Inilah 5 Tren Bisnis yang sedang Naik Daun dikalangan Pebisnis Muda hingga yang sudah Senior

Inilah 5 Tren Bisnis yang sedang Naik Daun dikalangan Pebisnis Muda hingga yang sudah Senior

Melihat fenomena yang terjadi di masyarakat seiring berkembangnya IPTEK dan gaya hidup yang ada, telah diketahui bersama bahwa orang-orang yang terjun kedunia bisnis selalu memanfaatkan tren yang terjadi. Saat ini adalah jamannya teknologi informasi, maka banyak pebisnis memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk berbisnis. Saat ini banyak orang yang menjadi pengusaha mengawali usahanya dengan cara bekerjasama, sehingga mereka bisa mengusahakan sesuatu tanpa modal materiil sama sekali. Saat ini pula orang-orang suka sesuatu yang mudah dan instan, maka hal itu banyak dimanfaatkan pengusaha untuk menciptakan pasar bisnis tersendiri.

Para pebisnis melakukan terobosan pada tren bisnis dan gaya hidup yang ada di masyarakat sehingga saat ini ada beberapa bisnis yang sedang naik daun yang dijalani oleh para pengusaha muda hingga para para senior yang sejatinya banting setir untuk bisa menginvasi pasar tertentu. Berikut adalah 5 tren bisnis yang sedang naik daun dikalangan pebisnis muda hingga yang sudah senior versi redaksi Simply Homy.

  1. Bisnis Online Shop di bidang Reseller
    Boomingnya trend di dunia maya dan banyaknya candu internet yang terjadi di masyarakat global membuat banyak pengusaha mulai melihat peluang dalam berjualan via online. Berjualan via online atau sering disebut online shop sudah sangat populer saat ini. Memasarkan produk via online cenderung lebih mudah dan lebih murah. Bagi para pengusaha muda, produk yang dijual kebanyakan merupakan produk yang dibeli untuk dijual kembali via online dengan lebih mudah dan lebih tinggi harganya dibarengi pelayanan yang memudahkan pembeli (reseller kreatif). Hal ini merupakan cara yang cukup unik dan cukup menguntungkan apabila dijalankan.
  1. Bisnis Startup di bidang Industri Kreatif
    Teknologi informasi mendorong orang-orang memanfaatkan kecanggihan teknologi digital. Dari hal itu mulailah bermunculan industri yang bergerak di bidang olah digital untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan banyak hal. Banyaknya kreasi menggunakan teknologi inilah yang membuat industri kreatif tidak pernah mati, sehingga membuat bisnis ini sangat populer terutama bagi para entepreneur muda. Saat ini, segala hal sudah menggunakan produk digital, sehingga mau tidak mau masyarakat akan memenuhi pasar di industri kreatif, dan hal ini sangatlah menguntungkan bagi para pelaku bisnis startup di bidang industri kreatif.
  1. Bisnis Jasa Endorse
    Iklan-iklan yang merambah dunia sosial media membuat ada-ada saja yang menerapkan teknik memanfaatkan popularitas seseorang untuk menarik perhatian iklan-iklan yang disajikan tersebut. Seorang artis atau siapa saja orang yang terkenal bisa menjadi endorser untuk produk tertentu dengan menampilkan dirinya sebagai icon iklan produk tertentu. Bayarannya tentu tidak sedikit, dan semakin terkenal orang tersebut semakin besar bayarannya. Sederhananya, jika bermain di instagram, akun yang memiliki follower banyak maka bisa dikatakan populer, sehingga perusahaan tertentu bisa mengajak pemilik akun untuk bekerjasama menjadi endorse dan memposting iklannya di akun tersebut dengan bayaran tertentu yang menggiurkan.
  1. Bisnis Jasa Event Organiser
    Setiap hari disuatu tempat tidak pernah berhenti dengan adanya suatu event atau acara, baik yang didalangi oleh perusahaan, organisasi, instansi pemerintahan, maupun perseorangan. Melihat kesemuanya cenderung ingin instan dan mudah untuk membuat acara, maka pilihannya menyewa jasa seorang atau sekelompok orang yang ahli dalam event organiser. Hal ini bukan sebuah rahasia lagi bahwa bisnis ini tidak pernah mati dan selalu kebanjiran klien.
  1. Bisnis Waralaba Property
    Bisnis waralaba property populer adanya didasari dari kebutuhan para pengusaha untuk sukses secara mudah. Seperti yang diketahui bersama, bisnis di bidang property merupakan bisnis yang tergolong mewah dan memiliki resiko besar apabila hanya sekedar masih mencoba. Untuk itu, banyak pebisnis property cenderung memilih bisnis waralaba. Seperti definisinya bisnis waralaba adalah bisnis yang sudah teruji keberhasilannya dan mudah untuk dijalankan bagi yang tergabung di dalam sistemnya. Apabila jenis bisnis ini dikombinasikan dalam bidang property tentu menjanjikan hasil yang besar dengan kemudahan di dalamnya. Salah satu yang terbaik dan sedang naik daun dalam bisnis waralaba ini adalah Simply Homy Guest House.

Recommended for you

Inilah Bisnis Waralaba Property Yang Terdepan Dalam Passive Incomenya

Inilah Bisnis Waralaba Property Yang Terdepan Dalam Passive Incomenya

Jika anda berada di wilayah kota Yogyakarta dan sekitarnya, maka pasti anda tidak asing dengan nama Simply Homy Guest House. Tidak hanya itu, pengunjung di luar Yogyakartapun sudah banyak yang mengenal Simply Homy sebagai salah satu yang terbaik dalam Guest House Syariahnya. Simply Homy sendiri merupakan sebuah brand usaha untuk Guest House atau semacam Home Stay yang menawarkan konsep unik tersendiri dimana pengunjung dijadikan sebagai tuan rumahnya. Pusat berkembangnya Guest House Syariah memang di Yogyakarta, tetapi Guest House dari Simply Homy tidak hanya ada di Yogyakarta, melainkan juga ada di kota-kota besar lain seperti Bandung, Solo, Purwokerto, Malang, dsb.

Simply Homy membangun sebuah sistem bisnis waralaba property untuk memproduktifkan suatu aset property menjadi guest house yang produktif dan menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Dalam sistem waralaba ini, sudah pasti Simply Homy melakukan hubungan kemitraan atau kerjasama dengan suatu pihak baik perseorangan maupun perusahaan. Property yang bisa diinvestasikan dalam bisnis yang dibangun oleh Simply Homy seperti rumah, kost, apartemen, ruko, hotel, vila, dsb.

Simply Homy membuktikan diri sebagai Franchise Pertama dan Terbesar di Indonesia, dimana sudah berpengalaman mengolah puluhan property menjadi lebih produktif serta property tersebut menghasilkan passive income bagi mitra bisnisnya. Bisnis ini memang membutuhkan sejumlah modal dan minimal satu property yang layak dijadikan Guest House. Walau begitu, return atau kembalian dari profit yang dihasilkan tergolong cukup cepat dibanding bisnis lain yang sejenis, misalnya dibandingkan dengan kos-kosan atau kontrakan biasa. Nilai plusnya adalah mitra bisnis tidak perlu bersusah payah mengurus aset propertinya seperti kebanyakan sistem waralaba yang ada, tetapi dari Simply Homy sendiri sudah menjalankan bisnisnya, sehingga mitra bisnis hanya tinggal menunggu hasilnya. Kerusakan selama operasional juga menjadi tanggungan Simply Homy selama masa kontrak, sehingga aset property mitra bisnis akan benar-benar terawat, dan bisa dipastikan di akhir masa kontrak nilai propertinya akan meningkat apabila hendak dijual. Inilah yang menyebabkan Simply Homy menjadi Waralaba Property yang Terdepan di dalam passive incomenya, tidak hanya secara materiil, tetapi juga secara non materiil atau investasi jangka panjang.

Recommended for you

Dimanakah Tempat Memproduktifitaskan Aset Property ?

Dimanakah Tempat Memproduktifitaskan Aset Property ?

Di zaman yang sudah serba instan ini, kita tentu tidak akan kesulitan menggali informasi tentang suatu hal yang ingin kita ketahui. Dengan menggunakan fasilitas internet kita bisa mencari informasi yang dibutuhkan, misalnya perihal bisnis property. Tahun-tahun ini mulai berkembang trend bisnis property karena disinyalir makin banyaknya orang yang memiliki aset property tetapi tidak termanfaatkan dengan baik.

Sang pemilik property biasanya akan mengkontrakan rumah yang dimiliki agar menghasilkan atau sekedar langsung dijual untuk mendapatkan dana supaya bisa memenuhi hal yang diinginkan. Ada juga orang yang hanya membiarkan rumahnya menganggur karena mungkin rumahnya biasa-biasa saja dan bahkan malas untuk mengurusnya karena sudah memiliki rumah yang lain. Biasanya yang seperti itu hanya dijadikan semacam tabungan kalau-kalau suatu saat butuh uang, maka akan bisa langsung dijual daripada dikontrakkan yang akan terikat waktu kontrak dan belum lagi jika terjadi kerusakan yang menurunkan nilai propertinya.

Saat ini sudah saatnya anda membuang pemikiran-pemikiran konvensional seperti itu. Anda bisa mencari di google dengan kata kunci property produktif maka anda akan menemukan banyak solusi disana. Anda akan mendapati mitra kerjasama profesional yaitu Simply Homy Guest House yang mana satu-satunya tempat yang cocok untuk memproduktifkan aset property anda.

Kecocokan yang ada pada Simply Homy dan diri anda diasumsikan dari pemikiran-pemikiran yang konvensional tadi. Inovasi dan keunikan bisnis yang dijalankan oleh Simply Homy adalah yang terbaik, dimana aset property yang anda kerjasamakan akan dikelola secara profesional oleh ahlinya agar menghasilkan keuntungan untuk anda yang lebih besar daripada dikontrakkan biasa dengan sistem kontrak yang tidak mengikat. Menarik bukan?

Kerjasama property dengan Simply Homy selalu menguntungkan bagi mitra bisnis. Selain kontrak yang tidak mengikat dan keuntungan yang lebih besar, Simply Homy juga akan merawat aset property anda, sehingga sewaktu-waktu anda butuh uang dan ingin menjualnya, nilai property anda dapat dipastikan meningkat nilainya. Untuk itu, sudah saatnya anda berpikir realistis untuk menjawab dimanakah tempat memproduktifkan aset property? Jawabnnya Simply Homy Guest House.

Recommended for you

Inilah 4 Kerjasama Property Yang Bisa Diterapkan untuk Menunjang Bisnis Anda

Inilah 4 Kerjasama Property Yang Bisa Diterapkan untuk Menunjang Bisnis Anda

Berbisnis tidak hanya masalah modal dan usaha, tetapi juga kemitraan. Bahkan dengan kemitraan, modal dan usaha bisa disiasati dengan lebih baik. Misalnya saja memulai usaha tanpa modal. Usaha tanpa modal sangat mungkin dilakukan dengan cara melakukan hubungan kemitraan atau kerjasama bisnis. Dalam bisnis propertipun juga sama, kerjasama bisa selalu bisa diterapkan. Untuk itu, berikut 4 tipe kerjasama bisnis property yang perlu kita ketahui.

  1. Bagi Hasil
    Sistem bagi hasil adalah sistem kerjasama yang paling sederhana dan paling mudah diterapkan. Sistem ini dapat dijalankan dengan menjalin kemitraan kepada keluarga, teman, atau relasi manapun yang kita punya. Misalnya kita punya konsep usaha jual-beli property. Kebetulan kita punya saudara yang memiliki modal yang bisa kita gunakan. Lalu, kita ajak dia untuk bergabung dan memodali usaha kita. Dia yang menggunakan modal uang sedangkan kita yang kerja menjalankan bisnis. Nanti tinggal diatur berapa persen pembagian keuntungannya. Mudah bukan?
  1. Peluang usaha
    Sistem peluang usaha sering disebut Business Opportunity. Prinsipnya adalah pemegang suatu merek menyewakan merek tersebut kepada seseorang untuk dioperasikan dan membagi sebagian keuntungannya untuk si pemegang merek. Sistem ini hampir sama dengan sistem waralaba namun dengan persyaratan yang lebih longgar karena yang disewa hanya merek saja tanpa peduli hal-hal yang lain. Misalnya kita ingin berusaha menjadi developer property, namun karena masih awal, kita lantas menyewa nama developer yang sudah terkenal agar bisa mendompleng kehadiran dan kepercayaan klien atas pengembangan property yang dijalankan. Memang awalnya bisnis ini sedikit kurang menguntungkan bagi kita yang menyewa, namun setelah kita memiliki kepercayaan di pasar, kita bisa melepas merek yang disewa dan melanjutkan usaha yang sama dengan merk kita sendiri.
  1. Build, Operate,and Transfer (BOT)
    Sistem BOT ini jelas digunakan untuk orang yang ingin terjun ke dunia property namun tidak memiliki lahan yang cukup. Modal utama dari sistem BOT adalah kemampuan untuk melobi pemilik tanah yang ingin diajak kerja sama. Ada 2 tahapan yang biasa dilakukan dalam BOT yaitu tahap operasional dan tahap transfer.Pada tahap operasional, pemilik lahan menyerahkan tanahnya untuk dibangun sebuah bidang usaha dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian. Selanjutnya pada tahap transfer, pihak yang mengajak kerja sama mengembalikan sepenuhnya bangunan tersebut kepada si pemilik tanah untuk dijual, lalu hasilnya dibagi sesuai kesepakatan di awal.
  1. Joint Venture
    Sistem joint venture adalah suatu usaha untuk patungan modal antara beberapa orang secara legal. Perbedaan dengan sistem bagi hasil atau sistem lainnya yaitu kerugian juga ditanggung bersama secara merata, tidak hanya pembagian hasil keuntungan saja.

Pada dasarnya semua sistem kerjasama itu cocok untuk dijalankan oleh siapapun. Intinya kita harus mengasah kemampuan networking kita agar dalam berbisnis dengan sistem kerjasama bisa selalu berjalan lancar. Semoga apa yang kita usahakan dapat terlaksan dengan baik.

Ternyata Inilah Cara Investasi Property Dengan Modal Kecil

Ternyata Inilah Cara Investasi Property Dengan Modal Kecil

Saat anda memiliki keinginan untuk memulai suatu usaha, maka yang paling pertama anda harus bangun adalah keyakinan. Pondasi keyakinan untuk membuat anda bisa melakukan adalah yang terpenting, dimana sugesti pada alam bawah sadar anda akan mendorong tubuh dan pikiran anda untuk berusaha mewujudkan usaha tersebut. Tatkala ada keinginan berinvestasi di bidang property kendati keadaanyya serba pas-pasan, maka kepercayaan inilah yang akan terus mendorong melewati apapun keadaannya.  Jika kita yakin bisa melakukannya, maka semua bisa terwujud, dan halangan sebesar apapun bisa terlewati, termasuk tidak adanya modal yang besar untuk berinvestasi di bidang property.

Mensugestikan diri dengan mengubah self-talk pada dirinya, yaitu perkataan, “Mana mungkin bisa membeli properti,” diganti menjadi “Besok saya beli tanah ini!” sambil menginjakkan kaki di tanah yang bersangkutan. Setiap kali ada tawaran tanah yang murah, langsung berkata “Oke, ayo kita lihat.” Kemudian mendatangi lahan yang dijual untuk melihat kondisinya. Tidak perlu berpikir macam-macam, ketika sudah menginjakkan kaki di tanah tersebut, langsung berkata di dalam batin, “Ini tanah saya!”

Itulah teknik visualisasi yang sebenarnya banyak dipraktekkan banyak ahli. Dengan teknik tersebut, maka seseorang tidak hanya melihat masa depan dirinya, melainkan juga mengubah mindset tidak punya menjadi mindset berkelimpahan. Faktanya, orang yang menerapkan teknik ini mampu membeli tanah dari uang yang tidak diduga datangnya, padahal keadaannya memang tidak memungkinkan. Inilah power dari keyakinan yang diimbangi dengan mindsett yang benar.

Kembali ke kasus investasi property, tatkala tidak ada modal yang cukup besar, tentu anda hanya akan memanfaatkan modal seadanya sekalipun itu kecil. Salah satu jalan yang bisa diambil adalah kerjasama. Kerja sama dengan siapa? Kerja sama dengan bank sepertinya bukan pilihan, karena tidak ada yang bisa dijaminkan dan itupun tidak disarankan dalam islam utnuk meminjam sesuatu dengan pengembalian yang berbunga, haram hukumnya. Solusinya, carilah orang-orang yang memang memiliki keingian sama dengan anda. Misalnya keinginan memiliki investasi properti atau ingin membeli property.

Dalam kerjasama anda harus jeli dalam hitung-hitungannya agar tidak ada yang dirugikan. Misalnya di Jogja anda ingin membeli tanah seharga 100 juta. Anda hanya punya modal 30 juta, yang berarti masih kurang 70 juta. Carilah teman dekat atau saudara untuk bersama-sama membeli tanah tersebut. Kerja sama ini bisa hanya berdua atau lebih dari dua orang.

Lalu kalkulasikan, misalnya tanah seharga 100 juta tersebut bisa mencapai 200 juta nilainya hanya dalam waktu tiga tahun. Gunakan pengetahuan tentang memprediksi tanah yang potensial, pelajari dulu caranya. Dengan hanya mengkalkulasi hal tersebut, maka dengan bekerja sama sekedar membelinya, anda bisa mengembangkan nilai tanah tersebut tanpa harus bekerja. Setelah beberapa waktu dan tiba saatnya dijual kembali, maka hasil penjualan dibagi secara proporsional, misalnya pembagian 30% dan 70% diantara anda dan pihak yang anda ajak bekerjasama dari total penjualan. Mudah bukan?

Tidak lupa selama menjalani hubungan kerjasama ada sebuah perjanjian. Hal ini cukup penting untuk menghindari perselisihan, karena investasi pasti memiliki jangka waktu yang tidak sebentar. Meskipun bekerja sama dengan teman dekat, sahabat, bahkan saudara sekalipun tetap perlu adanya sebuah perjanjian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Demikianlah solusi terkini untuk berinvestasi property dengan modal kecil yang bisa anda praktekkan. Rangkumannya adalah anda perlu yakin dan mensugestikan diri bahwa anda mampu melakukannya, lalu kumpulkan dana seadanya sambil mencari orang yang sevisi dengan anda, lalu bekerjasamalah dalam investasi property dengan baik dan penuh perhitungan. Selamat mencoba.

Recommended for you