerjakan orang tadi diharapkan dapat berkembang dan anda akan mendapatkan persenan dari setiap keuntungan yang  beliau diciptakan. Di ekonomi modern berinvestasi dalam saham dan mendapatkan deviden merupakan sarana untuk mendapatkan pasif income yang paling banyak dicari. Berinvestasi di bank (menabung) dengan mendapatkan bunga setiap bulan juga meruapakan bentuk passive income.

recommended for you :

 

Source :

Share
Share