Untuk Anda Berumur 20 tahun keatas, Inilah 4 Tips Menjalankan Bisnis Di Usia Muda

Untuk Anda Berumur 20 tahun keatas, Inilah 4 Tips Menjalankan Bisnis Di Usia Muda

Mulailah Bisnis Di Usia Muda agar Impian Anda Lebih Cepat Tercapai

Usia muda adalah usia yang paling bagus untuk berusaha. Banyak pakar motivasi yang sering berkata pada orang-orang yang masih muda dengan kalimat “Habiskan Jatah Gagalmu di Usia Mudamu!” Kalimat tersebut mengandung sebuah pesan tersirat bahwa di usia muda adalah masa-masa membangun usaha tanpa perlu merisaukan akan terjatuh. Jika jatuh, maka masih ada waktu untuk bangkit dan mencobanya lagi dengan cara lain. Usia muda adalah usia untuk mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga dari berbagai usaha yang dilakukan.

Untuk menjadi pembisnis di usia yang masih muda, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengatur mindset kita. Menjadi seorang pembisnis artinya merupakan berani menjadi bagian dari para pencari kesuksesan finansial. Jika anda menjumpai pertanyaan, “Bagaimana cara menjadi seorang pembisnis sukses tanpa modal?” Jawabanya sederhana, “Tidak bisa”. Kembali kepada mindset, hal yang perlu dipahami adalah jika kita ingin cepat sukses, modal-modalnya haruslah ada. Dan jika berbicara modal, itu tidak berarti hanya dana atau uang, tetapi bisa apa saja yang bisa diperjuangkan untuk menjalankan bisnis. Bahkan ada yang berkata, “kamu bisa bermodal dengkulmu dalam bisnis!” Bukan isapan jempol semata, modal memang diperlukan dalam bisnis. Nah, di usia muda ini banyak cara kreatif untuk mendapatkan berbagai modal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis kita.

  1. Manfaatkan daya ungkit modal apa saja yang dimiliki.

Sejatinya, semua orang pasti punya modal, entah itu tanah, motor, alat elektronik, alat kerajinan, pakaian dan lain-lainnya lagi, semua itu adalah modal yang bisa dimanfaatkan, bahkan seperti yang sudah dikatakan seblumnya, dengkulmu juga modalmu. Hanya saja nilainya yang mungkin bervariasi. Jadikan modal-modal itu bukan hanya modal dana tetapi juga modal untuk motivasi diri supaya anda punya target mengambil kembali dari apa yang sudah dikeluarkan untuk modal, sehingga kinerja semangat muda kita dapat tumbuh. Jika memang semua modal-modal itu memang tidak ada, janganlah cepat mengambil jalan pintas dengan berhutang, namun gadaikan keringatmu untuk mendapatkan modal dengan bekerja.

  1. Selalu belajar mendapatkan uang secara efektif.

Belajar mendapat uang secara efektif tentu saja sangat sulit bagi yang tidak mengetahui triknya. Beberapa trik sederhana yang bisa dicoba di usia muda adalah dengan belajar sambil bekerja sama dengan pihak-pihak yang berpengalaman yang bisa anda manfaatkan. Sekalipun anda harus bekerja keras dengan orang yang potensial tersebut, tetap lakukanlah secara tabah dan penuh perjuangan. Selain itu, dukunglah dengan keahlian manajemen diri yang baik, terutama bagaimana meminimalis biaya kebutuhan hidup sendiri. Trik penutup, jangan ragu ambil resiko ketika masih muda. Jika ada peluang yang bisa dikerjakan, maka segera ambil dan kerjakan sebelum orang lain melihat peluang tersebut. Uang-uang yang kita butuhkan akan terkumpul secara efektif ketika kita melakukan trik-trik tersebut.

  1. Asah kemampuan berbicara dan negosiasi.

Dalam bisnis apapun, skill berbicara dan bernegosiasi sangatlah berguna, terutama ketika dalam proses transaksi. Anda bisa berlatih hal-hal tersebut dalam pertemuan-pertemuan bisnis maupun non bisnis yang diadakan dalam bentuk acara baik yang secara gratisan maupun yang perlu biaya. Selain akan mendapat dan memperluas relasi, juga secara langsung kita akan belajar berbicara dan bernegosi dengan banyak orang. Berbicara dan bernegosiasi memang perlu dilakukan pembiasaan dengan berlatih mempraktekkan langsung.

  1. Tingkatkan selalu kualitas diri baik sikap maupun kemampuan.

Saat ini, kemampuan diri (skill) memang dianggap penting untuk sebuah pekerjaan, termasuk dalam bisnis, namun ada yang lebih penting yaitu kualitas sikap kita. Sikap yang baik dan terpancar dari diri kita akan timbul respect yang baik dari orang-orang yang potensial. Orang-orang tersebut bisa jadi adalah market bisnis kita. Kualitas diri yang baik dibalut dengan kemampuan yang mumpuni akan membuat kita semakin terlihat profesional dan tentu saja mudah mendapat kepercayaan orang-orang.

Share
Inilah Cara Menjadikan Rumah Menjadi Guest House Yang Produktif

Inilah Cara Menjadikan Rumah Menjadi Guest House Yang Produktif

Bagaimana Cara Menjadikan “Rumah Nganggur” Anda Menjadi Guest House Yang Produktif

 

Salam sejahtera bagi kita semua. Semua orang tentunya memiliki impian yang sangat ingin diwujudkan menjadi kenyataan. Impian-impian itu tidak lepas dari berbagai hal yang nantinya akan membawa pada kebahagiaan hidup. Sebagian besar orang menganggap kebahagiaan datang lewat salah satu aspek yaitu dari segi finansial.

Saat ini memang tidak bisa disangkal, gaya hidup dan kebutuhan hidup seakan menyatu erat menjadi suatu hal yang sangat berpengaruh terhadap rasa kebahagiaan. Sebagai orang yang beriman dan juga bertaqwa tentunya kita tidak dianjurkan untuk hidup menjadi serba tidak produktif dan serba kekurangan. Untuk itu, sebagai hamba Tuhan yang menginginkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat tentunya selalu berusaha meraih impian tersebut yang salah satunya memenuhi kebutuhan hidup melalui jalur finansial yang mapan dan bisa terus berkembang.

Entah anda dari kalangan orang pembisnis, wirausahawan, pegawai, ataupun orang biasa, semuanya pasti akan berusaha mencari-cari peluang yang bisa dikerjakan dan dimanfaatkan. Kali ini ada sebuah informasi tentang sebuah peluang yang bisa semua orang manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan finansial masing-masing. Ini memang sebuah bisnis, bisnis waralaba tepatnya. Satu hal yang pasti, bisnis ini tidak rumit, tidak perlu menjadi manusia yang repot mengurus bisnis ini, dan tidak perlu pula trik khusus agar sukses dalam bisnis ini.

Yaitu Bisnis waralaba guest house dengan cara menjadikan rumah menjadi guest house dikelola yang di bantu dengan pengelolaan oleh Simply Homy hanya sekedar memanfaatkan aset rumah anda yang “nganggur” atau dengan kata lain kurang produktif dan bahkan tidak terpakai. Tidak hanya rumah, bahkan juga bangunan seperti kos-kosan hingga ruko yang “nganggur” akan bisa dimaksimalkan dengan pengelolaan kami. Jika anda bergabung bersama kami, dalam sekejap aset properti (rumah) anda akan bisa kami kelola secara profesional dalam kurun waktu tertentu.

Hasilnya tentu saja akan ada profit berupa “passive income” bagi pemilik aset dan aset anda berubah menjadi guest house dengan kualitas hotel bintang 3 yang nantinya juga tetap menjadi milik anda.

Jadi, tidak ada ruginya bukan? Segeralah bergabung bersama kami dan menjadi sukses. InsyaAllah secara bersama-sama semua bisa terwujud.  Untuk Anda yang ingin mengetahui informasi selengkapnya, Anda dapat menghubungi no.hp marketing di 0812.4049.3556(Harta) | 0856.4356.7337 (Yusuf).

Salam sukses!

 

Share
Perhatikan! Inilah Tips Menghindari Bisnis Gagal di Era Digital

Perhatikan! Inilah Tips Menghindari Bisnis Gagal di Era Digital

Bagaimana Cara Menghindari Bisnis  Gagal di Era Digital Agar Sukses Berjualan Online?

 

Pesatnya perkembangan IPTEK terutama pada teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyak hal menjadi berubah. Paradigma seseorang dalam menyampaikan informasi ataupun mengakses informasi juga telah berubah. Perubahan ini berdampak juga pada aspek bisnis.

Saat ini, hampir semua bidang bisnis melibatkan peran teknologi informasi dan komunikasi, ringkasnya dapat dikatakan bahwa para praktisi bisnis memulai untuk melakukan digitalisasi berbagai aspek dalam bisnisnya. Di era digital, contoh yang paling mudah dipahami dalam menerapkan bisnis dengan basis digital adalah memakai mode market online. Pemasaran secara online di jaman sekarang sudah bukan hal baru lagi, konten-konten yang sudah diubah secara digital lebih mudah diakses oleh banyak orang (pasar). Dari hal ini jelas akan memunculkan banyak usaha dan strategi baru yang bisa diterapkan di era digital.

Kali ini saya bukan akan membahas mengenai seperti apa bisnis di era digital akan dijalankan, melainkan bagaimana menghindari bisnis gagal di era digital. Pertama-tama, pastikan anda memiliki target pasar yang jelas di dunia maya (online). Di dalam era digital, suatu bisnis tidak lepas dari pemasaran online. Kenalkan hingga menjadi terkenal produk anda, dan jangan sampai produk anda tidak ada yang mengenal atau bahkan diabaikan. Cara sederhananya adalah dengan melakukan publish konten tentang produk anda sesering mungkin di media sosial, portal/forum online, website, dan lain sebagainya yang populer dengan sesering mungkin dalam jeda waktu tertentu. Melakukan hal ini berarti anda sudah menghindari dari kegagalan bisnis.

Selanjutnya, pastikan konten untuk produk anda dikemas dalam sajian digital yang menarik, baik dari segi copywriting tentang produk anda yang harus benar, maupun dari segi desain tampilan apabila berupa gambar atau video yang harus tepat sasaran. Tidak hanya itu, produk yang anda publikasikan harus mengisyaratkan solusi bagi yang menyaksikan. Hal ini berguna agar produk anda tidak sekedar diabaikan bagi pengguna online yang kebetulan melihat. Jika anda melakukan hal ini maka peluang besar anda terhindar dari kegagalan bisnis di era digital.

Terakhir, lakukanlah interaksi di media online dengan banyak pengguna tanpa mengusik pengguna lain atau dengan kata lain mengkamuflasekan apa yang akan kita tawarkan dengan pembahasan lain. Cara ini perlu sedikit kreatifitas dari pembisnis itu sendiri. Memang tidak mudah, namun dengan melakukan hal ini, pasar produk kita akan menjadi lebih prospek, berkualitas, dan tentunya mudah diterima banyak orang, sehingga sudah bisa dipastikan dapat menghindari dari kegagalan bisnis di era digital seperti saat ini. Sejatinya bisnis di era digital ini memang berporos pada seberapa bagus bisnis kita tampil di kancah dunia maya. Tetaplah istiqomah berusaha untuk menghindari kegagalan bisnis di era digital.

Salam sukses!

Share
Ternyata Inilah Hal-Hal Yang Menyebabkan Kegagalan Dalam Bisnis

Ternyata Inilah Hal-Hal Yang Menyebabkan Kegagalan Dalam Bisnis

Percaya atau Tidak Ternyata, Inilah Hal-Hal Yang Menyebabkan Kegagalan Dalam Bisnis. Jadi Mari Perhatikan Mulai Sekarang 

 

Bisnis merupakan kata yang familiar dikalangan wirausahawan. Bisnis itu sendiri adalah proses mengusahakan sesuatu (biasanya memproduksi hingga bertransaksi) yang nantinya menghasilkan keuntungan-keuntungan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkan. Setiap orang seharusnya perlu mencicipi sebuah bisnis, namun sebagian memang tidak tertarik dengan dunia bisnis karena banyak alasan.

Bagi kita yang terjun di dunia bisnis, tentunya menginginkan kesuksesan dalam bisnis. Semua yang sukses tentunya melakukan usaha-usaha untuk menjauhi dari hal-hal yang menyebabkan kegagalan. Lalu, apa saja yang perlu diketahui tentang hal-hal yang menyebabkan kegagalan dalam bisnis?

  1. Awalan yang salah

    Berbicara tentang awalan, erat hubungannya dengan niat dan tujuan. Anda bisnis untuk apa sebenarnya? Ingin menyenangkan keluarga dengan kekayaan hasil bisniskah sehingga bisa bersenang-senang bersama keluarga? Atau hanya sekedar ingin coba-coba mengusahakan sesuatu, siapa tau berhasil. Dalam memulai awalan berbisnis tentunya harus memiliki niat. Setelah ada niat dilanjutkan tujuannya untuk apa. Disinilah fondasi bisnis yang kebanyakan orang menganggap remeh. Tentunya jika seseorang terjun ke dalam bisnis harus totalitas. Selain itu, bisnis yang dipilih harus passionnya (kesukaannya). Sehingga, jika nantinya diperlukan banyak pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan bahkan biaya modal, maka akan tetap dijalani tanpa goyah. Jadi, awalan yang baik adalah fondasi dari niat yang teguh dan tujuan yang sudah terarah.
  1. Kurangnya perencanaan bisnis yang matang 

    Setelah melewati tahap awalan, ada yang namanya membuat planning (perencanaan), karena memang perencanaan bisa dilakukan jika sudah ada tujuannya akan kemana. Dalam perencanaan seharusnya sedetail mungkin, karena kelancaran bisnis tergantung dari seberapa matang perencanaannya. Rencana yang baik akan mengatur jalannya bisnis secara keseluruhan, sehingga apa yang akan dilakukan tidak bisa sembarangan dan harus mengikuti apa yang sudah direncanakan sehingga akhirnya bisa mencapai pada tujuan akhir yang diharapkan.

  1. Manajemen bisnis yang buruk 

    Tidak cukup dengan perencanaan, bisnis yang akan mulus berjalan juga ditentukan dari manajemen bisnisnya. Jika manajemen bisnis itu buruk maka dijamin pasti prosesnya tidak akan sesuai dengan apa yang direncanakan dan hasilnya jelas tidak akan bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Manajemen bisnis yang buruk biasanya dikarenakan faktor ketidaktahuan dalam ilmu manajemen yang baik, kurang disiplin, dan suka mengabaikan hal-hal kecil dalam bisnis yang semestinya tetap ditanggapi.

  1. Kurangnya kemampuan finansial 

    Dalam bisnis kebanyakan memang butuh yang namanya modal hingga biaya operasional, walaupun ada juga bisnis yang bisa cuman “modal dengkul”. Apapun bisnisnya dapat diawali dengan atau tanpa modal, tetapi dalam pengembangan bisnis tetap butuh adanya modal. Kemampuan finansial seseorang yang kurang memadai juga menjadi momok dalam berbisnis. Biasanya yang serba kekurangan dalam kemampuan finansial akan sangat lambat dalam menjalankan bisnis.

Itulah beberapa hal bisa membuat terbukanya jalan gagal yang mestinya dihindari. Selamat berbisnis semuanya.

Share
Tips Terkini Investasi Rumah Untuk Anda yang Ingin Sukses di Bidang Properti

Tips Terkini Investasi Rumah Untuk Anda yang Ingin Sukses di Bidang Properti

Apa Anda Masih Ragu dalam Investasi Rumah? Mari Simak Tips Terkini Agar Anda Mudah dalam Berinvestasi

 

Hari ini admin kembali lagi membawa sebongkah tips yang mungkin bisa dicoba-coba bagi homiers yang tertarik mencoba. Syarat awal jika anda tidak jenuh membaca tulisan ini adalah anda harus berminat dulu dengan dunia investasi properti atau rumah. Bagi yang tidak berminat, tidak masalah juga untuk menambah wawasan. Yuk segera ke TKP bawah.

Perkara investasi rumah bukanlah hal baru lagi, bahkan sudah sangat populer terutama di kota-kota besar yang perkembangan penduduknya tinggi. Sugesti awal untuk bisnis ini yaitu anda harus yakin pada diri anda sendiri bahwa anda akan berinvestasi dan anda akan sukses. Segera lakukan action jika sudah dapatkan keyakinan tersebut.

Langkah awal adalah melakukan riset pasar. Injakan kaki pertama sangatlah penting dalam bisnis ini, jangan sampai anda berjalan terus di jalur yang salah. Riset meliputi lokasi pasar dimana anda akan melakukan investasi rumah, pihak yang akan berkaitan dengan investasi anda, dan juga persiapan ilmu pengetahuan beserta seluk beluk bisnis properti yang bisa didapat dari pengalaman orang-orang yang sudah ahli atau yang sudah pernah sukses.

Pilihlah lokasi yang benar-benar prospek dari segi biaya modal awal pembangunan rumah yang dimungkinkan setiap daerah berbeda, akses lokasi ke tempat-tempat penting, dan tingkat daya tarik pengunjung yang mungkin dapat melihat dan mengenali aset anda langsung tanpa perlu iklan yang cukup signifikan dan besar-besar.

Janganlah memiliki ambisi dan ekspetasi yang tinggi dulu. Jika baru awal gunakan jalan tengah-tengah disetiap penentuan, misalnya dalam hal tarif, bijaknya lihatlah pada standar-standar yang ada disekitar dan lakukan penyesuaian dengan lebih rendah. Diawal fokuslah pada break even poin atau kapan baliknya modal awal terlebih dahulu. Mulailah berkreasi dengan berbagai macam startegi setelah hal tersebut terlampaui.

Terkait rumah yang diinvestasikan itu sendiri tentunya harus ada daya tarik. Desain yang unik dan berbeda dari yang lainya tentu dibutuhkan, disamping tetap mempertahankan aspek kelayakan. Nah, beruntungnya kami sudah pernah menulis artikel tentang tips unik desain bisnis rumah kos yang bisa anda baca untuk menambah wawasan.

Demikianlah tips terkini investasi rumah yang bisa anda praktekan jika benar-benar ingin terjun kedunia investasi properti. Satu hal yang pasti, jika anda tidak serepot itu mengurus segalanya, ada solusi dengan menyerahkan ke pihak yang tersedia bermitra dengan anda. Kami jelas akan menyarankan untuk menghubungi dan berkonsultasi dengan pihak Simply Homy.

Selamat berbisnis.

Share
Share