Perpustakaan di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

Perpustakaan di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi

Buku adalah gudang ilmu. Buku adalah jendela dunia. Tampaknya pepatah tersebut tidak salah. Dengan membaca buku kita bisa banyak tahu hal-hal yang tidak diajarkan oleh orang tua kita di rumah maupun guru kita di sekolah. Jangan bayangkan perpustakaan yang membosankan dan bikin ngantuk, homiers. Sekarang banyak sekali perpustakaan yang didesain sedemikian rupa sehingga menarik untuk dikunjungi dan kita jadi rajin membaca. Fasilitasnya pun tidak kalah oke dari wi-fi hingga kafe corner yang membuat kita betah berlama-lama membaca. Ayo membaca buku!

  1. Perpustakaan Kota Yogyakarta

Pertama kali melihat perpustakaan ini kita pasti akan berdecak kagum karena bentuk bangunannya yang modern dan minimalis. Pokoknya perpustakaan ini didesain sesuai dengan anak muda jaman sekarang. Warna cat temboknya warna-warni, desain interiornya juga simple dan colourful. Referensinya lengkap banget seperti buku-buku agama, filsafat, ilmu social, bahasa, ilmu murni, kesenian dan kesusastraan, sejarah, geografi, dll. Ada wi-fi area, ruang audion visual, ruang baca anak, ruang pertemuan, internet pc area, dan mushola. Perpustakaan Kota Yogyakarta ini terletak di Jalan Suroto no. 9 Yogyakarta. Tepat sekali di belakang toko buku Gramedia.

  1. Pusat Kebudayaan Indonesia-Belanda Karta Pustaka

Tidak usah jauh-jauh dan susah-susah ke Belanda kalau mau baca buku yang berbahasa Belanda. Datanglah ke Pusat Kebudayaan Indonesia-Belanda Karta Pustaka yang beralamat di Jl. Bintaran Tengah No. 16 Yogyakarta 55151. Disini Homiers akan menemukan banyak sekali literatur berbahasa Belanda terbitan asli Belanda. Namun jangan khawatir bagi homiers yang tidak bisa berbahasa Belanda, ada juga beberapa majalah dan buku yang berbahasa Indonesia. Di pusat Kebudayaan ini kita juga bisa menonton film Belanda gratis. Ada kursus bahasa Belanda juga. Bagi yang sudah menjadi anggota perpustakaan bisa membawa buku untuk dibawa pulang. Cocok untuk homiers yang mengambil jurusan bahasa Belanda atau yang suka sekali dengan kebudayaan dan bahasa Belanda.

  1. Lembaga Indonesia Perancis (LIP) Yogyakarta

Lembaga Indonesia Prancis adalah lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Prancis dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia. Fungsinya hampir mirip dengan Karta Pustaka. Kalau Karta Pustaka bergerak dalam bidang penyediaaan informasi dan pengajaran bahasa Belanda, Lembaga Indonesia Perancis yang biasa disingkat menjadi LIP ini adalah pusat bahasa dan kebudayaan Perancis. Perpustakaannya memang tidak terlalu besar tapi nyaman banget. Ada ribuan koleksi buku, kaset musik, film, majalah dan koran. Cukup bayar 100 ribu dan homiers akan terdaftar menjadi member perpustakaan. Homiers bisa baca buku dan nonton film sepuasnya. Bisa juga kursus bahasa disini dan pengajarnyapun native yang langsung didatangkan dari Perancis. LIP juga sering sekali mengadakan acara seni yang berhubungan dengan kebudayaan Perancis. Ada pameran foto, acara bazar buku, nonton film bareng, seminar dan diskusi, pertunjukan drama, dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *