Inilah Cara Mendapatkan Property Passive Income Plus Ditambah 4 Aset Passive Income Lainnya

Inilah Cara Mendapatkan Property Passive Income Plus Ditambah 4 Aset Passive Income Lainnya

Sebagai orang yang ingin memiliki passive income, anda harus fokus membangun aset. Aset seperti apa yang harus dibangun guna memiliki passive income? Setidaknya ada 5 aset yang dapat menjadi sumber passive income untuk anda. 5 aset yang dapat menjadi sumber passive income antara lain:

  1. Properti yang disewakan atau Property Passive Income
    Hunian kos-kosan atau rumah yang disewakan bisa menjadi salah satu aset sumber passive income anda. Ketika sebuah rumah disewakan sebagai hunian kos-kosan maka rumah tersebut menjadi asset bagi anda. Mengapa? Karena akan ada orang yang tinggal dan membayar biaya sewa atas rumah tersebut. Bayangkan kalau anda punya sebuah hunian kos-kosan yang menampung 8 orang. Dari setiap orang, tiap bulannya anda menerima uang sewa 500 ribu rupiah. Jadi, jika 500 ribu rupiah x 8 orang maka dalam sebulan anda bisa mendapatkan omzet 4 juta rupiah. Ingat, ini masih berupa omzet. Omzet ini nantinya akan dikurangi oleh biaya pengelolaan rumah kos-kosan. Contoh biaya dalam pengelolaan rumah kos-kosan misalnya : biaya gaji asisten rumah tangga, biaya listrik, biaya internet,biaya air(PDAM) dan sebagainya. Jika anda ingin memiliki passive income, salah satu aset yang dapat anda bangun adalah properti (hunian). Miliki properti dan kemudian sewakan properti anda. Uang sewa dari properti tadilah yang bisa menjadi passive income bagi anda sehingga terciptalah property passive income.
  1. Pendapatan dari investasi pada aset-aset kertas
    Contoh investasi pada aset kertas misalnya : reksadana, saham, kontrak berjangka, dan lain-lain. Jika anda tidak tertarik untuk berinvestasi pada aset nyata (fisik) seperti properti, anda dapat mencoba berinvestasi pada aset kertas seperti reksadana atau saham. Ketika anda mampu menjalankan investasi dengan baik, maka aset-aset kertas (misal : reksadana) yang anda miliki dapat menjadi sumber passive income. Pendapatan dari investasi saham atau reksadana inilah yang dapat menjadi passive income untuk anda. Saat anda berinvestasi pada reksadana maka anda tidak harus aktif bekerja. Justru sebaliknya, uang yang anda miliki yang akan bekerja untuk anda.
  1. Royalti
    Ketika anda memiliki hak cipta atas sebuah karya, maka anda berhak untuk mendapatkan royalti atas penggunaan karya-karya yang telah anda ciptakan. Salah satu profesi yang dibayar dengan royalti adalah profesi penulis buku. Penulis buku mendapatkan bayaran dalam bentuk royalti atas buku-buku yang telah mereka tulis. Salah satu sumber passive income saya adalah dari royalti sebagai penulis. Tak hanya penulis buku, profesi seperti musisi (pencipta lagu) juga merupakan contoh profesi yang biasanya dibayar dengan royalti. Ketika anda menciptakan sebuah lagu, lalu lagu tersebut dipakai untuk soundtrack acara televisi, diputar di radio/di ruang publik, maka anda berhak atas royalty dari karyanya. Royalti ini akan terus dibayarkan selagi karya anda masih dibeli/dipakai orang lain. Nah, dari pembayaran royalti inilah anda bisa mendapatkan income meski anda tidak aktif bekerja. Anda dapat membangun aset dalam bentuk karya-karya yang menghasilkan royalti. Banyak orang tua yang melarang anaknya untuk jadi seniman ataupun penulis. Mereka berasumsi bahwa profesi penulis dan seniman merupakan profesi yang tidak bisa diandalkan untuk membiayai hidup. Padahal, anggapan semacam ini belum tentu tepat. Mengapa? Karena profesi penulis/seniman termasuk profesi yang dibayar dengan royalti. Si penulis atau siapapun yang punya hak cipta bisa terus dibayar dengan royalti selagi karyanya digunakan oleh orang-orang. Ada beberapa orang penuls yang mendapat banyak royalty seperti raditya dika yang berawal dari seorang penulis yang melambungkan namanya. Dan banyak lagi penulis penulis yang mendapatkan royalty yang tidak hanya sebagai passive income tapi sudah menjadi pendapatan utamanya. Hanya saja, memang untuk menjadi penulis/seniman yang kaya jelas butuh proses dan perjuangan.
  1. Bisnis yang berjalan secara otomatis
    Aset ke-4 yang dapat dibangun untuk menghasilkan passive income adalah bisnis yang berjalan secara otomatis. Bisnis yang berjalan secara otomatis adalah bisnis di mana sang pemilik (owner) tidak harus terlibat dalam proses operasional bisnis. Ketika seorang pemilik bisnis bisa meninggalkan proses operasional dan bisnisnya tetap berjalan, maka saat itu juga si pemilik bisnis mendapatkan passive income. Mengapa? Karena ia tidak harus terlibat dalam proses operasional bisnisnya. Ia tidak harus bekerja secara aktif, tetapi uang tetap mengalir ke kantongnya. Untuk memiliki aset dalam bentuk bisnis yang berjalan secara otomatis, ada dua cara yang dapat anda pergunakan. Dua cara tersebut antara lain :

    Membeli sistem bisnis (waralaba), atau membangun bisnis sendiri yang nantinya dapat berjalan secara otomatis.

    Contoh bisnis waralaba misalnya restoran cepat saji kfc, mcdonald’s, indomaret, alfamart,guest house dan masih banyak lagi. Ketika anda membuka bisnis dengan sistem waralaba, maka anda akan membeli sistem bisnis (waralaba) dari pemilik waralaba (franchise). Nah, sistem yang anda beli tadilah yang akan dipakai sebagai bisnis anda nantinya. Proses operasional bisnis anda akan sama dengan bisnis-bisnis lain yang satu brand dengan anda. Ambil contoh, anda membeli franchise guest house, maka cabang guest house yang nanti anda buka juga akan sama (atau setidaknya mirip) dengan cabang guest house di tempat lain. Untuk memiliki bisnis dengan sistem waralaba, maka anda perlu memiliki modal uang untuk membeli franchise tersebut.

    Cara kedua yang dapat digunakan apabila ingin punya bisnis yang berjalan secara otomatis adalah dengan membangun bisnis anda sendiri. Apapun bisnis yang akan anda bangun, anda harus punya misi untuk menjadikan bisnis anda berjalan secara otomatis. Jika keinginan anda adalah memiliki passive income, maka mau tidak mau, anda harus mengarahkan bisnis anda ke bisnis otomatis. Usahakan bisnis anda dapat berjalan tanpa campur tangan anda dalam proses operasional. Contoh, anda membuka warung mie ayam. Nah, upayakanlah agar warung mie ayam ini nantinya dapat berjalan secara otomatis tanpa anda harus terlibat dalam operasional warung tersebut. Jika warung mie ayam anda sudah bisa berjalan secara otomatis, maka anda berhasil memiliki sumber passive income.

  1. Mlm (multi level marketing)
    Aset ke-5 yang juga dapat dibangun guna menghasilkan passive income adalah mlm (multi level marketing). Terlepas dari berbagai pro dan kontra masyarakat terhadap mlm, mlm tetap merupakan sumber passive income. Bagi mereka yang sungguh-sungguh tekun menjalankan mlm, maka mereka akan memiliki aset dalam bentuk network, yang mana network/jaringan inilah yang nantinya akan menghasilkan uang ke kantong mereka. Dari ke-5 aset di atas, saya pribadi lebih memilih fokus pada 4 aset pertama yakni : properti, investasi aset kertas, royalti, dan bisnis yang berjalan secara otomatis. Mengapa tidak mlm? Saya tidak alergi pada mlm. Hanya saja, pada dasarnya saya kurang cocok (tidak nyaman) dengan mlm. Alhasil ketika ada teman yang menawari saya untuk join di mlm mereka, hampir pasti saya akan menolak. Tak jadi soal aset mana yang ingin anda bangun, yang penting anda mau berkomitmen dan berproses untuk membangun aset tersebut. Mulai sekarang, mari anda bangun aset yang lebih banyak lagi dan lebih bermanfaat.

recommended for you :

 

source :

 

Inilah Cara Investasi Properti  yang Baik dan Dapat Anda Terapkan Sehingga Keuntungan pun Bisa Anda Raih

Inilah Cara Investasi Properti yang Baik dan Dapat Anda Terapkan Sehingga Keuntungan pun Bisa Anda Raih

Investasi properti merupakan salah satu investasi favorit selain beberapa investasi yang ada seperti saham, emas, surat hutang (bond) dan aset berharga lainnya. Investasi properti dapat biasanya menggunakan pinjaman bank jadi nantinya akan membutuhkan modal yang jauh lebih rendah untuk mendapatkan nilai aset yang jauh lebih tinggi dan bila nantinya akan disewakan maka akan menjadi pendapatan yang dapat digunakan untuk membayar cicilan bank.

Beberapa faktor lainnya mengapa investasi properti jauh lebih menarik dan menguntungkan dibandingkan dengan investasi aset lainnya antara lain :

  • Investasi properti jauh lebih stabil dibandingkan saham yang dapat turun secara cepat
  • Harga properti yang selalu cenderung naik sesuai dengan peningkatan ekonomi dan daya beli
  • Populasi yang terus bertambah dan tanah tidak bisa berkembang
  • Dapat menghasilkan pendapatan sewa. (Emas dan saham yang tidak membayar dividen tidak bisa menghasilkan pendapatan tetap)
  • Tidak terpengaruh dengan inflasi
  • Keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan bunga deposito
  • Mudah untuk diversifikasi

Diversifikasi Investasi Properti

Investasi properti mudah untuk didiversifikasi, sebagai investor properti yang cermat, anda dapat mendiversifikasi portfolio anda dengan tipe investasi yang berbeda seperti residential dan commercial. Contoh residential properti seperti rumah dan apartemen. untuk commercial contohnya seperti ruko, shopping mall, hotel, kantor, restoran, dan lainnya.

Selain tipe properti, investor yang cerdas biasanya mendiversifikasikan properti mereka berdasarkan negara. Destinasi yang paling diincar oleh investor adalah negara yang memiliki minat sewa yang cukup tinggi dan stabilitas ekonomi yang baik seperti Singapura, Australia, London, Manchester. Untuk anda yang memiliki preferensi investasi di negara berkembang yang memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi biasanya akan berinvestasi di negara seperti Filipina, Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia dan indonesia

Bagaimana cara investasi properti yang baik

  1.  Lokasi
    Anda harus melihat lokasi properti yang nantinya anda investasikan. Berikut beberapa pertanyaan yang harus anda cari tahu mengenai lokasi properti anda. Apakah dekat dengan pusat kota dan bisnis? Seberapa mudah akses menuju lokasi properti nantinya dengan kendaraan pribadi maupun transportasi publik seperti bus atau alat transportasi lainnya? Apakah ada pusat perbelanjaan terdekat, supermarket, tempat makan, klinik atau rumah sakit, dan sekolah di sekitar properti tersebut?
  2. Rencana perkembangan lokasi
    Lebih lanjut, anda perlu mengetahui rencana perkembangan di lokasi sekitar properti anda. Apa ada konstruksi shopping mall, daerah perkantoran, atau lainnya yang dapat mendorong lokasi ini menjadi lebih menarik dan harga properti tersebut menjadi lebih tinggi dari nilai pasar.
  3. Reputasi pengembang
    Reputasi pengembang merupakan salah faktor yang kerap terlupakan oleh para investor karena terlalu fokus terhadap berapa besar keuntungan yang bisa didapat. Resiko bangunan tidak selesai dibangun dan banyak kerusakan pada krontruksi dalam bangunan merupakan alasan mengapa anda perlu mempertimbangkan reputasi pengembang tersebut.
  4. Harga sewa dan potensi keuntungan
    Ini adalah 2 faktor mengapa orang investasi properti. Berapa pendapatan sewa yang bisa anda dapatkan dan potensi keuntungannya? Jika anda berinvestasi properti di luar negeri, anda harus perlu mempertimbangkan keuntungan dari pertukaran mata uang.

 

Recommended for you :

 

Source :

Cara Investasi Properti Dengan Smart Dan Tepat Yang Dapat Anda Terapkan  Part 2

Cara Investasi Properti Dengan Smart Dan Tepat Yang Dapat Anda Terapkan Part 2

Selamat hari jumat semuanya. Kembali kami akan melanjutkan tentang artikel beberapa waktu yang lalau tentang cara investasi properti dengan smart dan tepat yang dapat anda terapkan  tetapi sebelumnya anda bisa membaca artikel sebelumnya Cara Investasi Properti Dengan Smart Dan Tepat Yang Dapat Anda Terapkan Part 1 karena atikel ini sangat terkait.

Misalnya saja, anda membeli properti di lokasi a dalam perumahan a1, anda boleh memiliki aset properti lainnya di lokasi a dalam perumahan b1 atau bahkan kalau bisa di lokasi b perumahan a1. Hal ini bertujuan supaya anda bisa melakukan diversifikasi investasi kepada aset yang telah anda miliki, sehingga jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada salah satu perumahan, anda masih mempunyai lahan bisnis properti lainnya lagi yang bisa anda pergunakan untuk mendulang pundi-pundi rupiah.

Misalnya saja, kalau properti di satu kawasan yang terkena bencana alam dan risiko lainnya, maka anda masih memiliki aset lainnya yang berpotensi menguntungkan untuk anda. Selain itu, anda juga harus memperhatikan lokasi properti yang akan anda pilih tentunya, hal tersebut karena lokasi merupakan kunci utama dalam investasi properti bisnis anda. Semakin strategis lokasi properti yang anda miliki, maka potensi keuntungan yang lebih sedang menanti anda nantinya.

Memang benar, kebanyakan properti di kawasan strategis memang mahal, akan tetapi kalau konsumen meminati properti yang anda miliki, maka tidak ada salahnya anda melepaskan properti tersebut dengan harga jual yang lebih tinggi dari yang lain atau dari nilai pasar. Selain itu, properti di lokasi strategis sudah dipastikan tidak akan pernah sepi peminat.

Selain itu, ada satu hal lainnya yang harus anda lakukan sebagai penyempurna strategi investasi properti anda, yakni prmosi. Anda sangat beruntung, karena saat ini anda sudah dimanjakan dengan media internet dan media lainnya untuk sarana promosi yang cukup tepat dan tentu saja akan lebih cepat. Hal tersebut karena, berpromosi di internet akan berpotensi mendatangkan pembeli dari mana saja, tidak terbatas kepada orang-orang yang ada di daerah anda. Selain itu, biasanya berpromosi di internet akan mudah dijangkau oleh siapa saja dan bisa dilakukan kapan saja, biayanya pun relatif lebih murah, bahkan anda bisa menggunakan fasilitas gratis, sehingga ongkos atau modal anda tidak akan terbuang terlalu banyak untuk mempromosikannya.

Dengan melakukan strategi-strategi yang sederhana ini, kemungkinan besar usaha properti anda akan lebih berkembang nantinya, kini tinggal keberanian dan konsistensi anda untuk memaksimalkan semua aset properti yang anda miliki.

Selain memiliki persentasi keuntungan yang berlipa ganda, ada beberapa catatan penting lainnya yang wajib anda ketahui tentang bisnis investasi properti ini, dan bahkan berpotensi untuk memberikan kerugian yang jauh lebih besar daripada modal yang anda pergunkan. Tentu saja sebagai seorang investor, anda wajib mengetahui beberapa catatan penting dan termasuk kelemahan dalam investasi properti supaya dapat mengantisipasi kerugian dan menambah nilai jual dari properti anda.

  1. Beban perawatan
    Sebagai investor, harusnya anda sudah mengetahui kalau bisnis properti ini bukanlah bisnis gratis dimana anda tinggal membeli properti kemudian membiarkan properti tersebut berbuah seperti apa yang anda inginkan. Makanya, untuk membuat aset anda ini menghasilkan pendapatan yang tidak terhingga, anda harus memastikan properti tersebut dalam keadaan baik-baik saja dan tidak terjadi kerusakan .selain itu, properti yang dibiarkan rusak akan membuat harga jual dari aset anda menjadi turun, sehingga kemungkinan besar anda mengalami kerugian. Makanya, untuk menghindari itu semua, anda juga harus menyediakan biaya perawatan supaya properti anda dalam kondisi yang terawat sampai nanti benar-benar bisa dijual dan menghasilkan keuntungan yang besar bagi anda.
  2. Investasi padat modal
    Investasi properti bisa juga dikatakan sebagai investasi yang bersifat padat modal atau capital intensive. Hal tersebut karena semakin besar modal yang ditanamkan dalam properti yang anda miliki, maka semakin besar pula hasil yang didapatkan investasi properti tersebut. Tapi perlu dicatat, ini termasuk juga kepada biaya pembanguanan, perawatan dan tentu saja fasilitas lainnya yang ada dalam aset yang anda miliki.
  3. Keterjangkauan investasi
    Seperti kita ketahui, dalam bisnis properti, biasanya harga akan mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan yang ada. Harga properti juga akan ditetapkan berdasarkan sifat-sifat pasar lokal dan adanya trend yang akan sangat memengaruhi kepada permintaan dan juga penawaran harga dari properti tersebut. Dalam hal ini, anda perlu mencermati kalau ada satu perbedaan signifikan antara menilai properti dan saham. Dimana pembelian properti ini biasanya akan melibatkan pihak ketiga, bisanya adalah bank atau pihak lainnya yang akan mencover dulu untuk biaya pembelian.
  4. Biaya transaksi yang tinggi
    Untuk bisa berinvestasi dalam sektor properti, mau tidak mau anda harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi jika dibanding dengan berinvestasi di sektor lain. Beberapa biaya yang harus anda penuhi adalah pajak terkait properti dan lainnya. Selain itu, anda juga harus memiliki modal yang tinggi, untuk mendapatkan properti dengan daya jual yang tinggi pula.
  5. Waktu lama untuk membeli
    Seperti kita ketahui kalau membeli produk properti yang sesuai keinginan tidak akan bisa anda dapatkan dalam tempo yang sangat singkat, anda harus menunggu dalam hitungan minggu, bulan atau bahkan tahun. Hal ini juga sebenarnya sudah dijelaskan dalam sifat properti yang tidak likuid. Bahkan seorang pakar properti yang berasal dari amerika serikat mengatakan kalau anda ingin berbisnis dalam properti, maka anda harus mencari 100 properti dengan hanya memilih tiga yang terbaik untuk mendapatkan satu properti yang anda inginkan.
  6. Terbatasnya pengetahuan
    Bisnis properti bisa disebut sebagai bisnis buta, karena mau tidak mau anda akan memiliki pengetahuan yang terbatas yang disebabkan karena properti itu bersifat lokal. Tentu saja, harga sebuah rumah di satu tempat tidak akan sama seperti daerah lainnya. Hal inilah yang membuat anda sebagai investor harus benar-benar jeli dan harus membuat survei terlebih dahulu terhadap lokasi properti yang anda incar. Jangan sampai anda membeli properti di daerah dengan harga lebih tinggi dari standar daerah itu.
  7. Penyusutan bangunan
    Sudah menjadi suatu yang biasa bila investasi properti yang berbasis pada tanah dan bangunan ini akan mengalami penyusutan setiap waktu, walaupun dari tahun ke tahun harga jual ini akan meningkat. Selain itu, anda juga harus tahu kalau bangunan berupa rumah secara teoritis memiliki umur pakai maksimal, meskipun begitu bangunan tetap saja akan menyusut.

    Celakanya, kalau rumah anda tidak terjual dalam jangka waktu yang lama, maka bisa-bisa bangunan rumah anda akan hancur atau minimalnya membutuhkan perbaikan atau perawatan. Baik itu perbaikan untuk perawatan maupun perbaikan model atau desain yang tiap waktu terus berubah.

  8. Hancur bila terjadi bencana alam
    Kalau dibandingkan dengan investasi yang lainnya, investasi properti ini dianggap memiliki memiliki risiko kehancuran tanah dan bangunan yang bisa disebabkan alam dengan kemungkinan yang sangat tinggi. Rumah anda bisa saja hancur karena gempa, tsunami, tanah longsor, kebakaran dan lain-lain. Walaupun begitu, ini masih bisa anda atasi dengan mengangsuransikan bangunan anda. Walaupun anda harus membayar preminya tiap bulan. Dengan mengetahui segala strategi dan berbagai macam potensi kerugian dalam bisnis properti ini, diharapkan anda akan lebih bijak dan lebih teliti dalam berbisnis investasi.

    Jadi ketika investasi properti anda mengalami hambatan, maka anda sudah siap dengan investasi lainnya untuk mencover segala kerugian yang akan terjadi. Intinya, keberanian anda dalam berinvestasi dan perhitungan yang tepat akan membuat anda seorang pemain besar dalam dunia investasi.

Source :

Recommended for you :

Cara Investasi Properti Dengan Smart Dan Tepat Yang Dapat Anda Terapkan

Cara Investasi Properti Dengan Smart Dan Tepat Yang Dapat Anda Terapkan

Saat ini, investasi properti merupakan salah satu sektor investasi yang banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan supaya tidak terpengaruh dengan dampak inflasi yang semakin meningkat setiap tahunya. Makanya, sangat wajar kalau akhirnya banyak sekali investor yang memilih bisnis properti untuk menyelamatkan harta mereka dari gerusan inflasi yang selalu terjadi. Dengan berinvestasi properti, maka Anda akan jauh lebih mudah untuk mendapatkan uang tanpa harus bersusah payah dan melakukan beberapa pekerjaan yang berat lainnya yang memiliki risiko besar. Tapi walaupun begitu, bisnis properti ini tidaklah semudah seperti yang di lihat. Hasil masksimal dari bisnis properti ini sangat tergantung kepada strategi yang Anda pergunakan. Dari mulai perencanaan yang harus benar-benar matang, pemilihan lokasi dan lain sebagainya.

Selain itu, ada beberapa strategi dalam berinvestasi properti yang dinilai cukup sederhana tapi berpotensi menghasilkan keuntungan yang sangat besar, yakni keberanian Anda untuk memulai  dalam bisnis properti. Selain itu, Anda juga bisa melaksanakan beberapa strategi berikut ini yang bisa Anda terapkan untuk meraih keuntungan yang berlimpah. Dari sekian banyak strategi yang bisa Anda gunakan, terdapat satu strategi khusus untuk menjalankan investasi properti ini. Berikut merupakan bmacam-macam strategi yang bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan keuntungan.

Cari Pengembang Yang Baik Yang pertama harus Anda lakukan adalah mencari pengembang atau developer yang baik pula. Untuk mengetahui ini, Anda bisa melihatnya dari track-record yang mereka miliki. Beberapa point menjadi perhitungkan ketika memilih pengembang adalah developer harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, berpengalaman dengan proyek-proyek besar dan harus memiliki margin error yang sangat rendah. Perlu Anda ketahui juga, semakin besar peluang bisnis properti yang akan Anda buka, maka secara otomatis ini akan membuat lebih banyak developer baru yang akan berdatangan.

Selain itu, kawasan properti baru dan terpadu biasanya akan dilakukan perusahaan pengembang properti yang besar dan berpengalaman. Maka dari itu, daripada Anda berspekulasi dengan pengembang yang baru, Alangkah lebih baik Anda memilih developer yang sudah memiliki pengalaman dalam berbagai proyek yang pernah mereka kerjakan.

  1. Lokasi Properti yang Baik 

    Dalam bisnis properti, lokasi merupakan salah satu hal yang paling penting dan harus bisa diperhatikan dengan bijak. Misalnya saja, ketika Anda memilih properti yang akan dipergunakan untuk hunian, sebaiknya Anda lebih memilih hunian rumah yang dihuni oleh para end user. Hal tersebut karena kebanyakan pembeli yang merupakan tersebut, mereka biasanya akan tinggal lama dan bahkan akan mengajak yang lainnya baik itu teman atau keluarga untuk sama-sama membeli rumah dilokasi yang sama. Tentu saja ini sangat menguntungkan, karena secara tidak sengaja, si user ini telah mempromosikan lokasi bisnis properti Anda, sehingga biaya promosi akan bisa ditekan sedemikian rupa. Selain itu, tehnik promosi dari mulut ke mulut Janis promoasi yang efektif dan berpotensi besar mendatangkan konsumen yang lain.Lokasi terbaik untuk membuat perumahan adalah tempat-tempat strategis yang sangat dekat dengan pusat kota, yang memiliki akses transportasi yang bias mudah terjangkau, baik itu angkutan umum atau fasilitas jalan yang baik, dekat dengan pusat pendidikan, seperti sekolah dan lainnya, dekat dengan kantor pemerintahan, minimalnya kantor kecamatan dan usahakan harus dekat dengan pusat bisnis seperti mall dan pasar.

  2. Fasilitas Memadai 

    Fasilitas dalam perumahan juga sangat penting untuk dicermati. Hal tersebut karena setiap orang pasti menginginkan lokasi properti yang sudah ditunjang oleh fasilitas yang memadai, dari mulai fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, akses transportasi yang memadai dan fasilitas lainnya. Hal ini harus bisa Anda lakukan supaya pembeli bisa lebih nyaman dan mau membeli properti yang Anda pasarkan. Walaupun nantinya harga yang Anda tawarkan akan sedikit mahal.Selain dengan fasilitas yang lengkap tersebut, maka Anda seolah-olah berpeluang untuk membuka lahan bisnis lainnya. Misalnya saja, ketika daerah yang Anda bangun tersebut mengalami kemajuan yang pesat, maka bisa saja Anda mendirikan beberapa bangunan sebagai penunjang, misalnya ruko/ mini market dan bisnis penunjang lainnya. Bagaimanapun juga, Anda menjalani bisnis properti ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tentu saja harga yang harus Anda tawarkan juga harus masuk akal, dimana bentuk dan kualitas bangunan yang bagus dengan fasilitas yang lengkap, pasti akan dihargai dengan harga yang sedikit mahal jika dibandingkan dengan bangunan yang  dengan fasilitas yang pas-pasan.

    Selain itu, anda juga harus mengerti kalau harga yang Anda tawarkan ini sangat sensitif bagi konsumen. Makanya, Anda juga harus memperhatikan perkembangan harga di pasaran. Selain itu, pastikan juga kalau Anda mengetahui dengan pasti harga pasaran properti di kawasan tersebut, dimana harga properti ini biasanya akan cenderung naik setiap saat, tapi tetap saja ini bukan alasan untuk Anda bisa menaikan harga dengan gampang.

  3. Melihat Sampel Rumah 

    Biasanya pengembang akan menawarkan paket rumah yang sudah dibangun dan yang belum dibangun masih dalam bentuk lahan. Nah, kalau Anda tertarik dengan rumah yang belum dibangun, sebaiknya Anda mencermati sampel atau minimalnya miniatur rumah dengan baik. Sebaiknya Anda memilih lokasi yang digemari oleh masyarakat sekitar. Hal tersebut karena bisa saja rumah tersebut Anda jual kembali dengan harga tinggi atau bisa juga disewakan kepada orang lain, sehingga Anda akan mendapatkan keuntungan lebih cepat dan tentu saja lebih besar.Kalau Anda pihak pemilik, sebaiknya Anda menggunakan rumah ini sebagai lahan promosi Anda. Hal ini berarti, rumah yang akan Anda bangun ini harus memiliki desain yang sedang trend dan banyak digemari oleh orang. Perlu diketahui juga kalau sample rumah ini merupakan hal yang sensitif, sehingga Anda harus mempersiapkan diri untuk menerima kritik atau request tambahan dari calon pembeli. Setelah Anda menguasai dan sudah mulai mempraktekkan strategi utama dalam bisnis investasi tersebut, perlu Anda ketahui kalau ada beberapa strategi yang harus Anda terapkan sebagai tambahan dari strategi utama tersebut.

    Selain itu, strategi cadangan ini juga bisa disebut sebagai strategi pilihan dimana dengan banyaknya pilihan, maka kemungkinan berhasil dalam strategi ini akan lebih besar lagi. Usahakan Sebaiknya anda memiliki aset properti ini tidak di satu tempat kalau anda sudah merasa nyaman untuk berinvestasi properti, pastinya Anda juga ingin menambah investasi Anda supaya potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan bisa berlipat ganda. Walaupun begitu, sebagai strategi pendamping, sebaiknya Anda jangan membeli properti pada satu lokasi saja atau pada tempat yang sama.

Demikian untuk tips ini nantikan  dari tips Cara Investasi Properti dengan smart dan tepat PART II

Source :

Recommended for you :

Inilah Rahasia Cara Investasi Properti Rumah, Apartemen, Tanah dan Guest House Yang Bisa Anda Terapkan

Inilah Rahasia Cara Investasi Properti Rumah, Apartemen, Tanah dan Guest House Yang Bisa Anda Terapkan

Salah satu cara investasi yang saat ini dinilai sangat menjanjikan adalah berinvestasi properti, investasi properti saat ini yang dinilai memiliki prospek yang bagus kedepannya karena seperti yang anda ketahui bahwa saat ini jumlah penduduk semakin padat saja sehingga mendorong adanya kebutuhan akan properti yang semakin besar pula, sedangkan supply properti sangat terbatas, bahkan khususnya properti tanah supplynya tidak akan pernah bertambah. Hal ini menyebabkan harga properti dari tahun ke tahun akan terus mengalami kenaikan, dan dengan terjadinya harga yang selalu naik tentu hal ini sangat menguntungkan untuk investasi, tidak heran jika banyak investor yang bersaing dan menanamkan modalnya ke dalam investasi properti.

Ada banyak cara yang dapat anda tempuh dalam investasi properti, mulai dari berinvestasi pada properti rumah, ruko, apartemen, guest house/ homestay, kos-kosan, atau pada properti tanah. Tapi sebelumnya anda harus memahami terlebuh dahulu bedanya berinvestasi properti dengan bisnis properti, karena ini dua hal yang berbeda dan tentunya mekanisme yang digunakan juga akan berbeda. Dalam bisnis properti, mungkin saja anda hanya akan mengeluarkan 1% dari modal yang dibutuhkan dan 99% sisa modal dari rekanan atau modal yang bersumber dari yang lain, tapi dalam investasi properti tentu berbeda, disini anda akan mengeluarkan modal yang jauh lebih besar ketimbang bisnis properti, namanya saja berinvestasi tentu membutuhkan modal yang banyak.

Walaupun begitu, antara pebisnis properti dan investor properti itu sebenarnya akan saling membutuhkan, pebisnis properti butuh investor properti untuk membiayai proyek yang akan digarapnya, begitu juga investor properti yang membutuhkan pebisnis properti untuk mengelola dana yang dimiliki dengan harapan dana tersebut akan memberikan keuntungan yang berlipat kedepannya. Nah, disini anda bebas memilih mau menjadi seorang pebisnis atau investor properti? Jika ingin menjadi pebisnis maka anda harus menguasai dan cakap dalam bidang properti, sedangkan jika ingin menjadi investor maka anda harus menyiapkan modal yang cukup untuk di gunakan serta berwawasan seputar property, atau malah ingin menjadi dua-duanya? Sesuai dengan tema postingan kali ini, kami akan mencoba memberikan tips cara investasi properti, sebelumnya kami telah membahas bagaimana cara berinvestasi properti ini dalam beberapa waktu lalu tapi tidak ada salahnya untuk mengingat kembali Karena kebutuhan berupa materi selalu diperlukan.

Investasi Tanah

              Berinvestasi tanah dinilai sebagai investasi properti yang paling mudah dan menguntungkan, hal ini dipengaruhi karena harga tanah hampir mustahil untuk mengalami penurunan. Wajar saja karena dari tahun ke tahun orang yang membutuhkan tanah selalu saja meningkat sedangkan tanah tidak pernah berkembang. Walaupun harganya selalu meningkat, namun anda juga harus memperhatikan potensi peningkatan harga pada tanah yang akan anda beli tersebut, berpotensi meningkat tajam atau hanya meningkat lemah? Walau sama-sama meningkat, namun ini cukup material untuk anda karena dalam investasi peningkatan keuntungan yang tajam merupakan hal yang sangat positif untuk keuntungan.

            Ada beberapa kriteria yang dapat anda gunakan untuk mengetahui apakah suatu tanah berpotensi mengalami peningkatan tajam atau lemah, berikut kriteria yang biasa digunakan oleh para investor yang idela dalam berinvestasi :

  • Tanah dikawasan padat penduduk atau pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi.
  • Tanah dikawasan aktivitas kehidupan yang tinggi atau kawasan dengan pertumbuhan aktivitas kehidupan yang tinggi pula.
  • Tanah yang berada di dekat dengan jalan-jalan besar.
  • Tanah dilingkungan aktivitas ekonomi (pasar, toko, dan pusat pusat penting lainnya).
  • Tanah dikawasan industrialisasi (pabrik-pabrik, perkantoran,dll).
  • Tanah yang berada dilokasi strategis (pemandangan yang indah, nyaman, tenang, berpotensi untuk didirikan bangunan-bangunan privat, lebih tepatnya tanah pada lokasi wisata).
  • Tanah dilokasi rencana proyek. Misalkan pemerintah memproyeksikan didaerah tertentu akan dibangun bandara, stasiun, terminal, pemusatan industry, dll, maka tanah dilokasi tersebut berpotensi mengalami kenaikan yang berlipat.
  • Tanah dilokasi yang memungkinkan untuk mudah bila dijual.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memastikan legalitas dari tanah yang akan anda beli nantinya, sebelum membeli sebuah tanah pastikan bahwa surat-suratnyadan perizinannya lengkap, dan jangan sungkan untuk menanyakan semua hal yang ingin anda ketahui kepada pemilik tanah tersebut. Setelah itu anda hanya tinggal menunggu beberapa tahun hingga harga tanah tersebut akan melonjak tajam dengan sendirinya. Mungkin sekitar 3-5 tahun harganya sudah peningkat drastis, sekiranya telah dapat memberikan keuntungan yang besar kepada anda dan dapat menjualnya maka tinggal mencari pembeli saja.

Investasi Rumah, apartemen dan guest house

            Dalam Investasi Rumah, apartemen tidak jauh berbeda dengan investasi tanah, langkah yang harus anda lakukan adalah mencari dan membeli rumah, apartemen, dll kemudian anda menjualnya kembali ketika harga telah naik. Dalam investasi ini, seringkali ada penjual rumah atau apartemen yang membutuhkan dana segera, sehingga akan menjualnya dibawah harga pasar dari bangunan tersebut, dalam hal ini anda akan mendapat keuntungan saat itu juga jika anda ingin langsung menjualnya kembali, anda hanya tinggal menjualnya diharga pasaran, maka anda sudah mendapatkan keuntungan tanpa harus menunggu.

            Jika anda ingin mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi, maka anda perlu untuk menunggu beberapa bulan atau tahun hingga harga melonjak lebih tinggi. Dan juga, selama anda menunggu harga naik, anda juga dapat menyewakan rumah dan apartemen tersebut secara bulanan atau tahunan bahkan harian, sehingga keuntungan anda tidak hanya berasal dari selisih harga beli dan harga jual saja namun juga ditambah arus kas dari penghasilan sewa, tentu cara ini akan menjadikan kantong anda semakin tebal lagi. Kemudian ketika anda memutuskan untuk menahan rumah dan apartemen yang anda beli dalam jangka waktu yang lama untuk menunggu harga naik lebih tajam, perhatikanlah risiko kerusahan dari properti tersebut, bukan tidak mungkin bencana seperti gempa bumi, tsunami, banjir, kebakaran, dan lain-lain dapat menimpa dan menghancurkan properti anda, sehingga anda perlu untuk melindunginya. Untuk itu, pertimbangkanlah untuk mengasuransikan properti anda untuk menghindari kerugian jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

            Selain itu, perhatikan juga jika anda melakukan renovasi pada properti tersebut, apakah biaya renovasi yang anda keluarkan dapat ditutup oleh keuntungan yang anda dapat nantinya? Apakah renovasi tersebut menyebabkan harga properti menjadi terlalu mahal sehingga akan sulit untuk terjual di kemudian hari? Hal ini seringkali memicu kegagalan para investor, mereka berpikir untuk membeli properti yang kurang baik dengan harga yang lebih murah kemudian merenovasinya, kenyataannya mereka malah mengalami kerugian karena tidak tepat dalam memperkirakan biaya renovasi sehingga menjadi kerugian dalam masalah finansial. Mungkin untuk para pakar dan kontraktor bangunan yang berpengalaman hal tersebut akan berhasil, tapi jika anda tidak berpengalaman dalam memperkirakan biaya renovasi sebaiknya pilih properti yang baik yang tidak perlu renovasi atau minim renovasi.

            Satu lagi jenis investasi baru adalah guest house. Model investasi ini lebih sering di sebut dengan homa stay. Karena sudah banyak di beberapa kota di Indonesia. Bisnis investasi jenis inis biasanya hanya di kelola secara swadaya dengan anggota keluarga, dan ada juga jenis investasi guest house yang di kelola oleh suatu manajemen dan hanya mencarai investor saja. Investor di maksud baik berupa investor secara finansial atau investor rumah yang di gunakan untuk menjadi guest house. Lebih sederhananya adalah anda menginvestasikan propert anda seperti rumah untuk dijadikan guest house dengan jangka waktu kerja sama yang telah di tentukan sebelumnya. Selain membutuhkan modal sebagai fee kerjasama anda juga membutuhkan bangunan. Lebih tepatnya seperti persewaan harian tapi anda tidak perlu memanajemen atau ikut mengelola guest house tersebut. Mungkin investasi ini adalah yang paling simple dan mudah anda lakukan tanpa perlu mengganggu aktivitas anda.

            Semoga investasi properti yang anda jalankan dapat sukses dan mendapat keuntungan yang berlipat.

Recommended for you :

 

source :

  • image featured via aturduit.com