Apakah Bisnis Franchise Yang Aman Bagi Pemula?

Apakah Bisnis Franchise Yang Aman Bagi Pemula?

Bisnis franchise yang aman tentunya menjadi keinginan bagi semua pihak. Menjadi pemula atau newbie memang pernah dialami semua orang. Pemula artinya baru akan mulai mencoba atau pertama kalinya melakukan dan belum ada pengalaman. Tak perlu untuk takut ketika menjadi pemula, segala hal bagi pemula adalah pembelajaran bukan tentang kegagalan atau kesuksesan. Jika ada yang bertanya, “Usaha apa yang aman bagi para pemula?” Jawabnya bisa apa saja, tergantung sudut pandang masing-masing, bisa ada juga bisa tidak.

Mayoritas orang menganggap tiada bisnis yang tidak beresiko, walaupun skala resiko tersebut bervariasi, dimulai dari yang paling minim resiko hingga resiko yang paling besar. Basanya pula bisnis yang beresiko besar, juga menjanjikan hasil yang besar pula. Tidak percaya? Contohnya bisnis di bidang property. Cobalah lihat, pengusaha-pengusaha property kebanyakan merupakan kaum elite yang bermain keuntungan dan resiko secara besar-besaran.

Untung saja, anda semua membaca artikel ini, dimana anda akan mengetahui bisnis seperti apa yang aman bagi pemula. Bisnis ini lebih dikerucutkan lagi ke arah franchise atau waralaba, supaya kita semua lebih mudah memahaminya. Kita ambil contohnya lagi pada bisnis di bidang property dimana disebutkan sebelumnya bahwa ada resiko besar dan keuntungan besar di dalamnya. Sejenak kita ubah bisnisnya menjadi franchise property. Seperti apakah itu jadinya? Apakah aman? Mari kita ulas bersama.

Setiap bisnis tentu butuh modal, termasuk pada franchise. Jika kita ingin memiliki franchise, tentunya kita memposisikan diri sebagai investor. Sebelumnya, kita telah mengetahui bahwa franchise adalah suatu bentuk duplikasi bisnis yang telah sukses dan mempunyai brand yang sudah dikenal luas, sehingga bisnis itu sudah teruji dan pasti sukses jika dijalankan mengikuti prosedur yang diberikan. Kita tinggal menyetor modal untuk membeli merk dagang tersebut dan menjalankannya. Inilah jaminan keamanan yang di dapatkan bagi para pemula. Disamping itu, anggapan yang beredar di masyarakat bahwa bisnis yang kestabilan dan keamannya paling bagus adalah bisnis yang menggunakan sistem syariah. Mungkin hal tersebut layak dipertimbangkan bagi kita para pemula.

Jika anda menginginkan mencoba franchise property, maka sangat dianjurkan berkonsultasi dengan yang sudah ahli dan sudah pula berpengalaman di bidang tersebut. Simply Homy misalnya, sebuah perusahaan waralaba Guest House Pertama dan Terbesar di Indonesia yang sudah berpengalaman dan profesional dalam mengolah puluhan property dengan sistem yang syariah. Tunggu apalagi? Tanggalkan julukan pemula anda dan mulailah untuk berbisnis.

Recommended for you

Kenali Franchise, Franchisor, Franchisee Sebelum terjun ke Bisnis Franchise

Kenali Franchise, Franchisor, Franchisee Sebelum terjun ke Bisnis Franchise

Sebelum Terjun ke Bisnis Franchise, Ketahui Dahulu Apa Itu Franchise, Franchisor, Franchisee

Bisnis Franchise – Dunia bisnis menyimpan banyak hal tersembunyi yang layak dipelajari bagi anda sekalian yang memiliki passion disini. Kita tidak bisa langsung mempelajari semuanya sekaligus, melainkan sedikit demi sedikit dimulai dari dasarnya. Begitu juga ketika anda memasuki dunia bisnis waralaba. Anda perlu mengetahui apa itu istilah franchise, istilah franchisor, dan istilah franchisee. Gunanya untuk apa? Pengetahuan adalah senjata yang nantinya anda gunakan untuk bertindak agar lebih bijaksana, itulah intinya. Mari kita pelajari mulai dari yang paling ringan terlebih dahulu.

franchise guest house

Waralaba itu bahasa lainnya adalah Franchise, istilah yang sudah sering kita kenal. Franchise sendiri merupakan suatu bentuk duplikasi bisnis yang telah sukses dan mempunyai brand yang sudah dikenal luas. Melihat dari pengertian tersebut, tentunya sebuah franchise terkait dengan para investor. Calon pebisnis yang ingin membeli franchise tidak harus menjalankan bisnis yang dimulai dari nol, sehingga bisa dikatakan pebisnis tersebut merupakan investor. Investor untuk franchise tidak perlu dipusingkan dengan nama produk, jenis produk, produksi, operasional, dan pemasaran. Mereka hanya tinggal menjalankan sistem dagang yang telah berjalan dengan baik dan telah teruji keberhasilannya.

Franchisor atau Pewaralaba yaitu pihak yang menjual atau meminjamkan hak atau merk dagangnya beserta sistem bisnisnya untuk dijalankan para investor franchise, misalnya Simply Homy. Pihak Simply Homy menjual merek dagang Guest Housenya beserta sistem syariahnya yang sudah teruji keberhasilannya kepada para investornya, sehingga para investor tersebut tinggal menunggu hasilnya. Dalam hal ini, investor di Simply Homy mendapatkan passive income.

Franchisee atau Terwaralaba yaitu pihak yang membayar royalti dan biaya lainnnya yang dipersyaratkan oleh franchisor untuk dapat menggunakan merk dagangnya serta sistem bisnis yang dirancang oleh franchisor yang bersangkutan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, franchisee inilah yang dianggap investor. Dalam menjalankan usaha yang sudah matang tersebut, tentunya seorang investor perlu mengeluarkan sejumlah dana untuk kebutuhan operasionalnya dan sebagai izin bisa menggunakan merk dagangnya, biasanya terikat oleh kontrak. Jika anda merasa perlu mencoba bagaimana mudahnya menjadi franchisee, anda bisa langsung menghubungi salah satu franchisor yang profesional. Contohnya seperti yang disebutkan sebelumnya juga, yaitu Simply Homy. Semoga yang sedikit ini dapat memahamkan kita semua terkait franchise, franchisor, dan franchisee.

Featured Post