Penumpang Harus Berani Menegur Driver, Kalau Mau Tertib Dan Selamat Si Jalan!

Pernah nggak, kalian lagi asyik naik ojek online, tiba-tiba driver-nya dengan santuy-nya nerobos lampu merah tanpa rasa bersalah? Rasanya pengen teriak, “Bang, Gue cuma punya nyawa satu, bukan 9!”

Nah, kita bakal bahas gimana sih peran kita sebagai penumpang buat menjaga keselamatan di jalan.

Kalian, tau nggak sih kalau pengendara motor itu paling banyak melanggar lalu lintas? Menurut data dari Pusiknas Polri, sekitar 67% pelanggaran lalu lintas dilakukan oleh pengendara motor. Pelanggaran kayak nggak pakai helm, nerobos lampu merah, atau melawan arus dan banyak lagi udah jadi pemandangan sehari-hari, terutama di jalan kota besar. Masalahnya, banyak dari kita yang nggak sadar atau malah cuek dengan kondisi ini. Aneh ya, katanya orang kota itu berpendidikan dan punya manner bagus tapi malah jadi contoh gak bagus!

Lucunya, kita sering ngomel kalau lihat pengendara lain melanggar, merasa paling benar, tapi pas kita yang jadi penumpang ojek online dan driver-nya melanggar, kita diem aja. Padahal, keselamatan kita juga dipertaruhkan. Ini kasus yang menarik, kan? Kita peduli sama keselamatan, tapi kadang nggak berani ngomong kalau yang melanggar adalah orang yang lagi nganterin kita. Di depan hidung kita sendiri.

Sekarang coba deh, kita ubah cara pandang kita. Sebagai penumpang, kalian punya hak buat menegur driver kalau dia melanggar. Bukan cuma buat keselamatan kalian, tapi juga buat pengendara lain di jalan. Bayangin kalau semua penumpang berani menegur, pasti angka pelanggaran dan kecelakaan bisa turun drastis. Harapannya sih bisa 0 persen!

Dari data kecelakaan nasional di tahun 2023, tercatat hampir 152.000 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 18.357 orang. Kebanyakan melibatkan pengendara motor. Ini angka yang nggak main-main, Bro. Keselamatan di jalan harus jadi prioritas utama kita semua.

Kalau kita lihat lebih luas, kesadaran dan tindakan kecil dari setiap individu sepastinya bisa membawa perubahan besar. Dengan penumpang yang aktif menegur dan driver yang sadar akan keselamatan, kita bisa mengurangi angka kecelakaan dan menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih baik. Setuju?

Pernahkah gak kalian berpikir, berapa nyawa yang bisa diselamatkan jika setiap penumpang berani menegur driver yang melanggar? Atau, bagaimana jika suatu hari kalian atau orang terdekat menjadi korban karena kelalaian di jalan?

Dengan menegur driver yang melanggar, kalian gak cuma menjaga keselamatan diri sendiri, tapi juga memberi contoh baik bagi driver dan orang disekitarnya. Driver yang sadar akan keselamatan akan membawa dampak positif bagi penumpang lainnya dan pengguna jalan lain. Ini bisa menciptakan efek domino yang mengarah pada budaya berlalu lintas yang lebih aman.

Seringkali, kita lupa bahwa jalan raya adalah milik bersama. Setiap tindakan kita di jalan mempengaruhi orang lain. Dengan bersikap proaktif dan peduli terhadap keselamatan, kita berkontribusi pada kebaikan bersama.

Ada anggapan bahwa menegur driver ojek online itu nggak sopan atau bisa bikin mereka tersinggung. Padahal, banyak driver yang justru menghargai kepedulian penumpang terhadap keselamatan. Saya pastikan dengan menegur dengan cara yang baik dan sopan bisa diterima dengan baik oleh mereka.

Yup, harus dimulai dari dirisendiri biar jadi contoh orang lain.

Sumber : 1, 2

Mengapa DashCam Itu Sangat Penting? Inilah Alasannya Yang Jarang Orang Sadari

Berkendara dijalan raya tentu kita akan selalu bertemu langsung dengan pengendara lain yang sifat dan karakternya berbeda-beda. Ada yang tertib seperti kita, ada yang arogan sampai pengendara se-‘bodo amat’.

Mengetahui hal ini kalau kita tidak ekstra sabar dan selalu berfikir jernih maka kita jadi mudah bergesekan, senggolan, dan akhirnya terjadi perkelahian atau yang paling fatal kendaraan jadi rusak sampai hilangnya nyawa seseorang. Sama-sama rugi.

Itu baru kasus sesama pengguna jalan, belum lagi kelakuan oknum yang berniat memeras kita dan faktor eksternal lain seperti orang yang menyeberang sembarangan atau kendaraan lawan arah, pedagang memakan badan jalan, penerangan minim, dan masih banyak lagi yang membuat kita sebagai pengendara harus ekstra waspada dan tetap fokus saat mengemudi.

Melihat curat marutnya kondisi jalan raya kita dan sulit diajak tertib maka memasang sebuah dashcam di mobil menjadi keputusan yang tepat. Memasang dashcam di mobil layaknya kamera CCTV berjalan, itu artinya kita memiliki bukti berupa rekaman video sebuah kejadian sekitar mobil baik secara langsung atau tidak langsung menyangkut keberadaan kita saat itu.

Nah, berikut alasan lain pentingnya memiliki dashcam di mobil kita:

Sebagaimana fungsi dan kerja kamera dashcam adalah merekam secara realtimeterus menerus di depan dan belakang mobil dalam perjalanan atau ketika mobil sedang parkir. Jika ada kejadian yang tidak terduga misalkan insiden kecelakaan, kejahatan, dan hal lain akan terekam dan tersimpan dengan baik serta aman di kartu memori dashcam.

Rekaman ini nantinya bisa menjadi bukti kuat kalau misalkan ada sebuah insiden bukanlah hasil dari rekayasa, atau rekaman ini bisa menjadi ‘saksi mata’ salah satu cara untuk menunjukkan siapa salah dan siapa yang benar atau siapa yang menjadi korbannya.

Hasil rekaman dari dashcam ini bisa menolong kita atau menjelaskan kejadian sebenarnya dari sudut pandang dashcam itu. Hasil rekaman bisa membantu kita untuk meyakinkan kejadian sebenarnya.

Adanya rekaman ini kita jadi bisa lebih bersikap harus membela diri atau memberikan informasi lebih detail tentang kejadian kepada pihak berwajib terkait dengan mobil atau bisa menjadi saksi mata kejadian disekitar versi rekaman video. Sudah banyak hasil rekaman dashcam bisa menolong dan memperkuat bukti yang akhirnya petugas bisa bergerak lebih cepat menangani suatu masalah.

Kita tidak pernah tahu hari ‘sial’ kita kapan datang (semoga saja tidak akan pernah ada, ya.. aamiin). Nah, ketika misalkan kita mengalami kejadian yang merugikan maka hasil rekaman ini bisa menjadi bukti kalau insiden yang telah terjadi bukanlah faktor kesengajaan.

Ketika kita mengajukan klaim ke pihak asuransi maka hasil rekaman dari dashcam bisa menjadi bukti kuat dan sangat membantu agar proses klaim yang diajukan lebih cepat diproses.

Membuat perjalanan kita jadi lebih percaya diri dan seperti memiliki benteng pelindung jika ada hal yang mungkin akan merugikan kita. Ada rekaman tentang kejadian secara aktual dan terpercaya, wajah pelaku atau plat nomornya mungkin sangat jelas dan mudah diidentifikasi kemudian.

Pengalaman pribadi membuktikan seorang oknum dijalan raya tidak jadi menghampiri atau menilang karena kita memiliki bukti rekaman kalau kita memang tidak melanggar. Mereka akan sulit mencari-cari kesalahan, satu contoh misalkan kita dituduh menerobos lampu merah padahal yang menerobos adalah mobil didepan kita yang kebetulan warna, merek, dan tipenya sama, maka kita tinggal tunjukan saja hasil rekaman dari dashcam.

Keuntungan lain disaat mobil ditinggal saat parkir maka dashcam akan terus bekerja merekam keadaan sekitar dan jika ada orang berniat jahat dan mengetahui keberadaan dashcam atau tidak maka aksinya bisa terekam atau malah mengurungkan niatnya.

Nah, itulah  manfaat ketika kita sudah menggunakan dashcam dimobil kita. Ada banyak merek, jenis dan model dashcam dijual dipasaran, saran saya demi menjaga kualitas hasil rekaman yang terbaik maka belilah dashcam yang hasilnya tajam, jernih siang dan terang di malam hari serta mampu menangkap suara dengan baik. Harga mungkin sedikit lebih mahal tapi akan sangat membantu disaat kita butuh pertolongan seperti menguatkan argumen kita, atau malah membantu orang lain dengan hasil rekaman video yang berkualitas. Semoga bermanfaat.

Sumber : klik

Acara Outbound Simply Homy 2025 Di Kopi Padasan

Pada hari Senin tanggal 23 Februari 2025, Team Simply Homy Guesthouse mengadakan kegiatan Outbound yang dilaksanakan di Kopi Padasan. Terletak di area Kaliurang, lokasinya sangat sejuk dan asri. Hidangannya pun sangat lezat.

Kegiatan diawali pukul 09.00 dengan agenda pembacaan doa, setelah itu dibacakan visi dan misi perusahaan. Kemudian disusul dengan games pembuka yaitu “Siapa Dia” Dimulai dengan perkenalan 1 persatu oleh semua karyawan, untuk gamenya yaitu untuk yang disebut namanya bisa tepuk tangan 2 kali dan setelah itu menyebutkan nama teman yang lain. (tidak boleh menyebut nama teman yang sudah di sebutkan)

Evaluasi : Games ini bertujuan untuk mengenal satu sama lain agar komunikasi kedepannya berjalan semakin lancar.

Menjual Produk Imajinasi

Tujuan: Melatih kreativitas, komunikasi, dan pemasaran.

Setiap tim diberikan sebuah benda biasa (misalnya, botol kosong, kertas, atau batu). Mereka harus membuat strategi pemasaran dan menjual benda tersebut seolah-olah itu adalah produk bisnis yang inovatif.

Evaluasi: Kreativitas dalam melihat peluang bisnis dan cara menyampaikan nilai produk kepada

pelanggan.

Lomba Estafet Karet Gelang

Tujuan: Meningkatkan kerja sama tim

Bagi tim menjadi beberapa kelompok dan berikan masing-masing kelompok 1 sedotan dan nanti akan bergantian dengan

Acara ditutup pukul 12.00 dengan makan bersama dan sholat.

Fun fact : Beras Indonesia Jadi yang Termahal di Asia Tenggara


Sebenarnya ini berita tahun lalu, cuman saya baru tahu dan cukup kaget dengan fakta ini. Walaupun judulnya adalan fun fact tapi fakta ini nggak ada fun-funnya sama sekali.

Sama seperti tulisan ini, yup, Indonesia adalah negara Asean yang memiliki harga beras termahal. Sebagai salah satu negara agraris dengan sumber daya alam yang melimpah dan iklim yang sesuai, fakta ini cukup membuat miris ya. Bahkan harga beras di Indonesia lebih mahal dibandingkan beras yang ada di Singapura.

Singapura, sebagai negara maju yang memiliki luas geografis jauh lebih kecil dibandingkan negara kita, jelas memenuhi kebutuhan berasnya dengan impor. Pada 2023, beras di Indonesia sudah menyentuh harga Rp 13.900 per kilogram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan harga beras di Malaysia, Thailand, dan Singapura per tahun 2024 yang masing-masing memiliki harga Rp6.240–Rp9.984, Rp13.528, dan Rp 12.324.


Padahal ketiga negara tersebut memiliki rata-rata upah minimum regional (UMR) jauh lebih tinggi. Indonesia memiliki UMR rata-rata pada Rp3.113.359, dengan UMR terendah di Kabupaten Banjarnegara pada Rp 2.170.475. Sedangkan di Thailand dan Malaysia rata-rata UMR menyentuh 6 juta rupiah perbulan, sedangkan di Singapura tidak ada UMR yang spesifik karena gaji yang diberikan itu berdasarkan level masing-masing pekerja. Walaupun begitu,, untuk tenaga asing, upah minimum yang diberikan per 2025 adalah $5.600 (dollar singapura) yang jika dirupiahkan mencapai angka 67 juta perbulan. Angka yang sangat fantastis.

Sehingga bisa ditarik kesimpulan bahwa perbandingan UMR dengan harga bahan pokok di Indonesia sangat tidak seimbang. Itu artinya, sebagian besar masyarakat Indonesia mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa mayoritas masyarakat Indonesia di gaji jauh dibawah UMR yang berlaku. Banyak sekali tenaga honorer (guru) maupun tenaga lepas/harian yang bekerja pemerintahan yang digaji dibawah UMR. Bayangkan, bekerja di lembaga pemerintahan tapi digaji dibawah UMR yang mereka tetapkan sendiri.

Kok saya bisa tahu? Karena saya pernah ditawari kerja di salah satu lembaga pemerintahan di kota saya, dengan upah 1 juta per bulan dan saya tolak. Kejadiannya sekitar 5 tahun yang lalu, tapi saat saya tanyakan ke kenalan saya disana, rate gajinya pun masih sama hingga sekarang.

“Yang kerja ijazahnya SMA kali, jadi gajinya segitu”

Nope, bukan itu alasannya. Karena salah satu yang bekerja disana ada yang lulusan universitas teknik ternama di Bandung (saya tidak perlu membocorkan nama institusinya semua pasti sudah tau). Bahkan, walaupun misalnya yang kerja disana hanya punya ijazah SMA, tetap tidak manusiawi menurut saya untuk menggaji dengan nominal sekecil itu. Jika pemerintah belum mampu menurunkan harga beras dan bahan pokok lainnya karena berbagai alasan, setidaknya bantu masyarakat untuk bisa hidup layak.Sekian.

Sumber : klik

Ini Alasan Manusia Juga Perlu Takut Seperti Gajah Bertemu Semut?

Gajah bertemu tikus? Kita sudah pasti tahu bagaimana reaksi si gajah dalam serial kartun, dia akan makin gusar dan menyelamatkan diri berusaha menghindari tikus. Lalu bagaimana jika gajah bertemu semut begitu juga dengan halnya manusia?

Semut adalah hewan yang bagi ukuran manusia terlebih gajah sebenarnya bukanlah sebuah persoalan besar karena kita atau gajah bisa dengan mudah membinasakannya dengan sekali injak atau sekali sentil saja. Tapi kita akan berfikir ulang jika semut jumlahnya ratusan dihadapan kita!

Tapi bukan itu yang akan saya bahas di thread kali ini melainkan sebuah fakta apabila tanpa sengaja kita menelan semut, apa yang terjadi kemudian, bagaimana reaksi tubuh kita? Karena tubuhnya yang amat kecil, semut bisa berada dimana saja, seringkali terlewatkan oleh pandangan mata kita, apalagi jika semut sudah masuk kedalam makanan atau minuman lalu sehari-hari kita memakannya. Kita pun nyaris tidak pernah menyadarinya.

Sekalipun seekor semut dia tetaplah binatang dan semua binatang biasanya memiliki alat pertahanan atau senjata. Meskipun semut biasanya akan langsung mati karena kandungan zat asam di air liur, langsung hancur terkunyah gigi, atau disistem pencernaan kita. Namun efek samping yang tidak terduga bisa saja kita rasakan.

Menurut sumber yang saya baca bila manusia terlanjur menelan semut reaksi terburuknya adalah manusia akan merasakan ; alergi kulit apabila menelan semut beracun (misal jenis semut api), manusia jadi pelupa selama 40 hari (semut memiliki zat enzim ‘pelupa’), bisa membuat kita keracunan karena makanan dan bakteri yang menempel pada tubuh semut ikut tertelan, diare, demam, dan jika tersedak cukup parah (karena mungkin semut masuk ke dalam saluran pernafasan) harus segera mendapatkan pertolongan.

Nah, mengingat efek samping yang diterima manusia jika menelan semut cukup membahayakan tubuh (namun masih aman jika tertelan dalam jumlah yang wajar dan bukan semut kategori berbahaya) maka mencegah adalah langkah terbaik seperti menjaga kebersihan, menutup rapat gelas atau makanan.

Tujuannya adalah jelas agar para semut tidak bisa mengendus dan mengetahui keberadaan minuman atau makanan kita dimana berada. Jadi sekarang beralasan, rupanya bukan hanya gajah takut pada semut (belalai gajah adalah bagian sensitif bila kemasukan semut) tapi juga manusia harus teliti sebelum mengkonsumsi sesuatu. Semoga bermanfaat.

Sumber : 1, 2, 3