The Exquisite Yet Delicious Macaron

The Exquisite Yet Delicious Macaron

Ngopi atau makan es krim memang paling enak kalau ditemani dengan cemilan yang manis-manis dan ringan. Homiers bosen sama biskuit dan cookies yang rasanya hanya itu-itu saja? Yuk coba macaron. Cookies yang bentuk dan warnanya imut-imut ini awalnya berasal dari Negara Perancis sebelum sempat popular di negara lain. Macaron adalah ide kreatif original dari Pierre Desfontaines yang diperkenalkan oleh Ladurée pemilik sebuah bakery di Rue Royale Paris Perancis pada tahun 1930. Pierre Desfontaines sendiri adalah cucu dari Ladurée. Kemudian Macaron dibawa ke Italy oleh Queen Catherine de’ Medici. Katanya dulu hanya kalangan terbatas seperti bangswan saja loh yang bisa menikmati panganan ringan  ini. Wow.

Sekarang macaron bisa ditemui dimana saja di kota-kota besar di Indonesia. Macaron terbuat dari putih telur, gula pasir, bubuk almond, serta pewarna makanan. Rasanya bermacam-macam bisanya menyesuaikan warna. Warna hijau rasa green tea, warna orange rasa jeruk, warna hitam rasa oreo dan banyak lagi. Macaron juga banyak sekali variasinya. Setiap negara memiliki variasi macaron yang berbeda-beda. Di Swiss, macaron-nya mirip dengan bikinan Perancis, tapi lebih ringan. Sementara di Jepang, macaronnya dibuat dari bubuk beraroma kacang sebagai pengganti almond, bahan dasar macaron. Di Indonesia sendiri, macaron yang populer adalah macaron original Perancis.

Di Jogja, macaron bisa ditemui di La Vie Michi, kafe kecil di sekitaran jalan Palagan Tentara Pelajar tidak jauh dari Simply Homy Guest House Lotus Regency. Varian rasa dan jenisnya bermacam-macam.  Sekarang kamu tidak akan merasa kesepian lagi saat minum kopi, teh atau makan es krim karena ditemani si imut macaron.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *