Kesasar Di Tengah Laut Atau Di Tengah Gurun, Kamu Pilih Mana?

Selama hidupmu apa pernah kesasar karena tidak tahu atau tidak yakin dengan jalan yang dipilih? Kalau bawa kendaraan cara gampangnya ya tinggal cari puteran, hehe. Tapi kalau dihadapkan oleh dua pilihan kesasar ditengah laut atau gurun pasir kamu pilih yang mana?

Sehabis menonton sebuah chanel yutup tentang pengalaman Aldi sang nelayan Indonesia yang kesasar sampai ke Jepang tentu menjadi pengalaman hidup yang liar biasa. Tidak ada pilihan selain berusaha untuk bisa bertahan hidup, bak seekor semut ditengah lautan terombang ambing sepanjang waktu tidak tentu arah serta diselimuti oleh gelapnya malam ditengah lautan.

Berdasarkan kisah yang dialami Aldi si nelayan ini sepertinya terombang ambing di tengah laut lebih aman dan ada kemungkinan bisa diselamatkan oleh kapal yang lewat ketimbang terdampar di tengah gurun.

Pahitnya, kalau belum mendapat pertolongan maka perahu yg kehabisan bensin masih bisa berguna di tengah laut, di perahu kita bisa berteduh dan bisa sambil memancing dan makan apa adanya sampai bantuan datang. Syukur-syukur ombak laut bisa membawanya ketepian pulau berpenghuni sebelum bantuan datang.

Jika persediaan air habis seperti yang Aldi katakan dia sengaja menaruh apapun untuk dijadikan wadah menampung air hujan, jika persediaan air habis dia sengaja membasahkan air laut ke pakaian atau bahan apapun lalu agar kadar garamnya berkurang dia memeras pakaian tersebut.

Nah, sekarang semisal kamu tersasar ditengah gurun pasir bersama dengan kendaraanmu tetap ada kesempatan kendaraan terus melaju meski terbilang sulit melewati medan berpasir dan lama kelamaan bensin akan cepat habis. Ketika bensin habis maka kendaraanmu tidak berguna lagi, diam ditempat dan dalam hitungan detik langsung menjadi barang rongsokan.

Mungkin kamu bisa berteduh didalam kendaraanmu tapi tidak akan bertahan lama, suhu panas dan malam yang amat dingin membuatmu semakin kesulitan untuk berpindah ketempat lain. Bertahan dikendaraan pasti kehabisan makanan dan air, jika nekat jalan kaki digurun kamu tidak bisa berjalan cepat menuju desa terdekat atau jalan umum, kamu tidak akan menemukan kendaraan lewat dan hewan berbisa siap mematukmu atau Hering si burung bangkai diketinggian panas yang terik pun dengan sabar menanti ajalmu tiba.

Secara, jika disimpulkan pilihan untuk bisa bertahan hidup dan selamat adalah kesasar ditengah laut (meski siapapun termasuk saya pastinya tidak ingin memilih keduanya) daripada ditengah gurun tentu pengetahuan cara bertahan hidup (survival) dan takdir tetaplah menentukan.

Sumber : klik

Pernah Punya Impian Tak Kesampaian, Tapi Setelah Dewasa Hilang Atau Biasa Saja?

Namanya juga waktu bocil aka anak kecil adalah usianya bermain dan berkhayal. Kesukaan dan kesenangan terhadap sesuatu misalkan mainan robotan atau boneka adalah hal yang lumrah terjadi. Yang kasihan adalah kalau semisal punya keinginan tapi sampai dewasa belum juga terbeli karena keuangan orang tua terbatas.

Sebagai anak lelaki, kecilnya saya dulu sebutan anak orang kaya kalau mereka sudah punya mainan mobil yang ada remotenya, pesawat terbang pakai remote, sepatu roda, game watch, kaset video player (VHS). Ya, ampuun.. semua mainan itu sampai detik ini belum juga kesampaian saya miliki, sedih sebenernya tapi gimana lagi karena orangtua waktu itu tidak mampu membelikannya.

Tapi dari sekian mainan kesukaan yang saya sebutkan tadi rupanya saya punya kesukaan yang mungkin terbilang aneh, out of the box? Ya, saya begitu senang dan bahagia kalau sudah melihat rel kereta api! Apalagi kedua rel itu terlihat mengkilap dan terhubung antar rel lainnya. Entah kenapa ada rasa senang yang luar biasa setiap kali melihatnya.

Dari sekian impian dan keinginan yang paling tidak terwujud adalah memiliki rel kereta api untuk diboyong kerumah! Haha, lah wong mainan remote aja tidak terbeli apalagi harus memiliki sepasang rel kereta api, bagaimana cara orangtua saya membeli dan membawanya?

Makanya ketika saya berkesempatan mudik naik kereta waktu itu saya selalu meminta ayah saya untuk menemani menginjak-injak rel kereta api, berjalan mondar-mandir dengan langkah kecil dan sebentar kemudian mengelus-elusnya. Rasanya ada kepuasan tersendiri. Hm.

Namanya anak, tetaplah seorang anak yang kalau sudah punya keinginan biasanya merengek dan memaksa orangtua untuk membelikannya. Bisa ngambek berhari-hari. Tapi sekali lagi itu hanyalah impian saya kala itu, orangtua tetap tak mampu membelikannya.

Hingga suatu hari bapak saya sepulang kerja membawa satu box mainan berisi lengkap kereta api beserta rel dan jembatannya. “Selamat ulang tahun, ya,” kata ayah saya. Wah, saya senangnya bukan main tapi tetap belum terpuaskan kalau belum melihat kilauan rel baja yang mulus nan halus itu.

Satu lagi saya mau cerita impian mainan kesayangan yang benar-benar terwujud waktu itu adalah punya boneka E.T. (the Extra-Terrestrial)yang fenomenal kala itu. Saya berhasil memilikinya waktu ada pameran di Jakarta Fair, seharga Rp 8000 (awal tahun 90an) barang asli import Amerika. Ukurannya yang kecil, selesai sekolah kemana-mana selalu saya bawa, terlebih jika malam tiba biasanya saya masukan kedalam kaos sambil saya tekan tombol ON maka terlihat dari luar jari E.T menyala ‘blinkin’ dibalik kaos bergambar Lion Man, Megaloman atau Voltus V.

Saya kemudian berjalan sepanjang jalan kampung depan rumah mondar mandir memamerkan diri. Zaman itu termasuk hal yang keren! Semua anak memandang dan penasaran. Sayangnya boneka E.T ini kemudian hilang setelah saya pindahan rumah.

Nah, itulah sedikit curhatan saya sewaktu masih kecil dan sangat berkesan hingga detik ini. Sebenarnya untuk membeli mainan impian yang belum terwujud masa itu bisa saja saya beli sekarang tapi sepertinya saya tidak lagi membutuhkannya, cukup disimpan didalam ingatan agar lebih berkesan. Kamu bagaimana?

Sumber : klik

Ngojol Katanya Mulai Sepi, Ternyata Banyak yang Alih Profesi Jadi Ini!

Masa kejayaan driver ojek online dalam usaha mengais rezeki benarkah sudah sampai titik nadir saat ini? Saya coba perhatikan di beberapa sudut dan lokasi dimana mereka berkumpul, yang biasanya selalu ramai dan guyub memang kini berubah sepi drastis, bahkan beberapa tempat tidak ditemukan samasekali, kemana mereka?

Bekerja menjadi seorang driver ojek online (ojol) memang sempat menjadi pekerjaan favorit dan menjanjikan pada awal tahun 2010 hingga 2019-an, seringkali terlihat ratusan pelamar antri sampai mengular hanya untuk mendaftar sebagai ojol. Komunitasnya pun tumbuh secara organik dan berada di hampir setiap daerah operasionalnya.

Begitu besarnya minat mereka menjadi seorang driver ojek online sangatlah beralasan karena memang memberikan pemasukan yang termasuk besar (bahkan bisa mengalahkan gaji seorang manajer), jam kerja yang fleksibel membuat orang akhirnya berbondong-bondong melamar menjadi ‘tukang ojek’ bahkan ada yang berani menjadikannya sebagai pekerjaan utama mereka.

Seperti kata teman saya Rudi (nama samaran) bercerita sewaktu masih “gacor” atau ramainya orderan masuk dan perusahaan masih ‘bakar uang’ (iklan, promo, diskon, bonus, insentif dan cashback) sehari Rudi minimal dapat pemasukan bersih sekitar Rp 400-500.000, bahkan temannya ada yang sehari bisa lebih darinya. Tapi sekarang ‘anyep’, untuk dapat Rp 150.000 saja kadang harus bela-belain keluar pagi lanjut ngalong, terkadang sehari cuma dapat Rp 50.000!

Terang saja, dengan melihat tajamnya penurunan pemasukan para driver ojek online ini akhirnya membuat mereka kembali memutar otak demi bisa bertahan hidup, bahkan mirisnya karena sepinya orderan ada yang sampai tidak mampu membayar kontrakan lalu diusir atau motor sebagai satu-satunya alat untuk mencari nafkah di tarik leasing dengan cara paksa.

Rudi menjawab pertanyaan yang saya ajukan, “Mereka yang nggak ngojek sekarang kerjanya apaan, bang Rud?”. “Sebenarnya sih mereka masih ada, lebih tepatnya mereka lagi “hibernasi” sampai menunggu waktu itu datang lagi, atau nongol di titik dan jam tertentu aja”kata Rudi diplomatis.

Jawaban Rudi dibawah ini mungkin mewakili beberapa teman ojol yang bernasib sama, juga mungkin masih ada pekerjaan yang lain yang belum saya ketahui.

Pertama, ada yang sekarang merangkap menjadi kurir perusahaan marketplace di Lazada, Shopee, atau Tokopedia atau bekerja di perusahaan logistik seperti J&T Express, Tiki dan lainya.

Kedua, bagi driver mobil ada yang alih profesi menjadi supir pribadi, gabung dengan rental mobil, sedang pemotor diam dirumah untuk menghemat bensin dan pengeluaran lainnya.

Ketiga, bagi yang masih pegang uang lebih biasanya mereka buka usaha kecil seperti warung makan, minuman ringan, toko kelontong, katering, laundry, atau petugas kebersihan kelurahan.

Ngojol (Katanya) Mulai Sepi, Ternyata Banyak yang Alih Profesi Jadi Ini, Gan!

Keempat, menurut Rudi temannya ada juga yang menjadi pemandu wisata karena selama mengojek mereka tahu area kawasan wisata dan sekitarnya, khususnya mereka yang tinggal di daerah.

Kembali ke pekerjaan lama dikantoran seperti jadi OB, cleaning service, sekuriti, dll), jasa service elektronik, bengkel, parkir liar sampai pak ogah.

Para ojol adalah gambaran manusia yang pantang menyerah meski dinamika kehidupan terus berputar dan bergerak cepat tidak memandang si miskin dan si kaya. Kerasnya hidup di jalan membuat mereka lebih tegar, lebih dewasa dan pantang menyerah. Salut!

Sumber : 1, 2, 3

Penumpang Harus Berani Menegur Driver, Kalau Mau Tertib Dan Selamat Si Jalan!

Pernah nggak, kalian lagi asyik naik ojek online, tiba-tiba driver-nya dengan santuy-nya nerobos lampu merah tanpa rasa bersalah? Rasanya pengen teriak, “Bang, Gue cuma punya nyawa satu, bukan 9!”

Nah, kita bakal bahas gimana sih peran kita sebagai penumpang buat menjaga keselamatan di jalan.

Kalian, tau nggak sih kalau pengendara motor itu paling banyak melanggar lalu lintas? Menurut data dari Pusiknas Polri, sekitar 67% pelanggaran lalu lintas dilakukan oleh pengendara motor. Pelanggaran kayak nggak pakai helm, nerobos lampu merah, atau melawan arus dan banyak lagi udah jadi pemandangan sehari-hari, terutama di jalan kota besar. Masalahnya, banyak dari kita yang nggak sadar atau malah cuek dengan kondisi ini. Aneh ya, katanya orang kota itu berpendidikan dan punya manner bagus tapi malah jadi contoh gak bagus!

Lucunya, kita sering ngomel kalau lihat pengendara lain melanggar, merasa paling benar, tapi pas kita yang jadi penumpang ojek online dan driver-nya melanggar, kita diem aja. Padahal, keselamatan kita juga dipertaruhkan. Ini kasus yang menarik, kan? Kita peduli sama keselamatan, tapi kadang nggak berani ngomong kalau yang melanggar adalah orang yang lagi nganterin kita. Di depan hidung kita sendiri.

Sekarang coba deh, kita ubah cara pandang kita. Sebagai penumpang, kalian punya hak buat menegur driver kalau dia melanggar. Bukan cuma buat keselamatan kalian, tapi juga buat pengendara lain di jalan. Bayangin kalau semua penumpang berani menegur, pasti angka pelanggaran dan kecelakaan bisa turun drastis. Harapannya sih bisa 0 persen!

Dari data kecelakaan nasional di tahun 2023, tercatat hampir 152.000 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 18.357 orang. Kebanyakan melibatkan pengendara motor. Ini angka yang nggak main-main, Bro. Keselamatan di jalan harus jadi prioritas utama kita semua.

Kalau kita lihat lebih luas, kesadaran dan tindakan kecil dari setiap individu sepastinya bisa membawa perubahan besar. Dengan penumpang yang aktif menegur dan driver yang sadar akan keselamatan, kita bisa mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih baik. Setuju?

Pernahkah gak kalian berpikir, berapa nyawa yang bisa diselamatkan jika setiap penumpang berani menegur driver yang melanggar? Atau, bagaimana jika suatu hari kalian atau orang terdekat menjadi korban karena kelalaian di jalan?

Dengan menegur driver yang melanggar, kalian gak cuma menjaga keselamatan diri sendiri, tapi juga memberi contoh baik bagi driver dan orang disekitarnya. Driver yang sadar akan keselamatan akan membawa dampak positif bagi penumpang lainnya dan pengguna jalan lain. Ini bisa menciptakan efek domino yang mengarah pada budaya berlalu lintas yang lebih aman.

Seringkali, kita lupa bahwa jalan raya adalah milik bersama. Setiap tindakan kita di jalan mempengaruhi orang lain. Dengan bersikap proaktif dan peduli terhadap keselamatan, kita berkontribusi pada kebaikan bersama.

Ada anggapan bahwa menegur driver ojek online itu nggak sopan atau bisa bikin mereka tersinggung. Padahal, banyak driver yang justru menghargai kepedulian penumpang terhadap keselamatan. Saya pastikan dengan menegur dengan cara yang baik dan sopan bisa diterima dengan baik oleh mereka.

Yup, harus dimulai dari dirisendiri biar jadi contoh orang lain.

Sumber : 1, 2

Mengapa DashCam Itu Sangat Penting? Inilah Alasannya Yang Jarang Orang Sadari

Berkendara dijalan raya tentu kita akan selalu bertemu langsung dengan pengendara lain yang sifat dan karakternya berbeda-beda. Ada yang tertib seperti kita, ada yang arogan sampai pengendara se-‘bodo amat’.

Mengetahui hal ini kalau kita tidak ekstra sabar dan selalu berfikir jernih maka kita jadi mudah bergesekan, senggolan, dan akhirnya terjadi perkelahian atau yang paling fatal kendaraan jadi rusak sampai hilangnya nyawa seseorang. Sama-sama rugi.

Itu baru kasus sesama pengguna jalan, belum lagi kelakuan oknum yang berniat memeras kita dan faktor eksternal lain seperti orang yang menyeberang sembarangan atau kendaraan lawan arah, pedagang memakan badan jalan, penerangan minim, dan masih banyak lagi yang membuat kita sebagai pengendara harus ekstra waspada dan tetap fokus saat mengemudi.

Melihat curat marutnya kondisi jalan raya kita dan sulit diajak tertib maka memasang sebuah dashcam di mobil menjadi keputusan yang tepat. Memasang dashcam di mobil layaknya kamera CCTV berjalan, itu artinya kita memiliki bukti berupa rekaman video sebuah kejadian sekitar mobil baik secara langsung atau tidak langsung menyangkut keberadaan kita saat itu.

Nah, berikut alasan lain pentingnya memiliki dashcam di mobil kita:

Sebagaimana fungsi dan kerja kamera dashcam adalah merekam secara realtimeterus menerus di depan dan belakang mobil dalam perjalanan atau ketika mobil sedang parkir. Jika ada kejadian yang tidak terduga misalkan insiden kecelakaan, kejahatan, dan hal lain akan terekam dan tersimpan dengan baik serta aman di kartu memori dashcam.

Rekaman ini nantinya bisa menjadi bukti kuat kalau misalkan ada sebuah insiden bukanlah hasil dari rekayasa, atau rekaman ini bisa menjadi ‘saksi mata’ salah satu cara untuk menunjukkan siapa salah dan siapa yang benar atau siapa yang menjadi korbannya.

Hasil rekaman dari dashcam ini bisa menolong kita atau menjelaskan kejadian sebenarnya dari sudut pandang dashcam itu. Hasil rekaman bisa membantu kita untuk meyakinkan kejadian sebenarnya.

Adanya rekaman ini kita jadi bisa lebih bersikap harus membela diri atau memberikan informasi lebih detail tentang kejadian kepada pihak berwajib terkait dengan mobil atau bisa menjadi saksi mata kejadian disekitar versi rekaman video. Sudah banyak hasil rekaman dashcam bisa menolong dan memperkuat bukti yang akhirnya petugas bisa bergerak lebih cepat menangani suatu masalah.

Kita tidak pernah tahu hari ‘sial’ kita kapan datang (semoga saja tidak akan pernah ada, ya.. aamiin). Nah, ketika misalkan kita mengalami kejadian yang merugikan maka hasil rekaman ini bisa menjadi bukti kalau insiden yang telah terjadi bukanlah faktor kesengajaan.

Ketika kita mengajukan klaim ke pihak asuransi maka hasil rekaman dari dashcam bisa menjadi bukti kuat dan sangat membantu agar proses klaim yang diajukan lebih cepat diproses.

Membuat perjalanan kita jadi lebih percaya diri dan seperti memiliki benteng pelindung jika ada hal yang mungkin akan merugikan kita. Ada rekaman tentang kejadian secara aktual dan terpercaya, wajah pelaku atau plat nomornya mungkin sangat jelas dan mudah diidentifikasi kemudian.

Pengalaman pribadi membuktikan seorang oknum dijalan raya tidak jadi menghampiri atau menilang karena kita memiliki bukti rekaman kalau kita memang tidak melanggar. Mereka akan sulit mencari-cari kesalahan, satu contoh misalkan kita dituduh menerobos lampu merah padahal yang menerobos adalah mobil didepan kita yang kebetulan warna, merek, dan tipenya sama, maka kita tinggal tunjukan saja hasil rekaman dari dashcam.

Keuntungan lain disaat mobil ditinggal saat parkir maka dashcam akan terus bekerja merekam keadaan sekitar dan jika ada orang berniat jahat dan mengetahui keberadaan dashcam atau tidak maka aksinya bisa terekam atau malah mengurungkan niatnya.

Nah, itulah  manfaat ketika kita sudah menggunakan dashcam dimobil kita. Ada banyak merek, jenis dan model dashcam dijual dipasaran, saran saya demi menjaga kualitas hasil rekaman yang terbaik maka belilah dashcam yang hasilnya tajam, jernih siang dan terang di malam hari serta mampu menangkap suara dengan baik. Harga mungkin sedikit lebih mahal tapi akan sangat membantu disaat kita butuh pertolongan seperti menguatkan argumen kita, atau malah membantu orang lain dengan hasil rekaman video yang berkualitas. Semoga bermanfaat.

Sumber : klik