Green Travelling

Green Travelling

Homiers pernah mendengar istilah Green Travelling? Akhir-akhir ini semakin marak dibicarakan mengenai issue global warming yang melatar belakangi masyarakat untuk merubah gaya hidupnya menjadi lebih ramah terhadap lingkungan atau Go Green. Maraknya istilah  Go Green juga telah merambah ke dunia travelling  beberapa tahun terakhir ini sehingga memunculkan istilah Green travelling.

Jalan-jalan ke alam bebas, cagar alam, pegunungan, pantai, hutan, apakah itu yang dimaksud sebagai Green travelling? Ternyata bukan destinasinya yang menentukan suatu travelling itu disebut sebagai Green Travelling homiers, tetapi lebih kepada perilaku kita saat melakukan travelling. Green Travelling adalah  sebuah konsep travelling yang ramah terhadap lingkungan, dimana traveller  melakukan perjalanan dengan cara-cara yang bertanggung jawab dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan alam dan sosial budaya di tempat-tempat yang dikunjunginya.

Green Travelling bisa dilakukan dengan melakukan hal-hal kecil, namun sebenarnya bermanfaat banyak bagi lingkungan. Meminimalisir penggunaan kertas dan plastik selama travelling merupakan salah satu contohnya. Jika memesan ticket secara online jangan mencetak hard copy tetapi cukup simpan saja dalam bentuk soft copy. Perlengkapan mandi seperti sabun cair atau shampo bisa kita bawa dalam ukuran kecil menggunakan botol/wadah bekas yang telah dicuci bersih. Selain itu untuk tempat minum atau tumbler bisa membawa sendiri sehingga mengurangi sampah plastic apabila harus berulangkali membeli air minum kemasan. Gunakanlah sapu tangan sebagai pengganti tissue, karena semakin sedikit tissue yang kita gunakan berarti kita telah mengurangi pohon yang ditebang untuk bahan pembuatan tissue.  Hal ini mungkin tampak sepele namun apabila hal ini dilakukan oleh setiap traveller, maka berapa banyak pohon yang telah kita lestarikan dan seberapa banyak sampah plastic yang telah kita kurangi. Selain itu bisa juga dengan membiasakan diri memilah sampah, sampah basah dan sampah kering dibuang sesuai jenisnya.

Masih banyak perilaku ramah lingkungan yang bisa kita lakukan saat melakukan travelling. Jadi di manapun kita berkunjung jangan meninggalkan apapun kecuali jejak langkah dan jangan mengambil apapun kecuali mengambil gambar/foto homiers. Walaupun tampak sulit dan kurang praktis, namun perilaku ramah lingkungan tersebut sangat berdampak positif bagi kelestarian lingkungan di masa mendatang. Mari kita dukung dan mulai terapkan Green Travelling. green-travelling-2

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *